Koin stabil adalah bentuk mata uang kripto yang dipatok nilainya sama dengan nilai mata uang kripto, mata uang fiat, atau komoditas tertentu seperti emas atau logam berharga lainnya. Kelebihannya adalah mampu mempertahankan aset dalam bentuk mata uang kripto pada saat bitcoin dan altcoin mengalami kejatuhan. Jika pematokan dijalankan dengan jujur dan disiplin, nilai ini bisa dipertahankan dengan menukarkan kembali dengan pematoknya melalui perdagangan arbitrase.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ "Rise of Crypto Market's Quiet Giants Has Big Market Implications". Bloomberg.com (dalam bahasa Inggris). 2021-03-19. Diakses tanggal 2024-02-28.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Tether

sangat stabil karena mengacu pada USD sehingga sering disebut sebagai stablecoin (koin stabil) karena pada awalnya dirancang untuk selalu bernilai US$1

Solana (platform rantai blok)

(dalam bahasa Inggris). Weiss, Ben (5 September 2023). "Visa to send stablecoin USDC over Solana to help pay merchants in crypto". Fortune Crypto (dalam

Cardano

Cardano. Charles Hoskinson mengungkapkan bahwa pihaknya akan menghadirkan stablecoin untuk pengembangan ekosistem Cardano. Hal tersebut disampaikan oleh Hoskinson

USD Coin

USD Coin (USDC) adalah stablecoin digital yang dipatok ke dolar Amerika Serikat. USD Coin dikelola oleh sebuah konsorsium bernama Center, yang didirikan

Do Kwon

merilis sebuah mata uang kripto bernama Luna. Terraform mulai menjual stablecoinnya, TerraUSD (UST), pada 2020. Blockchain Terra, yang mencakup UST dan

Coinmarketcap

bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-12-27. "Binance CEO Explains Why Stablecoin Dominance Is Bullish for Crypto". U.Today (dalam bahasa Inggris). 2022-07-31

Stellar Lumens

tahun yang sama, Stellar menjalin kerja sama dengan IBM untuk proyek stablecoin. Lightyear.io, organisasi nirlaba Stellar, diluncurkan pada Mei 2017 sebagai

TerraUSD

TerraUSD (disingkat UST) adalah sebuah stablecoin algoritmik yang dikembangkan oleh Terraform Labs, sebuah perusahaan teknologi blockchain yang berbasis