Kippy I. Abroms (1942) mendapatkan gelar BA bidang psikologi dari Universitas New Hampshire tahun 1962. Sementara gelar M.Ed. di bidang membaca didapat dari Universitas Tulane pada tahun 1973, dan Ph.D. bidang pendidikan khusus dari Universitas South Mississippi tahun 1977. Dalam tahun yang sama, Abroms juga telah menyelesaikan pendidikan pascasarjana pada Universitas California, di Riverside, di mana ia bekerja dengan Jane Mercer mengenai System of Multiple Pluralistic Assesment (SOMPA). Abroms kemudian diangkat sebagai profesor di Universitas Tulane, tempatnya mengajar sejak tahun 1975. Ia telah memimpin banyak proyek bagi Jawatan Pendidikan Khusus dari Dinas Rehabilitas dan Biro Pendidikan bagi Orang-orang Penyandang Hambatan/Kelainan.

Abroms melakukan riset bersama dengan J. W. Bennett (1981) yang telah membuyarkan pandangan yang berakar kuat bahwa etiologi penyakit Down's Syndrome itu sepenuhnya maternal (dari pihak ibu). Abroms dan Benett telah menemukan bahwa dalam sejumlah besar kasus, chromosome extra ke-21 yang jadi penyebab langsung dari Down's Syndrome, berasal dari sperma. JAdi terhadap etiologi dari Trisomy 21 itu bisa berasal dari ibu atau dari bapak.

Absorms juga melakukan penelitian jangkan panjang mengenai perkembangan sosial dari anak-anak prasekolah yang berbakat luar biasa. Ia juga menjadi anggota dari tim yang menyelidiki karakterisasi bentuk tengkorak-wajah pada Medical Center Universitas Tulane, dalam kaitan riset yang berkenaan dengan hubungan antara fungsi tanggapan, pikiran sendiri, dan intervensi bentuk tengkorak-wajah.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ Abroms, K. I., & Bennett, J. W. (1981). "Parental contributions to Trisomy 21: Review of recent cytological and statistical finings," dalam P. Mittler (ed.), Frontiers of knowledge in mental retardation, Vol. 2. Biomedical aspects. (hal. 149-157). Baltimore: University Park.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Charles Darwin

 447. David P. Steensma (15 March 2005). "Down syndrome in Down House: trisomy 21, GATA1 mutations, and Charles Darwin". Blood 105 (6) 2614–2616. Freeman

Kromosom

Jersey: Prentice Hall. hlm. 194–5. ISBN 978-0-13-436265-6. "What is Trisomy 18?". Trisomy 18 Foundation. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-01-30. Diakses

Pemindaian anomali

Ratio—A Novel Ultrasound Marker in the Second Trimester Screening for Trisomy 21: Systematic Review and Meta-Analysis". Journal of Diagnostic Medical Sonography

Sindrom Tiga X

PMID 19568271. Schrander-Stumpel C (2005). "Triple-X-Syndrome or Trisomy X". Patient Care. 32 (6): 15–21. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2011-07-24. Diakses

Mongolisme

an appropriate time to introduce the term 'Trisomy 21 Anomaly', which would include cases of simple Trisomy as well as translocations. It is hoped that

Sindrom Empat X

Sutherland, Ashley; Wilson, Rebecca; Wilson, Lennie (11 May 2010). "A review of trisomy X (47, XXX)". Orphanet Journal of Rare Diseases. 5 (8). doi:10.1186/1750-1172-5-8