📑 Table of Contents

Dalam ilmu linguistik, proforma (bahasa Inggris: pro-form) merupakan suatu jenis kata tugas atau ungkapan yang menggantikan atau menyatakan hal yang sama dengan kata, frasa, klausa, atau kalimat lain yang maknanya dapat dipahami dari konteks wacana tersebut.[1] Proforma umumnya digunakan untuk menghindari kata-kata yang berulang atau untuk mempertegas kuantifikasi (membatasi variabel suatu proposisi).

Proforma terdiri atas beberapa kategori, berdasarkan kelas kata yang digantikannya:

  • Pronomina (kata ganti), yang menggantikan suatu nomina (kata benda) atau frasa nomina, dengan atau tanpa determinator. Misalnya: dia, ini, dsb.
  • Kata penyangga (prop-word), yang mendukung atau menyangga suatu kata di dalam kalimat agar memenuhi syarat tata bahasa. Misalnya: kata yang pada frasa "yang kuat" dalam kalimat "Yang kuat dapat memenangkan pertarungan ini." Kata yang menyangga kata kuat agar dapat berdiri sendiri sebagai frasa nomina.
  • Proadjektiva, yang menggantikan suatu adjektiva (kata sifat) atau frasa yang berfungsi seperti adjektiva. Misalnya: kata demikian dalam kalimat "Ratna itu cantik, tapi adiknya tidak demikian."
  • Proadverbia, yang menggantikan suatu adverbia (kata keterangan) atau frasa yang berfungsi sebagai adverbia. Misalnya: kata di sana dalam kalimat "Tadi kamu bilangnya ketemu di posko, tapi kok kamu enggak ada di sana?"
  • Proverba, yang menggantikan suatu verba (kata kerja) atau frasa verba. Misalnya: kata begitu dalam kalimat "Saya boleh memukul, tapi kamu tidak boleh begitu."
  • Prokalimat, yang menggantikan seluruh kalimat atau anak kalimat. Misalnya frasa melakukannya dalam kalimat "Kamu menuduh saya menjual bahan-bahan makanan yang tidak segar, tapi saya sudah bilang kalau saya tidak melakukannya."[2]

Proforma interogatif adalah proforma dalam kalimat tanya yang merujuk pada jawaban yang diharapkan. Proforma interogatif dapat berupa salah satu dari kategori di atas.

Aturan yang mengatur hubungan sintaksis yang diperbolehkan antara proforma-proforma tertentu (terutama untuk pronomina persona dan refleksif/resiprokal) dan antesedennya telah dipelajari dalam apa yang disebut teori pengikatan.

Lihat juga

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Crystal, David (1985). A dictionary of linguistics and phonetics (Edisi 2nd). Basil Blackwell.
  2. ^ Crystal, David (1985). A dictionary of linguistics and phonetics (Edisi 2nd). Basil Blackwell.

Pranala luar

sunting

Templat:Lexical categories

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Bahasa Spanyol

bahasa subjek–predikat–objek; namun juga, bahasa Spanyol adalah bahasa pro-drop, atau null-subject - artinya, ini memungkinkan penghapusan kata ganti subjek

Bad Bunny

tanggal October 23, 2018. Diakses tanggal October 23, 2018. "Bad Bunny to Drop Debut 'X100PRE' Album on Christmas Eve: Exclusive Interview". Billboard.

Kerusuhan pro-Rusia di Ukraina 2014

Kerusuhan pro-Rusia di Ukraina 2014 adalah sebuah peristiwa demonstrasi oleh kelompok-kelompok pro-Rusia dan anti pemerintah berlangsung di kota-kota besar

IOS 17

/ios-17-launch-date-announced-apple/ "iOS 17 Akan Diluncurkan pada 18 September, Menampilkan Mode Siaga, NameDrop, Widget Interaktif, dan Lainnya". ; ;

WhatsApp

kembali 28 Maret 2021. Drozdiak, Natalia (January 18, 2016). "Whatsapp to Drop Subscription Fee". Wall Street Journal. Diarsipkan pada Januari 18, 2016

Daftar film yang tidak lengkap

"Riddle Gawne". Diakses tanggal 2008-06-26. "Silent Film List: The Scarlet Drop". Diakses tanggal 2008-06-26. "Auction of Souls". silentera.com. Diakses

Kopula

komponen tersebut tidak ada: Dalam bahasa yang tidak memiliki subjek (pro-drop), subjek dapat dihilangkan, seperti halnya pada jenis kalimat lainnya.

Leslie Feinberg

toko papan pajangan di sebuah department store lokal. Feinberg akhirnya drop out dari Bennett High School, meskipun ia secara resmi menerima ijazah. Feinberg