Satisficing (dikenal dalam bahasa Inggris: satisfaction, Yunani /ˌsætɪsˈfækʃn/ berarti "keterpuasan")[1] adalah strategi pengambilan keputusan atau heuristik kognitif yang memerlukan pencarian melalui alternatif yang tersedia sampai ambang penerimaan terpenuhi.

Rujukan

sunting
  1. ^ "satisfaction". Oxford Learner's Dictionaries.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kolkata

Husain, Zakir; Dutta, Mousumi (2013). Women in Kolkata's IT Sector: Satisficing Between Work and Household. Springer Science & Business Media. hlm. 133

Informasi

Filsafat informasi Informasi kuantum Karakteristik pengoperasian penerima Satisficing John B. Anderson; Rolf Johnnesson (1996). Understanding Information Transmission

Herbert Simon

organisasi dan ia terkenal dengan teori "rasionalitas terbatas" dan "satisficing" (keterpuasan). Simon menerima Nobel Ekonomi pada tahun 1978 dan Penghargaan

Pemrograman tujuan

tergantung varian GP yang digunakan. Model GP menggunakan filosofi satisficing ketimbang optimising dalam pengambilan solusi. GP dapat digunakan untuk

Etika

Diakses tanggal January 3, 2024. Byron, Michael (2004). "Introduction". Satisficing and Maximizing: Moral Theorists on Practical Reason (dalam bahasa Inggris)

Emosi dalam pengambilan keputusan

tanggal 29 Desember 2021. Schwartz & Ward (2002). "Maximizing Versus Satisficing: Happiness Is a Matter of Choice" (PDF). Journal of Personality and Social

Pengambilan keputusan

dibahas dalam karya tulis. Empat model yang dimaksud ialah: optimasi, satisficing, mixed scanning, dan heuristic. Sasaran yang ingin dicapai dengan model

Optimisasi multiobjektif

dalam membangun solusi-(solusi) optimal Pareto yang baru. Metode seperti satisficing trade-off method (STOM) menggunakan tiga kelompok nilai objektif: 1)