Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
| Bahasa | |
|---|---|
| Bahasa Sentinel | |
| Agama | |
| kepercayaan asli |
Suku Sentinel, juga dikenal sebagai Sentineli atau Penduduk Pulau Sentinel Utara, adalah penduduk asli yang mendiami Pulau Sentinel Utara, Kepulauan Andaman yang terletak di Teluk Benggala, Samudra Hindia bagian timur. Digolongkan sebagai kelompok suku yang sangat terasing dan terpencil yang dianggap sepenuhnya bebas dari pengaruh luar. Berbeda dengan masyarakat modern, mereka tidak mengembangkan pertanian dan masih mengandalkan berburu serta meramu.[1]
Bersama dengan orang Andaman Besar, Jarawas, Onge, Shompen, dan Nikobar, suku Sentinel merupakan salah satu dari enam suku asli (dan sering kali tertutup) di Kepulauan Andaman dan Nikobar. Suku ini memiliki kontak yang minim dengan orang luar dan biasanya memusuhi mereka yang mendekati atau mendarat di pulau ini.[2] Permusuhan ini diyakini dipicu oleh pengalaman traumatis di masa lalu—seperti insiden penculikan anggota suku oleh pejabat kolonial Inggris Maurice Vidal Portman pada akhir abad ke-19—serta upaya sadar mereka untuk menjaga kemandirian budaya dan menghindari tertular penyakit mematikan dari dunia luar.[1] Meskipun kontak persahabatan pernah dilaporkan pada awal tahun 1990-an—melalui ekspedisi pemerintah yang membawa hadiah seperti kelapa, pisang, dan besi—tetapi kejadian seperti itu jarang terjadi dan sebagian besar tetap berujung pada penolakan defensif.[1][3]
Pada tahun 1956, pemerintah India mendeklarasikan Pulau Sentinel Utara sebagai cagar alam suku dan melarang perjalanan dalam jarak 3 mil laut (5,6 kilometer) darinya melalui Peraturan Kepulauan Andaman dan Nikobar (Perlindungan Suku Aborigin). Hal ini bertujuan untuk melestarikan gaya hidup tradisional mereka, mencegah eksploitasi, dan melindungi suku ini dari paparan penyakit.[1] Pemerintah India juga mengadakan patroli bersenjata secara rutin di perairan sekitarnya untuk mencegah gangguan dari pihak luar.[4] Pelanggaran akses ini sangat berisiko; pada Maret 2025, tindakan ilegal seorang pembuat konten Amerika Serikat, Mykhailo Viktorovych Polyakov, yang mencoba membuat kontak dan meninggalkan barang dari luar menuai kecaman keras karena berpotensi memicu wabah penyakit fatal pada suku tersebut.[1] Fotografi pada suku sentinel dilarang, meskipun ada beberapa orang yang berhasil cukup dekat untuk mengambil gambar. Ada ketidakpastian yang signifikan mengenai ukuran kelompok ini, dengan perkiraan berkisar antara 35 dan 500 individu, meskipun perkiraan lain menyempitkan angka populasi tersebut di kisaran 50 hingga 150 orang.[1] Pada sensus India tahun 2001, diperkirakan terdapat 39 individu Sentinel.[5]
Referensi
sunting- ^ a b c d e f "Alasan Suku Sentinel Menolak Peradaban Modern". Retoria.id. Diakses tanggal 2026-06-08.
- ^ Wire Staff (22 November 2018). "'Adventurist' American Killed by Protected Andaman Tribe on Island Off-Limits to Visitors". The wire. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 November 2018. Diakses tanggal 24 November 2018.
- ^ McGirk, Tim (10 January 1993). "Islanders running out of isolation: Tim McGirk in the Andaman Islands reports on the fate of the Sentinelese". The Independent. London. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 December 2017. Diakses tanggal 15 April 2020.
- ^ Chatterjee, Tanmay. "Month after American youth was killed by Sentinelese tribe, Andaman police launches new helpline for tourists". Hindustan Times. Diakses tanggal 22 November 2024.
- ^ Census of India 2001 (pdf), A&N Islands, Number of Households, Total Population and Population of Scheduled Castes and Scheduled Tribes.
Pranala luar
sunting- "The Last Island of the Savages", in-depth article by Adam Goodheart Diarsipkan 2012-08-25 di Wayback Machine.
- Another article from the same site Diarsipkan 2009-03-02 di Wayback Machine.
- Brief factsheet about the indigenous people of the Andaman Islands, by the Andaman & Nicobar Administration
- Administration in India's Andaman and Nicobar Islands has finally decided upon a policy of minimal interference Diarsipkan 2012-09-14 di Archive.is
- The Sentinelese: government attempts at contact Diarsipkan 2007-09-27 di Wayback Machine., Survival International - Includes a rare video clip of contact with the Sentinelese.

