Perbandingan permeabilitas sederhana untuk: ferromagnet (µf), paramagnet(µp), ruang hampa(µ0) dan diamagnet (µd)

Dalam elektromagnetisme, permeabilitas adalah ukuran kemampuan sebuah material untuk menunjang terbentuknya medan magnet dalam material tersebut. Dapat juga dikatakan, derajat magnetisasi yang sebuah material dapat dalam merespon terhadap suatu medan magnet. Permeabilitas magnetik dilambangkan dengan huruf Yunani miring µ. Istilah ini pertama kali disebut bulan September 1885 oleh Oliver Heaviside. Kebalikan dari permeabilitas magnetik adalah reluktivitas magnetik.

Dalam satuan SI, permeabilitas diukur dalam henri per meter (H/m atau H·m−1), atau newtons per ampere persegi (N·A−2). Konstanta permeabilitas (µ0), atau dikenal juga dengan konstanta magnetik atau permeabilitas ruang hampa adalah ukuran besarnya hambatan yang muncul ketika membentuk medan magnet dalam ruang hampa klasik. Konstanta magnetik memiliki nilai eksak (didefinisikan)[1] adalah (µ0 = 4π × 10−7 H·m−1 ≈ 1.2566370614…×10−6 H·m−1 atau N·A−2).

Karakteristik material yang mirip adalah kepekaan magnetik (magnetic susceptibility), yang merupakan faktor berbanding lurus yang menunjukkan derajt magnetisasi sebuah material dalam merespon terhadap medan magnetik.

Referensi

sunting
  1. ^ "The NIST reference on fundamental physical constants". Physics.nist.gov. Diakses tanggal 2011-11-08.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Gaya g

konvensional di Bumi, g, sekitar 9,8 m/s2. Deziel, Chris. "How to Convert Newtons to G-Force". sciencing.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-01-29. Diakses

Eunice Newton Foote

Fairfield, Connecticut, Matthew Newton of Stonington, Connecticut, Newtons of Virginia, Newtons near Boston. Allen County Public Library Genealogy Center. De

Nabisco

Chips Ahoy! Bacon Dippers In A Biskit Lorna Doone Orchard Crisps Mallomars Newtons Nutter Butter Nilla Honey Maid Oreo Oreo Cakesters Premium Saltines Premium

Teori Warna

1793 Goethe telah merumuskan argumennya menentang Newton dalam esai "Über Newtons Hypothese der diversiven Refrangibilität" ( "Tentang hipotesis Newton tentang