Bahasa layanan pesan singkat adalah bahasa yang disingkat dan slang yang umum dipakai dalam layanan pengiriman pesan teks dari telepon pintar, atau komunikasi berbasis internet lain seperti surat elektronik dan layanan pengiriman pesan instan, Fitur-fitur pengiriman pesan telepon pintar awal mendorong para pemakai untuk memakai singkatan-singkatan. Entri teks menyulitkan, harus menekan berbagai tombol pada ketikan kecil untuk memunculkan setiap huruf, dan pesan yang umumnya dibatasi sampai 160 karakter. Selain itu, bahasa layanan pesan singkat membuat pesan-pesan teks lebih cepat untuk disusun. Sempat menjadi populer, bahasa tersebut sering kali dipakai di luar pengiriman pesan singkat, seperti surat elektronik formal.[1]

Contoh

sunting
Kata SMS
yang yg
setuju se7
orang org
kita qta
kurang krg

Referensi

sunting
  1. ^ Lily Huang (2008-08-01). "Technology: Textese May Be the Death of English". Newsweek. Diakses tanggal 2011-12-20.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Twitter

sepuluh situs web yang paling sering dikunjungi dan digambarkan sebagai "SMS-nya Internet". Pada awal tahun 2019, Twitter memiliki lebih dari 330 juta

Susilo Bambang Yudhoyono

(SMS) ke nomor telepon seluler 0811109949, namun esok harinya terjadi gangguan teknis karena banyaknya SMS yang masuk. Kemudian diganti dengan SMS ke

Kejahatan berbahasa

tulisan dapat ditemukan dalam media elektronik, seperti WhatsApp, Line, SMS, Facebook, Instagram, dan lain-lain, diatur dalam UU ITE. Sedangkan kejahatan

Waring Wera Wanua

informasi ini disimpan atau dibuat dengan format HTML (Hypertext Markup Language). Suatu halaman dokumen informasi dapat terdiri dari teks yang saling terkait

Hardi Fadhillah

Malang (2017) Kepentok Cinta Sementara (2017) Wasiat Perantara Cinta (2017) S.M.S (Sales Mengejar Sales) (2017) Finding Neno (2017) Qurban Belahan Hati (2017)

Emoji

bulan April 2009, dan website seperti Flipnote Hatena. Beberapa aplikasi SMS untuk ponsel yang didukung Android juga menyediakan plugin. Emoji pertama

D'Academy (musim 7)

termasuk Liga Dangdut Indonesia. Adanya pergantian sistem voting dari melalui SMS dan Aplikasi pihak ketiga serta Vidio dengan Virtual Gift melalui Aplikasi

WhatsApp

pengguna untuk memverifikasi login mereka dengan biometrik di perangkat, bukan SMS. Opsi pemformatan teks seperti blok kode, blok kutipan, dan daftar poin tersedia