Everton
Nama lengkapEverton Football Club
JulukanThe Toffees, The Blue Marcy
Berdiri1878; 148 tahun lalu (1878)
(bernama St. Domingo Football Club)
StadionStadion Hill Dickinson
(Kapasitas: 52.769)
PemilikAmerika Serikat Dan Friedkin
KetuaAmerika Serikat Marc Watts
ManajerSkotlandia David Moyes
LigaLiga Utama Inggris
2025–2026Liga Utama Inggris, ke-13 dari 20
Situs webSitus web resmi klub
Kostum kandang
Kostum tandang
Kostum ketiga
Musim ini

Everton Football Club (/ˈɛvərtən/) adalah sebuah klub sepak bola profesional yang bermarkas di Kota Liverpool, Inggris yang saat ini berkompetisi di Liga Premier, divisi teratas Liga Inggris. Klub ini merupakan rival dari klub sekota Liverpool. Klub ini adalah salah satu pendiri dari Liga Sepak bola Inggris dan telah berkompetisi di divisi teratas selama 117 musim sejak diciptakannya Liga Sepak bola Inggris, hanya melewatkan empat musim kompetisi papan atas (1930–31, 1951–52, 1952–53, 1953 –54).[1] Klub ini juga merupakan salah satu pendiri Liga Premier ketika dibentuk pada tahun 1992.

Didirikan pada tahun 1878, Everton pertama kali memenangkan Divisi Pertama pada musim 1890-91. Setelah memenangkan lagi empat Divisi Pertama dan dua Piala FA, pretasi Everton seperti berhenti pasca-Perang Dunia II dan baru bangkit lagi pada tahun 1960-an. Periode keemasan berikutnya datang pada pertengahan 1980-an, ketika Everton memenangkan dua Divisi Pertama, satu Piala FA, dan Piala Winners UEFA 1985. Trofi besar terakhir klub adalah Piala FA 1995.

Sejarah

sunting

Pada saat didirikan klub ini bernama St. Domingo F.C. dengan tujuan agar jemaah disekitar Gereja St. Domingo dapat mengikuti olahraga di luar musim panas saat mereka jeda bermain kriket. Diawal pembentukan Everton, tim ini bermain lapangan Stanley Park tanpa ada ruang ganti dan harus membawa tiang gawang sendiri ke lapangan. Klub berubah nama menjadi Everton setahun kemudian, agar bisa menampung orang dari luar jamaah yang ingin berpartisipasi. Seragam “Royal Blue” baru dikampanyekan penggunaannya pada musim 1901/1902.

Gelar liga pertama mereka raih pada musim 1890-91. Bergabungnya Dixie Dean pada tahun 1925 memengaruhi kesuksesan "The Toffees" menjuarai kompetisi musim 1927-28. Dan setelah lima gelar liga dan dua trofi Piala FA kemudian, pretasi Everton seperti berhenti dan baru bangkit lagi pada tahun 1960-an. Dua gelar liga dan satu trofi Piala FA menjadi bukti kesuksesan pada periode tersebut.

Pada tahun 1980-an, Everton kembali menikmati periode keemasan. Setelah penunjukan manajer Howard Kendall pada tahun 1981, Toffees berhasil meraih dua gelar liga pada musim 1984-85 dan 1986-87 dan satu trofi Piala FA 1984. Gelar domestik tersebut dilengkapi pula dengan trofi Piala Winners UEFA 1984-85, yang menjadi satu-satunya gelar Eropa yang pernah direngkuh Everton hingga saat ini. Akibat Tragedi Heysel, Everton tidak dapat ikut berkompetisi di Eropa. Tragedi tersebut membuat klub-klub Inggris tidak diperbolehkan mengikuti kompetisi Eropa selama lima tahun. Everton pun gagal memperoleh peluang mengulangi sukses tim-tim Inggris di kejuaraan antarklub Eropa selama periode 1980-an.

Ketika larangan tersebut dicabut oleh UEFA dan Inggris memasuki era Liga Premier, prestasi Everton mulai menurun. Setelah menjuarai Piala FA 1995, prestasi Everton cendrung menurun. Kedatangan manajer Joe Royle pada tahun 1994 sempat membuat klub disegani dan Everton sukses menduduki peringkat keenam Liga Premier musim 1995-96.

