Infobox orangKitbuqa
Biografi
Kelahiran13 abad Suntingan nilai di Wikidata
Kekaisaran Mongol Suntingan nilai di Wikidata
Kematian3 September 1260 (Kalender Masehi Gregorius) Suntingan nilai di Wikidata
Sumur Harod Suntingan nilai di Wikidata
Penyebab kematianPemancungan Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaNestorianisme Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpemimpin militer Suntingan nilai di Wikidata
KonflikKampanye Mongol melawan Nizari, Pengepungan Baghdad dan Pertempuran Ain Jalut Suntingan nilai di Wikidata

Kitbuqa Noyen (bahasa Mongolia: Китбука Нойен) adalah seorang panglima perang Mongol yang beragama Kristen pada masa kekuasaan Hulagu Khan. Dia turut andil membantu Hulagu dalam menaklukkan wilayah Persia dan Timur Tengah. Dialah yang mengomandani tentara Mongol dalam penaklukan disertai pembantaian Baghdad dan sukses memaksa Damaskus menyerah tanpa melalui pertempuran.

Ketika pasukan Mongol bergerak ke Mesir, Kitbuqa-lah yang dipercaya memimpin pasukan untuk bertempur melawan pasukan muslim dari dinasti Mameluk pimpinan Qutuz sementara Hulagu Khan pulang ke negerinya dikarenakan meninggalnya saudara laki-lakinya, Mongke.

Dia akhirnya terbunuh dalam pertempuran Ain Jalut. Menurut pihak muslim, Kitbuqa tertangkap hidup-hidup dan akhirnya dieksekusi mati. Sebelum dieksekusi dia sempat berucap bahwa Hulagu akan membalaskan dendam atas kematiannya. Hal ini tidak pernah menjadi kenyataan karena setelah itu pasukan Mongol terus menerus mengalami kemunduran bahkan berhasil diusir dari wilayah Damaskus.

Kematian Kitbuqa dan kekalahan Mongol di pertempuran Ain Jalut ini menandai mulai mundurnya kekuatan kekaisaran Mongol karena dalam pertempuran ini pasukan Mongol berhasil dihancurkan secara meyakinkan dan tidak pernah dapat membalas kekalahan tersebut seperti yang mereka lakukan sebelumnya setiap kali menderita kekalahan.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Pertempuran Ain Jalut

sekitar 10.000 pasukan di sebelah barat Efrat di bawah komando Jenderal Kitbuqa. Pertempuran Ain Jalut (atau Ayn Jalut dalam bahasa Arab: عين جالوت yang

Pengepungan Bagdad

wilayah Hassasin Kohistan. Sebuah pasukan pendahulu di bawah panglima Kitbuqa berhasil merebut sejumlah benteng Ismaili dan menjarah kota Tun antara

Hulagu Khan

kekristenan, dan demikian juga salah satu teman dekat dan jenderalnya, Kitbuqa. Beberapa catatan lain menyebutkan bahwa Hulagu adalah seorang Buddhis

Baibars

Prancis pada 1250 M, dan juga berhasil mengalahkan pasukan Mongol pimpinan Kitbuqa dalam pertempuran Ain Jalut pada 1260 M. Ia selanjutnya melakukan serangkaian

Saifuddin al-Qutuz

Qutuz memimpin pasukannya mengalahkan pasukan Mongol dibawah pimpinan Kitbuqa dalam pertempuran yang sangat terkenal yaitu Ain Jalut di mana pasukan

Kesultanan Mamluk (Kairo)

dan menghadapi tentara Mongol yang ditinggalkan Hulagu di bawah pimpinan Kitbuqa di dataran selatan Nazaret dalam Pertempuran Ain Jalut pada September 1260

Persekutuan Franka-Mongol

Salah satu orang Mongol yang terbunuh adalah keponakan Kitbuqa, dan sebagai pembalasan, Kitbuqa menyerbu kota Sidon. Peristiwa-peristiwa ini meningkatkan

Pembagian Kekaisaran Mongol

Mughan dan hanya menyisakan sejumlah kecil tentara di bawah jenderalnya Kitbuqa. Tentara Salib Kristen dan Mamluk Muslim, keduanya menganggap bahwa Mongol