Alfabet Frigia
Jenis aksara
BahasaFrigia
Periode
500-330 SM
Aksara terkait
Silsilah
Aksara kerabat
Alfabet Yunani, Alfabet Lidia
 Artikel ini mengandung transkripsi fonetik dalam Alfabet Fonetik Internasional (AFI). Untuk bantuan dalam membaca simbol AFI, lihat Bantuan:Pengucapan. Untuk penjelasan perbedaan [ ], / / dan  , Lihat IPA § Tanda kurung dan delimitasi transkripsi.

Alfabet Frigia adalah alfabet yang digunakan untuk menulis beberapa catatan terkuno dalam bahasa Frigia.

Alfabet ini kira-kira mulai digunakan sekitar abad ke-8 SM hingga abad ke-4 SM (prasasti "Frigia Kuno"), setelah itu penggunaannya digantikan oleh alfabet Yunani (prasasti "Frigia Baru", abad ke-1 hingga ke-3 M). Alfabet Frigia diturunkan dari abjad Fenisia dan hampir identik dengan alfabet Yunani Barat.

Alfabet ini memiliki 19 huruf, yaitu 5 vokal (a, e, i, o, u) dan 14 konsonan (b, g, d, v, z, y, k, l, m, n, p, r, s, t).[1] Ragam alfabet Frigia digunakan untuk menulis prasasti berbahasa Misia di Misia. Kata-kata sering dipisahkan oleh spasi atau oleh tiga atau empat titik yang berjarak vertikal. Biasanya ditulis dari kiri ke kanan (dextroverse), tetapi sekitar seperenam dari jumlah prasasti yang ditemukan ditulis dari kanan ke kiri (sinistroverse).[2] Pada prasasti multibaris biasanya terdapat gaya ejaan boustrofedon (beberapa lusin prasasti).[3][4]

Huruf

sunting

Sembilan belas huruf pada alfabet Frigia adalah:[5]

Arah tulisan Transkripsi Fonem Padanan dalam alfabet Yunani
(ragam pada prasasti Frigia Baru)[6]
ΑΒΓ⇒ 𐤡Α
a /a/, /a:/ Α
Β, 8 b /b/ Β
Γ g /g/ Γ
Δ, Λ Λ, Δ d /d/ Δ
Ε, , e /e/, /e:/ Ε, Η
F v /w/ ΟΥ
Ι Ι i /i/, /i:/ Ι, ΕΙ
Κ, , , 𐊜, , , 𐊜 k, , , 𐊜, /k/ Κ
l /l/ Λ
m /m/ Μ
n /n/ Ν
Ο Ο o /o/, /o:/ Ο, Ω
p /p/ Π
Ρ r /r/ Ρ
, , , , s /s/ Σ
Τ Τ t /t/ Τ
u /u/, /u:/ ΟΥ, O
, X , y /j/ Ι
, Φ, , , Φ, , /z/ (/zd/?) Ζ

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Obrador Cursach, Bartomeu (2018). Lexicon of the Phrygian Inscriptions (PDF). Doctoral dissertation, Universitat de Barcelona. hlm. 31–50. Diakses tanggal 2021-07-06.
  2. ^ Claude Brixhe (2008), 'Phrygian', in: Roger D. Woodard (ed.), The Ancient Languages of Asia Minor (Cambridge etc.: Cambridge University Press), pp. 69-80: p. 73: "a little less than one-third" was written from right to left. On the contrary, Obrador Cursach (2018), p. 35, implies that the majority was sinistroverse: according to him only a small minority ("66 out of 395" Old-Phrygian inscriptions) were "dextroverse". However, his comprehensive catalogue of inscriptions in the same book, pp. 349-420, shows that in fact 84 out of ca. 550 Old-Phrygian inscriptions listed) are marked "←", and therefore the minority is "sinistroverse" (reading from right to left), so Brixhe is right. Apparently on p. 35 Obrador Cursach has inadvertantly interchanged the words "dextroverse" and "sinistroverse".
  3. ^ Obrador Cursach (2018), p. 35.
  4. ^ Phonetic system in the Phrygian language (in Russian)
  5. ^ Obrador Cursach (2018), p. 34.
  6. ^ Obrador Cursach (2018), p. 55-58.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Bahasa Yunani

Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Graeco-Phrygian". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of

Dyeus

and New Phrygian Inscriptional Texts". In: Folia Orientalia 29: pp. 265-271. [2] Anthony, David W. (2007). The Horse, the Wheel, and Language: How Bronze-Age

Bahasa Yunani Kuno

"Unquestionably, however, Phrygian is most closely linked with Greek." (p. 72). Obrador-Cursach, Bartomeu (2019-12-01). "On the place of Phrygian among the Indo-European

Kota bawah tanah Derinkuyu

however, Phrygian is most closely linked with Greek." Swain, Simon; Adams, J. Maxwell; Janse, Mark (2002). Bilingualism in Ancient Society: Language Contact

Bahasa Frigia

Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Graeco-Phrygian". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of

Daftar bahasa menurut catatan tertulis pertama

University Press. hlm. 105–123. ISBN 978-0-521-68496-5. Brixhe, Claude (2008). "Phrygian". Dalam Woodard, Roger D. (ed.). The Ancient Languages of Asia Minor. Cambridge

Urartu

penduduk setempat yang berbahasa Hurrian (ini disebut "Teori Frigia" ("Phrygian theory"), pertama kali dikemukakan oleh Herodotus). Menurut Encyclopedia

Rumpun bahasa Helenik

Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Graeco-Phrygian". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of