Odalan di Pura Besakih

Odalan atau Piodalan (Aksara Bali: ᬧᬶᬬᭀᬤᬮᬦ᭄) merupakan upacara keagamaan dalam agama Hindu di Bali yang dilaksanakan untuk memperingati hari lahir atau pendirian sebuah pura sebagai tempat suci. Istilah "odalan" berasal dari kata "wedal" yang berarti "keluar" atau "lahir". Upacara ini merupakan bentuk persembahan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) beserta seluruh manifestasinya.

Pelaksanaan odalan berbeda-beda mulai dari setiap 210 hari sekali berdasarkan kalender Pawukon, dan ada pula yang setahun sekali menurut kalender Saka. Selama odalan, rangkaian upacara meliputi pembersihan area pura, penyucian, persembahan sesaji, sembahyang bersama, serta berbagai aktivitas keagamaan lainnya.

Etimologi

sunting

Istilah "odalan" berasal dari kata "wedal" yang dalam bahasa Bali berarti "keluar" atau "lahir". Dengan demikian, odalan dimaknai sebagai hari peringatan diresmikannya atau disucikannya sebuah tempat suci sebagai tempat pemujaan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa).[1]

Selain istilah odalan atau piodalan, upacara ini juga dikenal dengan sebutan lain seperti pujawali, petoyan, atau petirtaan di beberapa daerah di Bali. Meskipun namanya berbeda, esensi dari upacara ini tetap sama, yaitu sebagai bentuk persembahan dan penghormatan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa beserta manifestasinya.[2]

Sejarah

sunting

Pelaksanaan odalan telah menjadi tradisi turun-temurun yang diwariskan dari generasi ke generasi. Sejarah tradisi odalan berakar dari perkembangan agama Hindu di Bali yang dimulai sekitar abad ke-8 Masehi. Pada masa itu, pengaruh Hindu mulai masuk ke Bali melalui hubungan perdagangan dan budaya dengan Jawa dan India.

Tradisi ini diyakini sudah berlangsung sejak masa kerajaan-kerajaan Hindu di Bali, terutama saat berkembangnya ajaran Siwa-Buddha pada abad ke-9 hingga ke-14. Pada masa pemerintahan Raja Udayana Warmadewa dan permaisurinya, Mahendradatta, sistem keagamaan Hindu semakin terstruktur dan banyak pura didirikan, sehingga tradisi odalan semakin kuat. Pendirian pura sebagai tempat pemujaan dewa-dewa Hindu menjadi bagian integral dari kehidupan spiritual masyarakat Bali. Setiap pura memiliki hari peringatan khusus yang ditetapkan berdasarkan kalender Bali, baik kalender Pawukon yang berputar setiap 210 hari maupun kalender Saka yang berputar setiap 12 bulan. Penetapan hari odalan biasanya didasarkan pada upacara penyucian pertama kali pura tersebut, seperti upacara Melaspas atau Ngenteg Linggih, yang menandai peresmian dan penyucian tempat suci tersebut.

Makna dan Tujuan

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Tresnawati, Ni Kadek Restu. "Mengenal Odalan atau Piodalan, Upacara Peringatan Suci Menurut Hindu di Bali". detikbali. Diakses tanggal 2025-02-27.
  2. ^ NusaBali. "Piodalan: Wujud Simbiosis Mutualisme Umat Hindu". www.nusabali.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-02-27.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Tokoh terkemuka yang disebutkan dalam berkas Epstein

yang berjumlah lebih dari 6 juta halaman yang merinci kegiatan kriminal pemodal Amerika Serikat dan terpidana pelaku kejahatan seksual anak Jeffrey Epstein

Jeffrey Epstein

Jeffrey Edward Epstein (20 Januari 1953 – 10 Agustus 2019) adalah seorang pemodal, pelaku kejahatan seks anak, dan perdagangan manusia berkebangsaan Amerika

Sunan Gresik

kegiatan perdagangan tersebut sebagai pelaku jual-beli, pemilik kapal atau pemodal. Setelah cukup mapan di masyarakat, Maulana Malik Ibrahim kemudian melakukan

Berkas Epstein

berjumlah lebih dari 6 juta halaman yang memerinci aktivitas kriminal pemodal Amerika Serikat sekaligus terpidana pelaku kejahatan seksual terhadap anak

George Soros

antisemitisme baru di Eropa. Soros, mengutip tuduhan bahwa ia adalah salah satu "pemodal Yahudi" yang, dalam istilah antisemitisme, "memerintah dunia melalui perantara"

Putri Madeleine, Adipatni Hälsingland dan Gästrikland

berada di urutan ke-9 dalam garis suksesi tahta Swedia. Ia menikah dengan pemodal Amerika, Christopher O'Neill pada 2013 dan memiliki tiga anak: Leonore

Hasan Nasbi

umum Gubernur DKI Jakarta 2012. Pada 2016, ia dan enam orang temannya memodali Teman Ahok sebesar Rp500 juta. Pada Januari 2023, ia melakukan perjanjian

Indovision

Efek Indonesia, dengan harga Rp 1.520/lembar. Pada saat itu, sempat masuk pemodal asing, yaitu dari Saban Capital dan Creador Capital, masing-masing sekitar