Bawang merah
Bawang merah di pasar
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Ordo: Asparagales
Famili: Amaryllidaceae
Subfamili: Allioideae
Genus: Allium
Spesies:
Varietas:
A. c. var. aggregatum
Nama trinomial
Allium cepa var. aggregatum

Bawang merah (Allium cepa L. var. aggregatum),[1] juga dikenal sebagai berambang,[butuh rujukan] adalah sebuah kelompok budidaya dari bawang bombai. Hingga 2010, bawang merah Prancis diklasifikasikan sebagai spesies terpisah, Allium ascalonicum. Takson tersebut disinonimkan dengan Allium cepa (bawang bombai biasa) pada 2010, karena perbedaannya dianggap terlalu kecil untuk membenarkannya sebagai spesies yang terpisah.[2][3]

Sebagai bagian dari genus bawang Allium, kerabat dekatnya meliputi bawang putih, daun bawang, bawang prei, kucai,[4] dan bawang rakkyo.[5]

Deskripsi

sunting

Bunga

sunting
Seluruh bagian tanaman bawang merah dari akar, umbi, daun, batang, dan bunga

Bunga bawang merah merupakan bunga majemuk berbentuk tandan yang bertangkai dengan 50-200 kuntum bunga. Pada ujung dan pangkal tangkai mengecil dan di bagian tengah menggembung, bentuknya seperti pipa yang berlubang di dalamnya. Tangkai tandan bunga ini sangat panjang, lebih tinggi dari daunnya sendiri dan mencapai 30–50 cm. Bunga bawang merah termasuk bunga sempurna yang tiap bunga terdapat benang sari dan kepala putik.

Buah dan biji

sunting

Bakal buah sebenarnya terbentuk dari 3 daun buah yang disebut carpel, yang membentuk tiga buah ruang dan dalam tiap ruang tersebut terdapat 2 calon biji.Buah berbentuk bulat dengan ujung tumpul. Bentuk biji agak pipih. Biji bawang merah dapat digunakan sebagai bahan perbanyakan tanaman secara generatif.

Kandungan

sunting

Bawang merah mengandung vitamin C, kalium, serat, dan asam folat. Selain itu, bawang merah juga mengandung kalsium dan zat besi. Bawang merah juga mengandung zat pengatur tumbuh alami berupa hormon auksin dan giberelin. Kegunaan lain bawang merah adalah sebagai obat tradisional, bawang merah dikenal sebagai obat karena mengandung efek antiseptik dan senyawa alliin. Senyawa alliin oleh enzim alliinase selanjutnya diubah menjadi asam piruvat, amonia, dan alliisin sebagai anti mikoba yang bersifat bakterisida.

Senyawa sin-propanatial-S-oksida (syn-propanethial-S-oxide) yang terbentuk akibat jaringan bawang merah diiris menyebabkan mata manusia mengeluarkan air mata[6][7].Pembentukannya terpicu oleh dilepaskannya enzim lachrymatory-factor synthase ketika jaringan tubuh tanaman dilukai. Enzim ini akan mengubah asam-asam amino sulfoksida (mengandung oksida belerang) menjadi asam sulfenat yang tidak stabil. Salah satu senyawa yang terbentuk dari asam sulfenat adalah sin-propanatial-S-oksida, yang kemudian menyebar ke udara. Kelenjar air mata akan terangsang oleh senyawa ini dan memicu keluarnya air mata.

