Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |

Institut Arkeologi Klasik dan Arkeologi Bizantium di Universitas Ruprecht-Karls Heidelberg (sebelumnya bernama Institut Arkeologi hingga 2004, kemudian Seminar Arkeologi Klasik 2004–2005, dan Institut Arkeologi Klasik 2005–2019) adalah sebuah institut universitas yang mengkhususkan diri pada Arkeologi Klasik dan Bizantium.
Arkeologi telah diajarkan di Heidelberg sejak 1804, awalnya masih termasuk dalam Departemen Filologi Klasik, dan institut ini secara resmi didirikan pada tahun 1866. Di bawah kepemimpinan banyak peneliti terkemuka, institut ini telah mengembangkan berbagai fokus penelitian dan pengajaran. Dalam pemahaman yang luas mengenai disiplin Arkeologi Klasik, institut ini misalnya juga meneliti Perunggu Aegean serta arkeologi Romawi provinsial.
Institut ini menjadi tempat penyimpanan Corpus Segel Minoa dan Mykenai dan mengelola Museum Kuno Universitas Heidelberg. Saat ini, terdapat sekitar 300 mahasiswa terdaftar di institut ini. Institut ini berlokasi di Gedung Kolese (Kollegiengebäude) di Marstall di Kota Tua Heidelberg.
Sejarah
sunting
Arkeologi Klasik di Universitas Heidelberg berawal dari filolog kuno Friedrich Creuzer,[1] yang diangkat pada tahun 1804 dan memiliki minat penelitian khusus pada mitologi Yunani. Berdasarkan minat tersebut, ia juga menekuni disiplin lain dalam ilmu pengetahuan klasik. Selama masa jabatannya di Heidelberg,[2] Creuzer memberikan kuliah arkeologi, mulai tahun 1807 di “Seminar Filologis-Pedagogis” yang ia ikut dirikan, dan setelah pemisahannya pada 1818, ia melanjutkan di Seminar Filologis yang baru. Sejak 1810, ia menyelenggarakan secara berkala setiap dua tahun kuliah sistematis mengenai arkeologi, yang pada saat itu sebagian besar berfokus pada analisis seni Yunani.
Meskipun jarang meninggalkan Heidelberg, Creuzer memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan internasional arkeologi melalui korespondensi dan publikasinya. Ia juga meneliti sejarah lokal, misalnya menulis karya berjudul “Zur Geschichte alt-römischer Cultur am Ober-Rhein und Neckar” pada 1833, dan lima tahun kemudian mempublikasikan secara rinci sebuah Mithraeum yang baru digali di Heidelberg Romawi. Koleksi pribadi Creuzer berupa koin dan cetakan gipsinya diperluas secara signifikan pada 1834 melalui sumbangan, yang kemudian menjadi dasar koleksi antik Institut yang dikenal sebagai “Antiquarium Creuzerianum”.
Pengganti Creuzer, Karl Zell, awalnya juga seorang filolog, tetapi pada saat pengangkatannya pada 1846, ia secara khusus dipanggil ke Heidelberg untuk memegang “Kursi Profesi Arkeologi”. Zell lebih dikenal sebagai politisi pendidikan daripada arkeolog. Ia menjadi anggota Dewan Kedua Badische Ständeversammlung dari 1848 hingga 1853.[3] Pada 18 Februari 1848, pemerintah Baden untuk pertama kalinya menyediakan dana untuk pengadaan bahan ajar bagi Zell. Pada tahun yang sama, Zell berhasil memperoleh ruang di perpustakaan universitas yang digunakan baik untuk koleksi arkeologi maupun kuliahnya.
Setelah Zell pensiun pada 1855, Karl Bernhard Stark menjadi penggantinya.[4] Stark berulang kali mengajukan permohonan dana tetap untuk arkeologi, yang baru disetujui pada 1862. Empat tahun kemudian, pada 1866, akhirnya memungkinkan didirikannya Institut Arkeologi yang mandiri.
Referensi
sunting- ^ Engehausen, Frank; Schlechter, Armin; Schwindt, Jürgen Paul (2008). Friedrich Creuzer 1771-1858: Philologie und Mythologie im Zeitalter der Romantik Begleitband zur Ausstellung in der Universitätsbibliothek Heidelberg 12. Februar - 8. Mai 2008. Schriften. Heidelberg: Verl. Regionalkultur. ISBN 978-3-89735-530-9.
- ^ von Savigny, Friedrich Karl (1960-12-31). Brief an Friedrich Creuzer vom 5. 8. 1820. De Gruyter. hlm. 284–284. ISBN 978-3-11-084807-6.
- ^ Montgomery, Henry C. (1951-07-01). "Ganymed: Heidelberger Beiträge zur antiken Kunstgeschichte. By Reinhard Herbig". American Journal of Archaeology. 55 (3): 274–275. doi:10.2307/500983. ISSN 0002-9114.
- ^ Zenzen, Nicolas (2016). Objekte erzählen Geschichte(n): 150 Jahre Institut für Klassische Archäologie eine Ausstellung im Universitätsmuseum Heidelberg 26. Oktober 2016 bis 18. April 2017. Universitätsmuseum. Heidelberg: Universität Heidelberg, Zentrum für Altertumswissenschaften, Institut für Klassische Archäologie. ISBN 978-3-00-054315-9.









