Sebagian sekuens DNA

Urutan asam nukleat adalah susunan linear nukleotida dalam molekul DNA atau RNA. Urutan ini dituliskan menggunakan huruf yang mewakili basa nitrogen penyusunnya: adenin (A), sitosin (C), guanin (G), timin (T) untuk DNA, dan urasil (U) menggantikan timin pada RNA. Urutan inilah yang menyimpan informasi genetik dan menentukan sintesis protein melalui proses transkripsi dan translasi.

Sejarah

sunting

Penguraian urutan asam nukleat pertama kali dilakukan pada akhir 1970-an dengan metode Sanger sequencing, yang dikembangkan oleh Frederick Sanger dan koleganya.[1] Metode ini kemudian menjadi standar emas dalam penentuan urutan DNA selama beberapa dekade. Pada awal abad ke-21, muncul teknologi NGS (next-generation sequencing) yang memungkinkan penentuan urutan DNA dalam skala genom secara cepat dan efisien.[2]

Notasi

sunting

Urutan DNA atau RNA biasanya ditulis dalam arah 5′ → 3′, yang mencerminkan arah sintesis biologis molekul tersebut. Misalnya, urutan DNA pendek dapat dituliskan sebagai: 5′-ATCGTACG-3′. Dalam RNA, timin (T) digantikan oleh urasil (U).

Referensi

sunting
  1. ^ Heather, James M.; Chain, Benjamin (2016-01). "The sequence of sequencers: The history of sequencing DNA". Genomics. 107 (1): 1–8. doi:10.1016/j.ygeno.2015.11.003. ISSN 1089-8646. PMC 4727787. PMID 26554401.
  2. ^ Satam, Heena; Joshi, Kandarp; Mangrolia, Upasana; Waghoo, Sanober; Zaidi, Gulnaz; Rawool, Shravani; Thakare, Ritesh P.; Banday, Shahid; Mishra, Alok K. (2023-07-13). "Next-Generation Sequencing Technology: Current Trends and Advancements". Biology (dalam bahasa Inggris). 12 (7): 997. doi:10.3390/biology12070997. ISSN 2079-7737. PMC 10376292. PMID 37508427. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)


Lihat pula

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Tanaman kapas

Upaya sektor publik telah menghasilkan pembacaan BAC, fosmid, dan plasmid Sanger, serta 454 pembacaan. Jenis pembacaan selanjutnya ini akan berperan penting

Pengurutan Shotgun

quasi-random. Metode pengurutan DNA berbasis terminasi-rantai ("Pengurutan Sanger") hanya bisa digunakan untuk untai DNA berukuran pendek sekitar 100 hingga

Pengurutan DNA

primer walking dan shotgun sequencing. Kedua strategi tersebut melibatkan pembacaan banyak bagian DNA dengan metode Sanger dan selanjutnya menyusun hasil

Genom

Bult C, Tomb J, Dougherty B, Merrick J (1995). "Whole-genome random sequencing and assembly of Haemophilus influenzae Rd". Science. 269 (5223): 496–512

Asam nukleat

Garland Science. ISBN 978-0-8153-4105-5. Gilbert, Walter G. 1980. DNA Sequencing and Gene Structure (Nobel Lecture) http://nobelprize

Transkriptomika

Expression/SAGE). Pada tahun 2004, diterapkan metode Massively Parallel Signature Sequencing (MPSS) untuk memvalidasi ekspresi 104 gen dari Arabidopsis thaliana. Pada

Genetika

1038/246096a0. PMID 4585855. S2CID 4226804. Sanger F, Nicklen S, Coulson AR (December 1977). "DNA sequencing with chain-terminating inhibitors". Proceedings

Biochip

J. Am. Chem. Soc. 120, pp. 6548–6555, 1998. F. Sanger, S. Nicklen, and A. R. Coulson, “DNA sequencing with chainterminating inhibitors,” Proc. Nat. Acad