📑 Table of Contents

Papiermark (pengucapan; bahasa Indonesia: "markah kertas", yang secara resmi disebut Mark, tanda: ) adalah mata uang Jerman dari 4 Agustus 1914[1] saat hubungan antara Goldmark dan emas ditiadakan, karena Perang Dunia I. Papiermark adalah mata uang yang dikeluarkan saat hiperinflasi di Jerman pada 1922 dan 1923.

Kutipan

sunting
  1. ^ Knapp, George Friedrich (1924), The State Theory of Money, Macmillan and Company, hlm. vxi

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Triliun

Bilangan prima Motzkin terbesar yang diketahui. Beberapa mata uang seperti papiermark Jerman dan pengő Hungaria memiliki uang kertas dengan angka ini. Ukuran

Reichsmark

antara Papiermark lama dan Reichsmark adalah 1 ℛℳ = 1012 Papiermark. Untuk menstabilitaskan ekonomi dan perpindahanya berjalan mulus, Papiermark tidak

Republik Weimar

787 km2 (181.000 sq mi) Penduduk • 1925 62,411,000 Mata uang 1919–23 "Papiermark" (ℳ) 1923–24 Rentenmark (R.M) 1924–33 Reichsmark (ℛℳ) Kode ISO 3166 DE

Rentenmark Jerman

uang ini terbagi menjadi 100 Rentenpfennig. Mata uang ini menggantikan papiermark Jerman. German historical Banknotes and Old Paper Money from Germany Diarsipkan

Kerajaan Prusia

Thaler Prusia (1750-1857) Vereinsthaler (1857-1871) Goldmark (1871-1914) Papiermark (dari 1914) Didahului oleh Digantikan oleh Brandenburg-Prusia Persemakmuran

Redenominasi

Unit Baru = × Unit Lama Tahun Rentenmark Jerman = 1.000 militar Papiermark 1923 Yuan emas Tiongkok = 3 juta Yuan lama 1948 Yuan perak Tiongkok [zh] = 500

Logaritma

Grafik logaritma memperlihatkan kenaikan harga mata uang goldmark di Papiermark selama berlangsungnya hiperinflasi di Jerman pada tahun 1920-an

Uang darurat

Bank sentral tidak dapat menyuplai uang yang cukup, dan Uang darurat (Papiermark) dikeluarkan lagi-kali ini dengan nilai sebesar ribuan, jutaan, dan miliaran