Manfaat

sunting

Bawang goreng adalah bawang merah yang diiris tipis dan digoreng dengan minyak goreng yang banyak. Pada umumnya, masakan Indonesia berupa soto, sup juga bubur ayam menggunakan bawang goreng sebagai penyedap sewaktu dihidangkan. Selain diolah menjadi bawang goreng, bawang merah dapat juga dapat bermanfaat sebagai obat yaitu untuk mengobati maag, masuk angin, menurunkan kadar gula dalam darah, menurunkan kolesterol, sebagai obat kencing manis (diabetes melitus), memperlancar pernafasan dan memperlancar aliran darah karena bawang merah dapat menghambat penimbunan trombosit dan meningkatkan aktivitas fibrinotik.[8]

Galeri

sunting

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Pratiwi, Erviana Eka; Maharijaya, Awang; Dinarti, Diny (2020-04-30). "Genetic Diversity of Shallot (Allium cepa var. aggregatum) Based on Morphology and Molecular Markersetik Bawang Merah (Allium cepa var. aggregatum) Berdasarkan Marka Morfologi dan Molekuler". Jurnal Hortikultura Indonesia. 11 (1): 51–60. doi:10.29244/jhi.11.1.51-60. ISSN 2614-2872.
  2. ^ "Bawang merah". Germplasm Resources Information Network (GRIN) online database.
  3. ^ Fritsch, R. M.; N. Friesen (2002). "Chapter 1: Evolution, Domestication, and Taxonomy". Dalam H. D. Rabinowitch and L. Currah (ed.). Allium Crop Science: Recent Advances. Wallingford, UK: CABI Publishing. hlm. 21. ISBN 0-85199-510-1.
  4. ^ Block, E. (2010). Garlic and Other Alliums: The Lore and the Science. Royal Society of Chemistry. ISBN 978-0-85404-190-9.
  5. ^ "AllergyNet — Allergy Advisor Find". Allallergy.net. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Juni 2010. Diakses tanggal 14 April 2010.
  6. ^ Why does chopping an onion make you cry?. Everyday Mysteries. Fun Science Facts from the Library of Congress. Diakses 11 Desember 2018.
  7. ^ S. Imai, N. Tsuge, M. Tomotake, Y. Nagatome, H. Sawada, T. Nagata, H. Kumagai. 2002. An onion enzyme that makes the eyes water. Nature 419:685. DOI: 10.1038/419685a.
  8. ^ Budi Samadi; Bambang Cahyono (2005). Bawang Merah Intensifikasi usaha tani. Yogyakarta: Kanisius. ISBN 979-497-323-8.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Festival Film Indonesia 2024

Memendam Luka Maia Pacar Merah Pencatat Rindu yang Datang di Tengah Malam Shallot Salad Film Dokumenter Pendek Terbaik My Therapist Said, I Am Full of Sadness

Hell's Kitchen Indonesia (musim pertama)

Berg & Sliced Tomato. Mung Bean Curry Chicken Hot Dog with Cucumber & Shallot Pickles. Shrimp Quesadillas with Rica-Rica Sauce, Saute Onion & Jalapeno

Allium

Eig & Feinbrun Allium asarense R.M.Fritsch & Matin Allium ascalonicum L.–shallot Allium aschersonianum Barbey Allium asclepiadeum Bornm. Allium asirense

Sabzi khordan

deprecated māghādānos جعفریcode: fa is deprecated ja'farī cəfəri Persian shallot Allium stipitatum (Allium hirtifolium) շալոտcode: hy is deprecated shālot

Daftar padanan istilah tata boga

Escarole Eskarol Onion Bawang bombai Garlic Bawang putih Plantain Daun sendok Shallot Bawang merah Scallion Daun bawang Fish mint Amis-amisan Water spinach Kangkung

Pusat Sayuran Dunia

solanaceous: (tomat, paprika manis, cabai, terong) bulb allium (bawang merah, Shallot, bawang putih) cucurbits (Cucurbitaceae): (mentimun, labu) Menurut The

Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2023

Tulapop Saenjaroen Thailand The Rootless Bloom Rein Maychaelson Indonesia Shallot Salad BW Purbanegara Indonesia White Ant Shalini Adnani Inggris Raya, India

Film Pendek Terbaik Festival Film Indonesia

Ramadhan Pencatat Rindu yang Datang di Tengah Malam Wisnu Surya Pratama Shallot Salad BW Purbanegara 2025 (Ke-45) Sammi, Who Can Detach His Body Parts