Dua turet senjata di haluan di kapal Brazil Minas Geraes. Konfigurasi turet tersebut tergolong "superfiring" karena ada satu senjata yang ditempatkan di atas senjatan lainya sehingga bisa menembak dari atas.

Pengaditembakan merupakan cara peletakan senjata di mana dua (atau lebih) turet senjata ditempatkan sejajar, membelakangi satu sama lain, tetapi dengan turet ke-dua berada di atas ("super") dan satunya lagi (turet pertama) berada di depan. Sehingga turet yang ke-dua bisa menembak juga "di atas" yang pertama. Konfigurasi ini memungkinkan turet yang di atas maupun yang dibawah menembak target yang berada dalam jangkauan mereka, sekalipun ketika target berada di sisi vertikal dari turet senjata.

Sketsa rancangan kapal tempur kelas  South Carolina, yang menunjukkan superfiring meriam utama.[note 1]

Referensi

sunting
  1. ^ Dicetak ulang dari Brassey's Naval Annual, 1912.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Proposal kapal tempur Belanda tahun 1913

pemasangan persenjataan en echelon lebih inferior dibandingkan menara superfiring, dan meminta Germaniawerft untuk menyerahkan desain revisi yang menggabungkan

Kapal tempur Jerman Tirpitz

menjadi empat turet senjata berlaras ganda. Meriam diletakan dengan posisi superfiring, dua buah di depan (Anton dan Bruno) dan dua buah di belakang (Caesar

Kapal perusak Beograd

Persenjataan utamanya terdiri dari empat Škoda 120 mm (4,7 in) L/46 Senjata superfiring dalam satu tunggangan, dua depan dari superstruktur dan dua buritan,

Kapal perusak Jepang Arashi

meriam Tipe 3 berlaras ganda, dua buah di bagian belakang kapal secara superfiring dan satu buah di bagian depan superstruktur. Untuk pertahanan udara,

Kapal perusak Prancis Forbin (1928)

Modèle 1924 berlaras tunggal, masing-masing diletakkan berpasangan secara superfiring di depan dan belakang superstruktur kapal. Persenjataan anti-pesawat

Kapal perusak Jepang Hatsukaze

meriam Tipe 3 berlaras ganda, dua buah di bagian belakang kapal secara superfiring dan satu buah di bagian depan superstruktur. Untuk pertahanan udara,

Kapal perusak Jepang Tamanami

meriam Tipe 3 berlaras ganda, dua buah di bagian belakang kapal secara superfiring dan satu buah di bagian depan superstruktur. Meriam dapat dinaikkan sampai

Kapal perusak Jepang Ōnami (1942)

meriam Tipe 3 berlaras ganda, dua buah di bagian belakang kapal secara superfiring dan satu buah di bagian depan superstruktur. Meriam dapat dinaikkan sampai