Pelana bergaya Inggris yang digunakan untuk kuda pacuan

Pelana adalah barang penyokong untuk penunggang kuda maupun muatan lain yang diikatkan ke punggung hewan.

Sejarah

sunting

Ada bukti, meski dipertentangkan, bahwa manusia mulai menunggang kuda tak lama setelah dijinakkan, kemungkinan di awal 4000 SM. Tak sampai sekitar tahun 700-800 SM, terdapat bukti yang dapat diperiksa bahwa pendahulu pertama pelana modern sudah digunakan, diperkirakan telah dikembangkan oleh bangsa Asiria, dan terdiri atas pakaian sederhana yang diikat ke tubuh kuda dengan 'surcingle'.

Jenis pelana

sunting

Di dunia Barat, ada 2 jenis dasar pelana yang digunakan kini dalam pacuan kuda, biasanya disebut pelana Inggris dan pelana ternak, yang paling banyak dikenal adalah pelana Amerika Barat, diikuti oleh pelana Australia. Di Asia dan seluruh dunia, ada sejumlah pelana dengan rancangan yang unik yang digunakan oleh sejumlah negara dan kelompok etnis.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Gitar akustik

yang dihasilkan berasal dari getaran senar gitar yang dialirkan melalui sadel dan jembatan tempat pengikat senar ke dalam ruang suara. Suara di dalam

Sadeli HS

Sadeli HS (lahir di Jakarta 31 Desember - meninggal di Jakarta 9 September 2016) adalah sinematografer film nasional dan juga penata artistik yang telah

Sepeda gunung

dipasang untuk memungkinkan pengendara menyesuaikan ketinggian sadel dengan cepat. (posisi sadel yang ditinggikan lebih efektif untuk mengayuh, tetapi dapat

Abdul Kahar Muzakkar

Kahar Muzakkar di Lasolo. Kahar tewas setelah butir Peluru dari Kopral Ili Sadeli bersarang di tubuhnya. Namun makamnya tidak pernah diberitakan dan hingga

Daftar kata serapan dari bahasa Belanda dalam bahasa Indonesia

(route) robot (robot) roket (raket) sablon (sjabloon) sabotase (sabotage) sadel (zadel) sadis (sadistisch) sak (zak) sakelar (schakelaar) saklek (zakelijk)

Polychaeta

mencapai 3 m (misalnya Namalycastis rhodochorde). Cacing ini tidak mempunyai sadel (klitelum)seperti pada cacing tanah (oligochaeta).Polychaeta memiliki kelamin

Soeria Atmadja

Sumedang terakhir yang mendapatkan gelar pangeran. Lahir dengan nama asli Sadeli, Soeria menghabiskan masa kecilnya dengan belajar budi pekerti dan agama

Soeharto

sobek usai turun dari sepeda yang sudah reot. Kain itu tersangkut pada sadel yang menonjol keluar. Padahal itu adalah satu-satunya kain yang bisa dipakainya