Francisia Saveria Sika Seda (lahir 03 Desember 1962) adalah sosiolog dan peneliti pada bidang Sosiologi Lingkungan Hidup, Sosiologi Jender, dan Kemiskinan dan Eksklusi Sosial.[1] Ia adalah anak perempuan dari Frans Seda.

Pendidikan dan karya tulis

sunting

Francisia menyelesaikan studi S1 bidang sosiologi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia (1987). Studi Pascasarjana (Master of Arts/MA) bidang Asian Studies diselesaikannya di Cornell University, Ithaca, New York, Amerika Serikat (1989), sementara gelar Doktor di bidang Development Studies diperoleh di University of Wisconsin at Madison, Amerika Serikat (2001).[2]

Francisia memulai kariernya di Universitas Indonesia dengan menjadi dosen pada tahun 1991. Dia mengajar program studi perempuan pada studi master Universitas Indonesia pada tahun 2001. Sebagai seorang dosen, bidang kajian yang dia dalami adalah teori sosiologi, sosiologi gender, dan sosiologi pendidikan.[1]

Francisia telah menghasilkan beberapa karya ilmiah, diantaranya adalah "Sistem Rekrutmen Anggota Legislatif dan Penelitian di Indonesia (2002)", bersama Cecilia Bylesjo menulis “Indonesia: The Struggle for Gender Quotas in the World’s Largest Muslim Society, dan dalam Drude Dahlerup (ed.), Women, Quotas and Politics (2006).[3]

Rujukan

sunting
  1. ^ a b "Dra. Francisia Saveria Sika Ery Seda, M.A., Ph.D. | Website Staff UI". staff.ui.ac.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-12-20. Diakses tanggal 2016-12-08.
  2. ^ "Prisma Jurnal". www.prismajurnal.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-12-21. Diakses tanggal 2016-12-08.
  3. ^ Schwindt-Bayer, Leslie A. (2007-06-01). "Women, Quotas, and Politics. Edited by Drude Dahlerup -". Politics & Gender. 3 (2): 289–291. doi:10.1017/S1743923X0700013X. ISSN 1743-9248. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-12-20. Diakses tanggal 2016-12-08.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Frans Seda

Franciscus Xaverius Seda (4 Oktober 1926 – 31 Desember 2009) adalah seorang politikus, menteri, tokoh gereja, pengamat politik, dan pengusaha dari Flores

Kompas (surat kabar)

Menurut Frans Seda, PKI tahu rencana itu lantas dihadang. Namun, karena Bung Karno setuju jalan terus hingga izinnya keluar. Frans Seda mengacu pada PKI

Seda, Mandirancan, Kuningan

Seda adalah desa di kecamatan Mandirancan, Kuningan, Jawa Barat, Indonesia. Berada di kaki Gunung Ceremai, Desa Seda memiliki bentuk memanjang dengan batas-batas

Bandar Udara Frans Seda

Bandar Udara Frans Xavier Seda (IATA: MOF, ICAO: WATC, sebelumnya WRKC) — disebut juga Bandar Udara Wai Oti atau Bandar Udara Maumere — merupakan sebuah

Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t

sebagai Jerry Andro Napitupulu sebagai Andro Aep Statham sebagai Aep Felix Seda sebagai Felix Bayu Wibowo sebagai Bayu W Bayu Terimakasih sebagai Bayu T

Sunan Ampel

kangjeng sinuhun ngampeldenta, nami pangeran rahmat, juluk seh mahdum, seda kasareaken ing ngampel" yang kemudian setelah dia wafat digantikan oleh Sunan

Anyakrawati

Krapyak. Dari peristiwa itu ia dikenal dengan gelar anumerta Panembahan Seda ing Krapyak (Panembahan yang Meninggal di Krapyak). Sebelum peristiwa tragis

Kesultanan Mataram

Krapyak. Dari peristiwa itu ia dikenal dengan gelar anumerta Panembahan Seda ing Krapyak (Panembahan yang wafat di Krapyak). Anyakrawati digantikan oleh