Serif & San Serif

Dalam tipografi, huruf tanpa kait atau huruf nirkait (bahasa Inggris: sans-serif) adalah jenis huruf yang tidak memiliki kait pada bagian ujung strokes. kata sans, yang berasal dari bahasa Prancis, memiliki arti tanpa, sedangkan serif adalah bagian yang berbentuk kait di ujung strokes. Rupa huruf sans-serif dalam beberapa literatur tipografi juga sering disebut Grotesque (bahasa Jerman: Grotesk) di Britania Raya, negara-negara Persemakmuran, Eropa atau Gothic di Amerika Utara dan Asia Timur.

Huruf tanpa kait mulai populer pada awal abad ke-20, saat ini huruf tanpa kait sering digunakan sebagai teks pada penggunaan digital dan tampilan di layar komputer, karena tingkat keterbacaan (legibility) yang cukup tinggi dibandingkan dengan huruf berkait. Pada penggunaan digital dan layar komputer resolusi rendah, kait pada huruf berkait sering tampak hilang ataupun terlalu besar, sehingga menggangu tingkat keterbacaan.

Klasifikasi rupa huruf tanpa kait

sunting

Berdasarkan bentuk rupa hurufnya, huruf tanpa kait dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

Kelompok huruf tanpa kait

sunting

Lihat juga

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Tipografi

yang dimiliki adalah dekoratif dan ornamental. Kejelasan bentuk huruf (legibility) adalah tingkat kemudahan mata mengenali suatu karakter / rupa huruf /

Rupa huruf berkait

sering tampak hilang ataupun terlalu besar, sehingga menggangu tingkat legibility dan keterbacaan. Old Style; Contoh: Adobe Jenson, Arno, Berkeley Old Style

Bildungsroman

Diakses tanggal 24 November 2013. Hanlon, Aaron (2019). "Fanny Hill and the Legibility of Consent". ELH. 86 (4): 941–966. doi:10.1353/elh.2019.0035. McCracken

Samuel Indratma

Town Red". Latitudes. 20. Lee, Doreen (2015). "A troubled vernacular: Legibility and presence in Indonesian activist art". The Journal of Asian Studies

Sejarah kartografi

Phillips, R.; De Lucia, A.; Skelton, A (1975). "Some Objective Tests of the Legibility of Relief Maps". The Cartographic Journal. 12: 39–46. doi:10.1179/caj

Evidensialitas

'Evidentials as Generalized Functional Heads.' in A.M. diScuillo, ed. Interface Legibility at the Edge. Oxford University Press. Valenzuela, Pilar M. (2003). Evidentiality

Rupa huruf

terbatas. Agar font tetap terlihat baik di ukuran kecil tanpa kehilangan legibility nya, para pembuat software membuat teknik antialiasing, teknik ini bekerja

Robert Guiscard

"Arabic Inscriptions in the Capella Palatina: Performativity, Audience, Legibility and Illegibility". Dalam Eastmond, Antony (ed.). Viewing Inscriptions