Perm (ditulis juga sebagai Perem atau Permian) adalah zaman dalam skala waktu geologi yang berlangsung antara 299,0 ± 0,8 hingga 251,0 ± 0,4 juta tahun yang lalu. Zaman ini merupakan zaman terakhir dalam Masa Paleozoikum. Zaman Perem dibagi menjadi beberapa kala yaitu Lopingium, Guadalupium, dan Cisuralium. Pada akhir Zaman Perem, terjadi periode kepunahan massal yang dikenal sebagai "The Great Dying", dengan kematian hewan darat mencapai 80 persen dan kehidupan laut sebanyak 90 persen.[1]

Perem
299.0 ± 0.15 – 251.0 ± 0.024 Ma
Kronologi
Etimologi
Nama resmiFormal
Informasi penggunaan
Penggunaan regionalGlobal (ICS)
Skala waktuSkala waktu ICS
Rentang waktu
Satuan kronologisPeriode
Satuan stratigrafikSistem
Jangka waktu resmiFormal
Ambang batas jangka waktu
Bawah
Datum kemunculan pertama Conodont Streptognathodus isolatus bersama morphotype Streptognathodus wabaunsensis kronoklin.
Versi GSSP
Aidaralash, Pegunungan Ural, Kazakhstan
Peta50°14′45″N 57°53′29″E / 50.2458°N 57.8914°E / 50.2458; 57.8914
Ratifikasi GSSP
1996[3]

Data

sunting
  • Jumlah oksigen di atmosfer: 23% (115% kandungan atmosfer pada saat ini). Jumlah oksigennya pernah meningkat hingga 32% pada ≈ 285 jtl.[5]
  • Jumlah rata-rata karbon dioksida: 900 ppm (3 kali lipat jumlah CO2 pada masa pra-industri)
  • Suhu rata-rata permukaan: ~16oC (2oC di atas suhu pada zaman sekarang)
  • Ketinggian air laut: 60 meter lebih tinggi dari pada saat ini, meningkat pada Perem Tengah, lalu menurun pada Perem Akhir.[6]

Kondisi Cuaca

sunting

Pada awal periode, cuaca masih dingin, karena masih berdampak dari zaman es yang terjadi pada periode Karbon.[7] Gletser mulai berkurang pada pertengahan periode, petanda bahwa cuaca menghangat. Di akhir periode, pengeringan terus terjadi, tetapi terkadang terjadi siklus teratur antara cuaca dingin dan kering.[7]

Kehidupan

sunting

Selama periode Perem, tetrapoda seperti amfibi, Sauropsida dan Synapsida, yang berevolusi selama periode karbon, terdiversifikasi dan mulai menjadi umum. Pohon modern pertama, seperti konifer, ginkgo dan cycad muncul.[8]

Serangga juga muncul pada periode ini. Kumbang (Coleoptera) pertama muncul; begitu juga dengan lalat (Diptera). 22 dari 36 ordo serangga yang diketahui muncul pada periode Perem. Beberapa punah pada peristiwa kepunahan Perem-Trias, tetapi beberapa selamat, dan terus berkembang pada masa Mesozoik. Diakhir periode, serangga menjadi filum terbesar, dalam segi banyaknya spesies.[9][10]

Leluhur kecoak (Blattopterans) adalah serangga yang umum pada periode ini, dan capung pertama muncul.[11][12][13]

Referensi

sunting
  1. ^ "Bagaimana Kepunahan di Periode Permian Dijelaskan? - National Geographic". nationalgeographic.grid.id. Diakses tanggal 2020-08-25.
  2. ^ "Chart/Time Scale". www.stratigraphy.org. International Commission on Stratigraphy.
  3. ^ Davydov, Vladimir; Glenister, Brian; Spinosa, Claude; Ritter, Scott; Chernykh, V.; Wardlaw, B.; Snyder, W. (March 1998). "Proposal of Aidaralash as Global Stratotype Section and Point (GSSP) for base of the Permian System" (PDF). Episodes. 21: 11–18. doi:10.18814/epiiugs/1998/v21i1/003. Diakses tanggal 7 December 2020.
  4. ^ Hongfu, Yin; Kexin, Zhang; Jinnan, Tong; Zunyi, Yang; Shunbao, Wu (June 2001). "The Global Stratotype Section and Point (GSSP) of the Permian-Triassic Boundary" (PDF). Episodes. 24 (2): 102–114. doi:10.18814/epiiugs/2001/v24i2/004. Diakses tanggal 8 December 2020.
  5. ^ History of the Earth, diakses tanggal 2023-02-02
  6. ^ Haq B.U. & Schutter S.R. 2008. "A chronology of Paleozoic sea-level changes". Science. 322 (5898): 64–68. doi:10.1126/science.1161648. PMID 18832639. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  7. ^ a b "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-04-28. Diakses tanggal 2011-02-12. Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  8. ^ Levin, Harold L. 2005. The Earth through time. 8th ed, Wiley, N.Y. Chapter 4: The fossil record.
  9. ^ or class, depending on how they are classified.
  10. ^ Wooton R.J. 1990. Major insect radiations. In P.D. Taylor & G.P. Larwood eds. Major evolutionary radiations. Oxford.
  11. ^ Zimmerman E.C. 1948. Insects of Hawaii. vol II, Univ. Hawaii Press
  12. ^ Grzimek, Bernhard (ed) 1975. Grzimek's animal life encyclopedia, vol 22 Insects. Van Nostrand Reinhold, N.Y.
  13. ^ Riek E.F. & Kukalova-Peck J. 1984. A new interpretation of dragonfly wing venation based on early Upper Carboniferous fossils from Argentina (Insecta: Odonatoida) and basic character states in pterygote wings. Can. J. Zool. 62; 1150-1160.

Pranala luar

sunting

Skala waktu geologi: eon dan era
(dalam juta tahun)

PaleoproterozoikumMesoproterozoikum

HadeanArkeanProterozoikumFanerozoikumPrakambriumera (geologi)eon



📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Skala magnitudo momen

Skala magnitudo momen (Bahasa Inggris: Moment magnitude scale), atau dikenal Skala magnitudo sering disingkat M w {\displaystyle M_{\mathrm {w} }} atau

Kitosan

Cheng CY, Li YK. 2000. An Aspergillus chitosanase with potential for large scale preparation of chitosan oligosaccharides. Biotechnol Appl Biochem 32:197-203

Skala model kereta api

(NMRA) dalam skala paling populer. Meskipun scale (skala) dan gauge (lebar sepur) sering tertukar, scale bermakna "perbandingan satuan ukuran pada model

Sword Art Online The Movie: Ordinal Scale

Sword Art Online The Movie: Ordinal Scale (劇場版 ソードアート・オンライン -オーディナル・スケール-code: ja is deprecated , Gekijō-ban Sōdo Āto Onrain -Ōdinaru Sukēru-) adalah

Degree Angular Scale Interferometer

Degree Angular Scale Interferometer (DASI) ialah sebuah teleskop yang dipasang di Stasiun Kutub Amundsen-Scott milik Badan Keilmuan Nasional A.S. di Antartika

Paramount land

Magazines. Housing Estate Awards. The Most Favorite Landed Housing Township Scale in Tangerang, from Housing Estate Magazines. Indonesian Achievement & Best

Isosorbid dinitrat

deleterious in ischemic heart disease: A study using the databases from two large-scale postinfarction studies. Multicenter Myocardial Ischemia Research Group"

4-Aminofenol

"Electroreduction of nitrobenzene to p-aminophenol using voltammetric and semipilot scale preparative electrolysis techniques", Journal of Applied Electrochemistry