Penampilan Everton kembali menurun, hingga akhirnya David Moyes datang. Manajer asal Skotlandia ini menyelamatkan Everton dari ancaman degradasi pada musim 2001-02. Tangan dingin Moyes berhasil mengangkat kembali penampilan tim.

Financial Fair Play

sunting

Pada 18 November 2023, Penyelidikan yang di lakukan Premier League menyimpulkan bahwa Everton melanggar peraturan Financial Fair Play setelah melaporkan kerugian sebesar 124,5 juta poundsterling selama tiga tahun, di mana berdasarkan peraturan Liga Premier, klub diperbolehkan kehilangan maksimum 105 juta poundsterling selama tiga tahun. Akibatnya, Everton dikurangi 10 poin, hukuman terberat dalam sejarah Liga Premier. Saat itu, Everton mengumpulkan 14 poin setelah 12 pertandingan, duduk di urutan ke-14 dalam tabel liga Inggris, pengurangan poin tersebut menjatuhkan Everton ke peringkat ke-19, di zona degradasi Liga Utama Inggris.

Dalam Pernyataan Klub, Everton berkomentar dengan menyatakan bahwa mereka "terkejut dan kecewa dengan keputusan Komisi Liga Utama" dan bahwa klub sudah mengomunikasikannya " niatnya untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut ke Liga Premier." [2]


Pemain

sunting

Skuad utama

sunting

Akurat per 6 Agustus 2025.[3]
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Negara Pemain
1 GK Inggris ENG Jordan Pickford
2 DF Skotlandia SCO Nathan Patterson
5 DF Inggris ENG Michael Keane
6 DF Inggris ENG James Tarkowski (Wakil kapten)
7 FW Inggris ENG Dwight McNeil
10 FW Senegal SEN Iliman Ndiaye
14 FW Guinea-Bissau GNB Beto
15 DF Republik Irlandia IRL Jake O'Brien
16 MF Mali MLI Abdoulaye Doucouré
17 FW Portugal POR Youssef Chermiti
19 DF Ukraina UKR Vitaliy Mykolenko
23 DF Republik Irlandia IRL Séamus Coleman (Kapten)
No. Pos. Negara Pemain
24 MF Argentina ARG Carlos Alcaraz
27 MF Senegal SEN Idrissa Gueye
32 DF Inggris ENG Jarrad Branthwaite
37 MF Inggris ENG James Garner
42 MF Inggris ENG Tim Iroegbunam
45 MF Inggris ENG Harrison Armstrong
53 GK Inggris ENG Harry Tyrer
GK Republik Irlandia IRL Mark Travers
DF Maroko MAR Adam Aznou
FW Prancis FRA Thierno Barry
MF Inggris ENG Kiernan Dewsbury-Hall

Dipinjamkan

sunting

Pemain Tahunan

sunting
Tahun Pemenang
2005/06 Spanyol Mikel Arteta
2006/07 Spanyol Mikel Arteta
2007/08 Inggris Joleon Lescott
2008/09 Inggris Phil Jagielka
2009/10 Afrika Selatan Steven Pienaar
2010/11 Inggris Leighton Baines
2011/12 Belanda John Heitinga
2012/13 Inggris Leighton Baines
2013/14 Republik Irlandia Séamus Coleman
2014/15 Inggris Phil Jagielka
2015/16 Inggris Gareth Barry
2016/17 Belgia Romelu Lukaku
2017/18 Inggris Jordan Pickford
2018/19 Prancis Lucas Digne
2019/20 Brasil Richarlison

Tim Manajemen

sunting
Per 13 September 2020.
Posisi Nama
Direktur sepak bola Marcel Brands[4]
Manajer Sean Dyche
Asisten Manajer Duncan Ferguson
Asisten Manajer Davide Ancelotti
Kepala Pelatihan Kondisi Fisik Francesco Mauri
Ilmuwan Keolahragaan dan Penganalisis Data Luca Guerra
Penganalisis Video Simone Montanaro
Pelatih Kebugaran Manuel Morabito
Pelatih Kiper Alan Kelly Jr.
Manajer U-23 David Unsworth
Asisten Manajer U-23 John Ebbrell
Manajer U-18 Paul Tait
Asisten Manajer U-18 Francis Jeffers
Direktur Akademi David Unsworth
Pelatih Pengembangan Bakat Leighton Baines
Koordinator Pengembangan Profesional Martin Dobson[5]

