PT Surya Citra Media Tbk
Nama sebelumnya
PT Cipta Aneka Selaras (1999—2001)
Jenis perusahaan
Publik
Kode emitenBEI: SCMA
IndustriMedia
DidirikanJanuari 29, 1999; 27 tahun lalu (1999-01-29) di Jakarta, Indonesia
Pendiri
  • Abhimata Mediatama
  • Mitrasari Persada
Kantor pusatSCTV Tower, Senayan City, Jl. Asia Afrika Lot 19, ,
Indonesia
Pemiliklihat daftar
Anak usahalihat daftar
Situs webscm.co.id

PT Surya Citra Media Tbk adalah perusahaan yang bergerak dalam industri multimedia, hiburan, dan komunikasi. Perusahaan ini dikenal memiliki jaringan televisi terestrial SCTV dan Indosiar.[1]

Sejarah

sunting
Logo pertama Surya Citra Media (2001—2017)

Sejarah awal

sunting

Surya Citra Media didirikan pada tanggal 29 Januari 1999 dengan nama PT Cipta Aneka Selaras dengan fokus pada bidang usaha yang meliputi layanan multimedia, hiburan dan komunikasi, khususnya di bidang pertelevisian.[2][3] Pada tahun 2001, PT Cipta Aneka Selaras berganti nama menjadi PT Surya Citra Media. Tahun selanjutnya, perseroan mengambil alih saham PT Surya Citra Televisi sebesar 99,99%. Pada tanggal 16 Juli 2002, SCM resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia). Kepemilikan saham menjadi milik PT Mitrasari dan PT Abhimata dengan masing-masing sebesar 40%, sedangkan sisanya dimiliki oleh publik.[4]

Perkembangan

sunting

Dari hanya memiliki SCTV, Surya Citra Media terus memperluas usahanya dengan serangkaian akuisisi dan mendirikan anak usaha baru. Pada 26 Juli 2010, SCM mendirikan PT Surya Citra Pesona yang bergerak di bidang jasa penyiaran televisi dengan jangkauan wilayah Gorontalo. Selanjutnya PT Indosiar Karya Media Tbk yang merupakan induk bagi TV swasta Indosiar resmi bergabung dengan SCM pada tahun 2013.[5] Selain itu, SCM melakukan pengalihan hak atas saham PT Screenplay Produksi sebesar 51% yang sebelumnya dimiliki oleh Elang Mahkota Teknologi. Tahun selanjutnya, SCM mendirikan PT Surya Trioptima Multikreasi dengan kepemilikan saham sebesar 60%.[1]

Surya Citra Media kembali mendirikan perusahaan sub holding di bidang konten, melalui PT Indonesia Entertainmen Grup pada tahun 2015. Dua tahun selanjutnya, SCM mengakuisisi saham PT Sinemart Indonesia sebesar 80% pada 23 Januari 2017 melalui IEG.[6][7] Tahun 2019, SCM kembali mengakuisisi saham PT Vidio Dot Com sebesar 99%, PT Kapan Lagi Dot Com Networks sebesar 50% plus 1 saham, dan PT Binary Ventura Indonesia sebesar 99%. Selain itu, SCM memiliki penyertaan di PT Mediatama Televisi dengan kepemilikan sebesar 51%.[1]

Kepemilikan

sunting

Berikut ini adalah daftar kepemilikan perusahaan berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026.[8]

Nama Pemegang Saham Persentase Kepemilikan (%)
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk 86,688
Adi W. Sariaatmadja (Komisaris Utama) 0,381
Sutanto Hartono (Direktur Utama) 0,173
Mutia Nandika (Direktur) 0,127
Harsiwi Achmad (Direktur) 0,110
Rusmiyati Djajaseputra (Direktur) 0,082
David Setiawan Suwarto (Direktur) 0,058
Imam Sudjarwo (Direktur) 0,052
Jay Geoffrey Wacher (Komisaris) 0,014
Masyarakat/publik (kepemilikan kurang dari 5%) 12,315
Total 100%

