Loess di Vicksburg, Mississippi, Amerika Serikat

Loess (dari Jerman: Löss) adalah sedimen klastik, sebagian besar berukuran lanau yang dibentuk oleh akumulasi debu yang tertiup angin. Sepuluh persen dari luas daratan bumi ditutupi oleh loess atau endapan serupa.[1]

Loess adalah endapan periglasial atau aeolian (terbawa angin), yang diartikan sebagai timbunan yang terdiri dari lempung dengan keseimbangan pasir dan lanau yang kira-kira sama (dengan ukuran butir tipikal 20 hingga 50 mikrometer),[2][3] sebesar kurang lebih 20%, yang seringkali tersementasi secara longgar oleh kalsium karbonat. Biasanya, gahagas bersifat homogen dan sangat berpori serta memiliki kapiler vertikal yang memungkinkan sedimen tersebut rengkah dan membentuk tebing vertikal.

Sifat

sunting

Loess bersifat homogen, berpori, gembur, berwarna kuning pucat atau kuning gading, sedikit koheren, biasanya tidak berlapis, dan seringkali berkapur. Butiran gahagas bersegi, dengan sedikit bulat, dan tersusun dari kristal kuarsa, feldspar, mika, atau mineral lainnya. Loess digambarkan sebagai tanah yang kaya dan berdebu.[4]

Referensi

sunting
  1. ^ Vasiljevic, D. A.; Markovic, S. B.; Hose, T. A.; Smalley, I.; O'Hara-Dhand, K.; Basarin, B.; Lukic, T.; Vujicic, M. D. (2011). "Loess Towards (Geo) Tourism – Proposed Application on Loess in Vojvodina Region (North Serbia)". Acta geographica Slovenica (dalam bahasa Slovenia). 51 (2): 390–406. doi:10.3986/AGS51305.
  2. ^ Smalley, I. J.; Derbyshire, E. (1990). "The definition of 'ice-sheet' and 'mountain' loess". Area 22. hlm. 300–01.
  3. ^ Donahue, Miller, Shickluna (1977). Soils: An Introduction to Soils and Plant Growth (Edisi 4th). Prentice Hall.
  4. ^ Pearson Prentice Hall - World Studies - Europe and Russia


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Dataran Tinggi Loess

Dataran Tinggi Loess atau Loess Plateau juga dikenal sebagai Huangtu Plateau (Hanzi: 黃土高原; Pinyin: Huángtǔ Gāoyuán; harfiah: 'Dataran Tinggi Tanah Kuning')

Sejarah Tiongkok

Sungai Kuning dinamakan demikian disebabkan terdapatnya debu sedimen (loess) yang bertumpuk di tepi sungai dan tanah sekitarnya, yang kemudian setelah

Pleistosen

disebut loess. Loess secara lokal tebalnya lebih dari 100 meter (328 kaki), menutupi lereng bukit dan membentuk dataran tinggi dan dataran tinggi loess. Loess

Kebudayaan Shajing

hasilnya adalah temuan kompleks permukiman yang dilindungi dinding berbahan loess yang dipadatkan. Konteks ekologi kebudayaan Shajing adalah kekeringan umum

Debu

pasir atau granulat). Di atmosfer Bumi, debu berasal dari sejumlah sumber: loess yang disebarkan melalui angin, letusan gunung berapi, pencemaran, dll. Debu

Sungai Kuning

sedimen yang terbuang ke air saat sungai mengalir melalui Dataran Tinggi Loess. Cekungan Sungai Kuning merupakan tempat lahirnya peradaban Tiongkok kuno

Gempa bumi

sisa dan koluvial, tanah vulkanik yang mengandung lempung sensitif, tanah loess, tanah tersementasi, alluvium granular, endapan delta granular, dan man-granular

Pasta

yang terletak di tepi Sungai Kuning. Di bawah lapisan tanah jenis tanah loess yang tebal di situs penggalian yang sudah rusak akibat gempa bumi dan banjir