Misil-misil IRBM dan MRBM.

Peluru kendali balistik jangka menengah (bahasa Inggris: medium-range ballistic missile, disingkat MRBM) adalah sebuah jenis misil balistik dengan jangka menengah, klasifikasi terakhir ini tergantung pada standar organisasi tertentu. Dalam standar Departemen Pertahanan AS, misil jangka menengah diartikan memiliki jangkauan maksimum antara 1.000 dan 3.000 km.[1] Dalam istilah modern, MRBM adalah bagian dari pengelompokan besar peluru kendali balistik teater, yang meliputi misil balistik manapun dengan jangkauan kurang dari 3.500 km.

MRBM spesifik

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ National Air and Space Intelligence Center (March 2006). "Ballistic and Cruise Missile Threat" (PDF). United States Air Force. Diakses tanggal 22 October 2012.
  2. ^ http://www.aame.in/2012/11/nuclear-capable-agni-1-ballistic.html
  3. ^ "Pakistan Conducts Successful test launch of Shaheen III". Express Tribune. 9 March 2015. Diakses tanggal 9 March 2015.
  4. ^ http://www.mid-day.com/articles/test-launch-of-pakistans-shaheen-iii-surface-to-surface-ballistic-missile-successful/16046188
  5. ^ "Giant leap: Agni-V, India's 1st ICBM, fired successfully from canister".
  6. ^ "Missile Thread". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-03-16. Diakses tanggal 2017-02-20.
  7. ^ "Ajaibnya Rudal RX 750 Buatan Indonesia Buat Negara Lain Segan dengan NKRI". Zona Jakarta.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Rudal balistik jarak menengah

Rudal balistik jarak menengah (medium-range ballistic missile, MRBM) adalah jenis rudal balistik dengan jangkauan antara 1.000 hingga 3.000 kilometer.

Rudal balistik jarak menengah antara

hingga 5.500 km, dikategorikan di antara rudal balistik jarak menengah (MRBM) dan rudal balistik antarbenua (ICBM). Mengklasifikasikan rudal balistik

Kapal patroli lepas pantai kelas Thaon di Revel

dengan rudal anti-pesawat Aster, termasuk 30 NT baru, yang mampu mencegat MRBM. Versi 'Full' mencakup Active Towed Array Sonar dan rangkaian lengkap EW:

R-12 Dvina

R-12 (Indeks Grau: 8K63, Kiril: 8К63) adalah rudal balistik jarak menengah (MRBM) yang dikembangkan dan digunakan oleh Uni Soviet selama Perang Dingin. NATO

Hwasong-9

kependekan dari Scud Extended Range) adalah rudal balistik jarak menengah (MRBM) yang dikembangkan oleh Korea Utara. Rudal ini merupakan versi jangkauan

Peluru kendali balistik antarbenua

lainnya: rudal balistik jarak menengah (IRBM), rudal balistik jarak sedang (MRBM), rudal balistik jarak pendek (SRBM), dan rudal balistik taktis. Desain practical

Peluru kendali balistik

Peluru kendali balistik jarak menengah (medium-range ballistic missile atau MRBM) meiliki jangkauan antara 1.000 sampai 2.500 km. Intermediate-range ballistic

Rodong-1

nama resmi Korea Utara: Hwasong-7) adalah rudal balistik jarak menengah (MRBM) yang dikembangkan oleh Korea Utara. Rudal ini merupakan salah satu sistem