📑 Table of Contents
Program Apollo
The letter "A" printed with a depiction of a trans-lunar trajectory streaking across; the Moon and Earth are depicted on opposite sides of the "A", with Apollo's face outlined on the Moon
NegaraAmerika Serikat
OrganisasiNASA
TujuanMisi antariksa berawak
StatusSelesai
Sejarah program
Biaya
  • $25.4 miliar (1973)
  • $257 miliar (2020)[1]
Durasi1961–1972
Penerbangan pertama
  • SA-1
  • 27 Oktober 1961 (1961-10-27)
Penerbangan berawak pertama
Penerbangan terakhir
Kesuksesan32
Kegagalan2 (Apollo 1 and 13)
Kegagalan parsial1 (Apollo 6)
Tempat peluncuran
Informasi kendaraan
Kendaraan awak
Roket peluncur


Program Apollo adalah serangkaian misi luar angkasa berawak yang dilaksanakan oleh Amerika Serikat (NASA) menggunakan pesawat antariksa Apollo dan roket Saturn, dilaksanakan selama tahun 1961-1975. Program ini didedikasikan untuk cita-cita (dari perkataan terkenal Presiden Amerika Serikat, John F. Kennedy) "mendaratkan seorang manusia di Bulan dan mengembalikannya dengan selamat ke Bumi" selama dekade 1960-an. Cita-cita ini dicapai oleh misi Apollo 11 pada Juli 1969.

Program diteruskan hingga awal 1970-an untuk melakukan eksplorasi ilmiah di Bulan, dengan total enam pendaratan sukses. Hingga 2006, tidak ada lagi misi luar angkasa berawak yang melebihi orbit bumi rendah. Program Skylab yang dibuat kemudian, dan Proyek Percobaan Apollo-Soyuz menggunakan perlengkapan yang awalnya diproduksi untuk Apollo dan sering dianggap sebagai bagian dari program Apollo.

Di luar keberhasilan tersebut, terdapat beberapa kegagalan besar; salah satu di antaranya mengakibatkan tewasnya tiga astronaut, Virgil Grissom, Ed White dan Roger Chaffee dalam peristiwa kebakaran landasan peluncuran Apollo 1. Ada juga ledakan pada misi Apollo 13 yang hampir menewaskan tiga astronautnya. Pelepasan gas beracun selama masuk kembali ke atmosfer Bumi dalam pesawat Proyek Percobaan Apollo-Soyuz hampir juga menewaskan tiga astronaut lagi.

Program Apollo dinamai berdasarkan dewa matahari Yunani kuno.

Latar belakang

sunting
Tempat pendaratan pesawat ruang angkasa "Apollo" (ditandai dengan segitiga hijau) dan pesawat ruang angkasa "Luna" (merah) dan "Surveyor" (kuning).

Program Apollo semula disusun terlambat pada masa pemerintahan Presiden Dwight D. Eisenhower sebagai program lanjutan dari Program Mercury dalam melakukan misi mengorbit Bumi berawak yang lebih maju. Faktanya Apollo menjadi program ketiga setelah Program Gemini. Program Apollo secara dramatis diorientasikan kembali menjadi sebuah cita-cita agresif pendaratan manusia di Bulan oleh Presiden Kennedy dengan pengumumannya di sesi gabungan istimewa sidang Kongres AS pada 25 Mei 1961:

"..Saya percaya bahwa bangsa ini sebaiknya melibatkan diri dalam mencapai cita-cita, sebelum dasawarsa ini berakhir, mendaratkan seorang manusia di Bulan dan mengembalikannya dengan selamat ke Bumi. Tak ada satu pun proyek luar angkasa pada periode ini yang akan lebih mengesankan bagi umat manusia, atau lebih penting lagi pada eksplorasi luar angkasa jangka panjang; dan tak ada satu pun yang akan begitu sulit atau mahal untuk menyelesaikan.."Program ini sedang

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting

NASA reports

Multimedia

  1. ^ "How much did the Apollo program cost?". The Planetary Society. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 1, 2025. Diakses tanggal March 25, 2024.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Indonesia

tahun 2016. Perbedaan IPM yang dilaporkan UNDP melalui Human Development Report (HDR) dengan BPS terletak pada besarnya angka IPM dan perincian. Selama

Ikan oskar

tanggal 2007-03-16. Kohler, CC; et al. "Aquaculture Crsp 22nd Annual Technical Report" (PDF). Oregon State University, USA. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya

Kejuaraan Dunia U-16 FIFA 1987

banyak dibandingkan gol keseluruhan Nigeria. FIFA U-16 World Cup Canada 1987™ pada situs web FIFA. Technical Report (1) dan (2) pada situs web FIFA. l b s

Tiongkok

index – China". World Bank. Diakses tanggal 24 May 2022. "Human Development Report 2021/2022" (PDF) (dalam bahasa Inggris). United Nations Development Programme

Bencana Aberfan

Penman, A.D.M. (ed.). A Selection of Technical Reports Submitted to The Aberfan Tribunal. Internet Archive (Report). London: HMSO. Aberfan Disaster – sumber

Kejuaraan Dunia U-16 FIFA 1989

putaran final dengan 3 gol. FIFA U-16 World Championship Scotland 1989™ pada situs web FIFA. Technical Report (1), (2), dan (3) pada situs web FIFA. l b s

Toyota

FJ40/45. Di Afrika, model-model Toyota Land Cruiser ini digunakan sebagai Technical alias jip bersenjata yang dibekali senapan mesin ringan, berat atau bahkan

Filipina

the Metro Manila Transport Project, Phase 1: Project Preparatory Technical Assistance Report (PDF) (Report). Asian Development Bank. December 2017. Diarsipkan