Prestasi

sunting

Domestik

sunting

Divisi Utama

  • Champions: (9) – 1890–91, 1914–15, 1927–28, 1931–32, 1938–39, 1962–63, 1969–70, 1984–85, 1986–87
  • Runners-up: (7) – 1889–90, 1894–95, 1901–02, 1904–05, 1908–09, 1911–12, 1985–86

Divisi Dua

  • Champions: (1) – 1930–31
  • Runners-up: (1) – 1953–54

Piala FA

  • Winners: (5) – 1906, 1933, 1966, 1984, 1995
  • Runners-up: (8) – 1893, 1897, 1907, 1968, 1985, 1986, 1989, 2009

Piala Liga

  • Runners-up: (2) – 1977, 1984

FA Charity Shield

  • Winners: (9) – 1928, 1932, 1963, 1970, 1984, 1985, 1986 (juara bersama), 1987, 1995
  • Runners-up: (2) – 1933, 1966

Full Members Cup

  • Runners-up: (2) – 1989, 1991

Eropa

sunting

Piala Winners UEFA

  • Winners: (1) – 1985

Referensi

sunting
  1. ^ "Seasons in English Top Flight Football by Clubs 1888-89 to 2019-20". MyFootballFacts.com.
  2. ^ "Everton Dihukum Pengurangan 10 Poin, Nasib The Toffees di Premier League Terancam". AyoBadung.
  3. ^ "Men". evertonfc.com (dalam bahasa Inggris). Everton Football Club. Diakses tanggal 6 Agustus 2025.
  4. ^ "Brands Becomes Everton's New Director Of Football". www.evertonfc.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-05-17. Diakses tanggal 17 Mei 2018.
  5. ^ Prentice, David (28 Februari 2018). "Martin Dobson succeeds Joe Royle as Everton professional development co-ordinator". Liverpool Echo. Diakses tanggal 16 Maret 2018.

Lihat juga

sunting

Sumber buku

sunting

Pranala luar

sunting

Templat:Everton F.C.

Templat:Klub asli Divisi Pertama

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Dan Travers

Dan Travers (juga dikenal sebagai Daniel Travers; lahir 16 Juni 1956) adalah mantan pemain bulutangkis Inggris dan pelatih Nasional. Travers adalah peraih

AFC Bournemouth

Enes Ünal 27 DF  UKR Illya Zabarnyi 29 MF  DEN Philip Billing 35 DF  WAL Owen Bevan 37 DF  ENG Max Aarons 40 GK  ENG Will Dennis 42 GK  IRL Mark Travers

Severance (seri televisi)

John Turturro, Christopher Walken, dan Patricia Arquette . Plot mengikuti Mark (Scott), seorang karyawan Lumon Industries yang menyetujui program "pesangon"

Mark Christiansen

Mark Christiansen adalah mantan pemain bulu tangkis putra dari Denmark. Ia memenangkan medali perunggu di Kejuaraan Dunia IBF 1985 di ganda putra bersama

Biawak

Biawak Merak atau Biawak Kerdil Pulau Rote Varanus bangonorum WELTON, TRAVERS, SILER & BROWN, 2014 – Biawak Bangon Varanus baritji KING & HORNER, 1987

Top Hat

Amerika yang bernama Jerry Travers. Film tersebut ditulis oleh Allan Scott dan Dwight Taylor. Film tersebut disutradarai oleh Mark Sandrich. Lagu-lagunya

Billy Gilliland

pasangannya, antara tahun 1976 dan 1987. Dengan pasangan tetapnya Dan Travers, ia memenangkan sembilan gelar ganda putra nasional Skotlandia selama periode

James Franco

Diarsipkan dari asli tanggal 2021-01-27. Diakses tanggal February 25, 2015. Travers, Peter (March 7, 2013). "Oz the Great and Powerful". Rolling Stone. Diarsipkan