Daerah koloni-koloni di Yunani Besar beserta dialeknya.

Yunani Besar (Latin: Magna Graecia, Yunani: Μεγάλη Ἑλλάς, Megálē Hellás) adalah nama untuk daerah pesisir di Italia Selatan di teluk Taranto yang pernah ditinggali oleh orang-orang Yunani, terutama oleh koloni orang Akhaea dari Tatentium, Krotone dan Sybari.[1] Para pendatang yang mulai tiba pada abad kedelapan SM juga membawa kebudayaan Yunani bersama mereka yang di kemudian hari ikut memengaruhi kebudayaan Romawi kuno.

Referensi

sunting
  1. ^ The Oxford Companion to Classical Litrature, Paul Harvey, 1927,1955, p258

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Mazhab Elea

adalah Parmenides, Zenon, dan Melissos, meskipun para filsuf mazhab Megale Hellas lainnya seperti Xenofanes dan Empedokles terkadang juga digolongkan

Bahasa Yunani Ionia

Aegea utara, Laut Hitam, dan wilayah Laut Tengah bagian barat, termasuk Megale Hellas di Sisilia dan Semenanjung Italia. Dialek Ionia umumnya dibagi menjadi

Sikeloi

Sikeloi kemudian dengan cepat mengikuti dan menyatu dengan budaya Megale Hellas. Penggalian arkeologi telah menunjukkan beberapa pengaruh Yunani Mikenai

Suku Lokris

Opus, serta koloni terpenting mereka adalah kota Lokri Epizefyria di Megale Hellas, yang masih menyandang nama Locri. Tokoh-tokoh terkemuka dari suku ini

Metapontion

Yunani Kuno: Μεταπόντιονcode: grc is deprecated ) adalah kota penting di Megale Hellas, terletak di teluk Tarentum, antara sungai Bradanus dan Casuentus (Basento

Elea

Ἐλέαcode: grc is deprecated , translit. Eléa) adalah sebuah kota kuno di Megale Hellas di pesisir Laut Tirenia. Kota ini didirikan oleh orang-orang Yunani

Hamilkar I

dengan Timur Tengah terputus karena sepenuhnya dikuasai Yunani dan Megale Hellas melarang adanya pedagang Kartago. Hal tersebut menyebabkan berkembangnya

Mazhab Ionia (filsafat)

Diogenes Laertios membagi filsafat pra-Sokrates menjadi Mazhab Ionia dan Megale Hellas. Keselarasan mazhab ini pertama kali diakui oleh Aristoteles yang menyebut