Dinamika fluida adalah subdisiplin dari mekanika fluida yang mempelajari fluida bergerak. Fluida terutama cairan dan gas. Penyelsaian dari masalah dinamika fluida biasanya melibatkan perhitungan banyak properti dari fluida, seperti kecepatan, tekanan, kepadatan, dan suhu, sebagai fungsi ruang dan waktu. Disiplini ini memiliki beberapa subdisiplin termasuk aerodinamika (penelitian gas) dan hidrodinamika (penelitian cairan). Dinamika fluida memliki aplikasi yang luas. Contohnya, ia digunakan dalam menghitung gaya dan moment pada pesawat, mass flow rate dari petroleum dalam jalur pipa, dan perkiraan pola cuaca, dan bahkan teknik lalu lintas, di mana lalu lintas diperlakukan sebagai fluid yang berkelanjutan. Dinamika fluida menawarkan struktur matematika yang membawahi disiplin praktis tersebut yang juga sering kali memerlukan hukum empirik dan semi-empirik, diturunkan dari pengukuran arus, untuk menyelesaikan masalah praktikal.

Perhitungan matematika

sunting

Bilangan Reynolds

sunting

Bilangan Reynolds digunakan untuk menentukan rasio antara gaya inersia terhadap gaya kekentalan khususnya pada bidang mekanika fluida. Nilai yang diperoleh melalui bilangan Reynolds merupakan bentuk kuantitas dari hubungan antara kekentalan dan inersia yang diwakili dalam bentuk aliran fluida. Umumnya, bilangan Reynolds digunakan untuk menentukan bahwa suatu aliran fluida termasuk ke dalam aliran turbulen atau aliran laminar. Penggunaan bilangan Reynold merupakan akibat dari adanya kemiripan dinamis antara aliran turbulen dan aliran laminar. Kesulitan yang ditemukan ialah pada pola geometri yang mirip meski pada jenis fluida dan laju alir yang berbeda. Keberadaan bilangan Reynold mempermudah penentuan aliran fluida dalam dinamika fluida yang mengalami kemiripan dinamis.[1]

Artikel berhubungan

sunting

Bidang penelitian

sunting

Objek dan persamaan matematik

sunting

Jenis aliran fluida

sunting

Properti fluida

sunting

Angka fluida

sunting

Fenomena fluida

sunting

Fenomena fluida di bawah ini dapat dikarakterisasi dan dijelaskan menggunakan mekanika fluida:

Aplikasi

sunting

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Kindangen, Jefrey I. (2017). Pendinginan Pasif untuk Arsitektur Tropis Lembab. Sleman: Deepublish. hlm. 91. ISBN 978-602-401-925-9. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Teori gelombang Airy

Teori Gelombang Airy menggunakan pendekatan aliran potensial (potential flow) untuk menggambarkan gerak gelombang gravitasi di permukaan fluida. Meskipun

Aliran takkental

persamaan Navier-Stokes dapat disederhanakan menjadi persamaan Euler. Adizalir adalah salah satu contoh alirantakkental. Penyederhanaan Navier-Stokes menjadi Euler

Kekentalan

atau cm2 · s − 1 = 0,0001 m2 · s − 1), dinamai menurut Sir George Gabriel Stokes. [24] Dalam penggunaan A.S., stoke terkadang digunakan sebagai bentuk tunggal

Fluoresensi

tentang fotoluminesensi mirip dengan yang dijelaskan 10 tahun kemudian oleh Stokes, yang mengamati fluoresensi larutan kinina, fenomena yang dijelaskan Becquerel

Olga Ladyzhenskaya

kuat pertama tentang konvergensi metode beda hingga untuk persamaan Navier-Stokes. Ia adalah murid matematikawan Uni Soviet tersohor saat itu, Ivan Petrovsky

Academy Awards ke-97

Emilia Pérez, dan Wicked masing-masing dengan dua penghargaan, dan Conclave, Flow, I'm Not a Robot, I'm Still Here, In the Shadow of the Cypress, No Other

Gaya hambat

kental (dan dengan begitu pada bilangan Reynolds yang kecil), George Gabriel Stokes membuat sebuah rumus untuk tetapan gaya hambat, b = 6 π η r {\displaystyle

Aerodinamika

paro pertama dasawarsa 1800-an, menghasilkan persamaan-persamaan Navier–Stokes. Sir George Cayley diakui sebagai orang pertama yang mengenali empat gaya