Anak usaha

sunting

Berikut ini adalah daftar anak usaha perusahaan berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026.[8]

Nama Anak Usaha Persentase Kepemilikan (%)
PT Indonesia Entertainmen Grup 72,84
PT Surya Citra Televisi 99,99
PT Vidio Dot Com 79,43
PT Indosiar Visual Mandiri 99,99
PT Kapanlagi Dot Com Networks 50,00
PT Surya Media Citaprima 99,99
Whisper Media Pte Ltd 50,50
PT Mediatama Televisi 51,00
PT Benson Media Kreasi 50,00
PT Binary Ventura Indonesia 99,99
PT Wisper Media 50,49
PT Surya Cantik Bersinar 100,00
PT Elevora Strategi Grup 100,00
PT Surya Trioptima Multikreasi 60,00
PT Screenplay Produksi 85,00
PT Surya Media Berkah 100,00
PT Rans Surya Aktivasi 51,00
PT Surya Sport Indonesia 100,00
PT Surya Citra Pesona 51,00

Referensi

sunting
  1. ^ a b c "Profil Perusahaan". Surya Citra Media.
  2. ^ Setiawan, Ricky Setiawan (6 Mei 2022). "Profil PT Surya Citra Media Tbk (IDX: SCMA)". Investasimu.com.
  3. ^ Sudibyo, Agus (2004). Ekonomi Politik Media Penyiaran. hlm. 28–29.
  4. ^ "Sejarah Saham SCMA, Emiten yang IPO di Tahun 2002!". IDX Channel. 19 Oktober 2022.
  5. ^ Ahustian, Widi (10 April 2013). "1 Mei, Indosiar-SCTV Resmi Bergabung". Okezone Finance.
  6. ^ "Indonesia media tycoons in legal drama over soap opera deal". Nikkei Asian Review (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 11 Juni 2022.
  7. ^ "Indonesia: Emtek Group's SCM acquires production house Sinemart Indonesia". Deal Street Asia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 11 Juni 2022.
  8. ^ a b Laporan Keuangan Q1 2026 [SCMA] (PDF). Bursa Efek Indonesia (Report). PT Surya Citra Media Tbk. 29 April 2026. Diakses tanggal 13 Juni 2026.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Telkom Group

AIT Sdn., Bhd. PT Sigma Metrasys Solution PT Graha Telkomsigma (dahulu PT German Centre Indonesia) Telkom memegang 100% saham PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra)

Indika Group

televisi. PT Indika Multimedia PT Indika Siar Sarana (Indika Broadcasting System) PT Indika Energy Tbk PT Indika Energy Infrastructure PT Interport Mandiri

TelkomMetra

PT Multimedia Nusantara (berbisnis dengan nama TelkomMetra) adalah anak usaha Telkom Indonesia yang bergerak di bidang investasi teknologi informasi.

Jawa Pos Multimedia

ini, maka pada 2007 didirikan Jawa Pos Multimedia Corporation/JPMC (dengan nama perusahaan PT Jawa Pos Multimedia), yang pada saat itu sudah memiliki 15

Dian Swastatika Sentosa

usahanya, perusahaan ini juga berbisnis di bidang pembangkitan listrik, multimedia, serta perdagangan pupuk dan bahan kimia. Perusahaan ini adalah bagian

Asosiasi Penyelenggara Multimedia Indonesia

industri multimedia kreatif digital. Saat ini tercatat ada 11 anggota APMI, diantaranya adalah: PT Multimedia Nusantara PT Multimedia Siaran Indonesia PT Telkom

Korupsi proyek BTS 4G

Director PT Huawei Tech Investment; Windi Purnama, Direktur PT Multimedia Berdikari Sejahtera; dan Muhammad Yusrizki Muliawan, Direktur PT Basis Utama

Miss World 2025

oleh kontestan.   Maju ke 40 Besar via Beauty With a Purpose. Tantangan Multimedia menyoroti kontestan sebagai komunikator digital yang efektif. Setiap tahun