Torcello
Torcello di Venetian Lagoon
Torcello
Torcello
Geografi
Koordinat45°29′52″N 12°25′07″E / 45.497902°N 12.418583°E / 45.497902; 12.418583
Dibatasi olehLaguna Venesia
Pemerintahan
NegaraItaly
Peta

Torcello (bahasa Latin: Torcellum; bahasa Venesia: Torceło) adalah sebuah pulau yang sangat jarang penduduknya[1] di ujung utara Laguna Venesia, Italia timur laut. Tujuan wisata utama di pulau ini adalah Katedral Santa Maria Assunta.

Sejarah

sunting

Setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi Barat, Torcello adalah salah satu pulau laguna pertama yang dihuni oleh pengungsi-pengungsi dari terra ferma yang melarikan diri dari serangan-serangan barbar, terutama setelah Attila menghancurkan kota Altinum dan permukiman-permukiman di sekitarnya pada tahun 452.[2] Walaupun wilayah Veneto secara resmi merupakan bagian dari Exarchatus Ravenna semenjak berakhirnya Perang Goth, wilayah ini masih belum aman akibat serangan-serangan suku-suku Jerman. Selama dua ratus tahun berikutnya, serangan kaum Langobardi dan Frank memicu gelombang pengungsi ke pulau ini. Salah satu orang yang mengungsi adalah Uskup Altino. Pada tahun 638, Torcello menjadi pusat keuskupan tersebut dan rakyat Altinum membawa pusaka Santo Heliodorus yang kini menjadi santo pelindung Torcello.

Torcello berkembang pesat menjadi pusat politik dan dagang: pada abad ke-10, diperkirakan terdapat sekitar 10.000-30.000 penduduk, walaupun hasil perkiraan arkeologis yang lebih terkini memperkirakan jumlahnya maksimum hanya 3.000 jiwa.[3] Pada masa sebelum abad pertengahan, Torcello merupakan pusat dagang yang lebih kuat daripada Venesia.[4] Berkat rawa-rawa garam di laguna, garam menjadi tulang punggung ekonomi Torcello dan pelabuhannya menjadi pasar ekspor di jalur dagang timur-barat.[2] Laguna di sekitar pulau Torcello secara perlahan menjadi rawa-rawa semenjak abad ke-12 dan mengundang nyamuk-nyamuk yang membawa penyakit malaria, sehingga hari kejayaan Torcello pun berakhir. Navigasi di laguna morta (laguna mati) tidak lagi mungkin dan penduduknya pada akhirnya pindah ke Murano, Burano, atau Venice.[2] Saat ini Torcello hanya dihuni oleh 10 orang, termasuk pastor di gereja.[1]

Pulau dan katedralnya terlihat dari laguna.
Fasad katedral.

Catatan kaki

sunting
  1. ^ a b "Torcello, l'isola che sta sparendo Restano dieci abitanti. E un prete". Corriere del Veneto. 28 June 2014. Diakses tanggal 24 December 2014.
  2. ^ a b c Frederic Chapin Lane (1973), Venice, a maritime republic, Baltimore: Johns Hopkins University Press, ISBN 0801814456
  3. ^ Calaon, Diego (2013). Quando Torcello era abitata. Regione del Veneto. hlm. 73. OCLC 883623826.
  4. ^ Norwich, John Julius (1982). A History of Venice. New York: Vintage Books. hlm. 672. ISBN 0679721975.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Katedral Torcello

Katedral Torcello (bahasa Italia: Basilica di Santa Maria Assuntacode: it is deprecated ) adalah sebuah gereja katedral Katolik dan basilika minor yang

Venesia

Lido Murano Isola di San Michele Sant'Erasmo San Lazzaro degli Armeni Torcello Vignole Giudecca Venesia dibangun di atas kepulauan yang terdiri dari 118

Piero Pioppo

dengan penunjukkan itu, Pioppo diberi gelar sebagai Uskup Agung Tituler Torcello. Ia ditahbiskan menjadi uskup pada 18 Maret 2010 di Basilika Santo Petrus

Kornelius Sipayung

lokasi. Nuncio Apostolik untuk Indonesia yang bergelar Uskup Agung Tituler Torcello, Mgr. Piero Pioppo bertindak sebagai Uskup Penahbis Utama, dengan didampingi

Burano

dari empat pulau dan terhubung melalui jembatan. Burano terletak dekat Torcello di ujung utara Laguna dan dikenal sebagai desa nelayan tua, yang populer

David Kamau Ng'ang'a

Sabina, didampingi oleh Uskup Agung Giovanni Tonucci, Uskup Agung Tituler Torcello dan Uskup Agung Raphael Simon Ndingi Mwana'a Nzeki, Uskup Agung Nairobi

Dogado

pemerintahan Dogado terbagi menjadi sembilan distrik (dari utara): Grado, Caorle, Torcello, Murano, Malamocco, Chioggia, Loreo, Cavarzere, dan Gambarare. Setiap distrik

Singa Santo Markus

beristirahat."). Tradisi ini digunakan sebagai justifikasi oleh Rustico da Torcello dan Bon da Malamocco pada tahun 828 untuk mencuri sisa jasad Santo Markus