Pengenalan emosi bisa jadi sulit bagi sebagian orang yang menderita berbagai gangguan.

Identitas sosial adalah bagian dari konsep diri individu yang berasal dari akibat persepsi yang sesuai dengan keanggotaan dalam suatu kelompok sosial.[1] Konsep ini awalnya dirumuskan oleh Henri Tajfel dan John Turner di tahun 1970-an dan 1980-an.[2] Teori identitas sosial memperkenalkan konsep identitas sosial sebagai cara untuk menjelaskan perilaku antar kelompok.[3][4][5]

Teori identitas sosial digambarkan sebagai teori yang memprediksi perilaku antar kelompok tertentu berdasarkan perbedaan status kelompok, legitimasi dan stabilitas yang dipersepsikan akibat adanya perbedaan status tersebut, dan kemampuan yang dipersepsikan dalam berpindah dari satu kelompok ke kelompok lainnya.[3][5] Hal ini berbeda dengan istilah 'teori identitas sosial' yang digunakan dalam menjelaskan tentang manusia sosial (identitas kolektif).[6] walaupun beberapa peneliti telah menggunakannya untuk hal tersebut,[7][8] teori identitas sosial tidak pernah dimaksudkan untuk membuat generalisasi kategorisasi sosial.[2] Kesadaran akan terbatasnya lingkup teori identitas sosial, menyebabkan John Turner dan rekannya mengembangkan teori yang mirip dari bentuk teori kategorisasi diri,[1][5][9] yang dibangun di atas wawasan teori identitas sosial untuk menghasilkan gagasan yang lebih umum tentang proses pembentukan diri dan kelompok ini.[2][5] Istilah 'pendekatan identitas sosial' atau 'perspektif identitas sosial', disarankan dapat menggambarkan kontribusi bersama antara teori identitas sosial dengan teori kategorisasi diri.[5][9][10]

Catatan kaki

sunting
  1. ^ a b Turner, John; Oakes, Penny (1986). "The significance of the social identity concept for social psychology with reference to individualism, interactionism and social influence". British Journal of Social Psychology. 25 (3): 237–252. doi:10.1111/j.2044-8309.1986.tb00732.x.
  2. ^ a b c "The story of social identity". Rediscovering Social Identity: Core Sources. Psychology Press. 2010. ;
  3. ^ a b "An integrative theory of intergroup conflict". The social psychology of intergroup relations. Monterey, CA: Brooks/Cole. 1979. hlm. 33–47. ;
  4. ^ "The social identity theory of intergroup behaviour". Psychology of Intergroup Relations. Chicago, IL: Nelson-Hall. 1986. hlm. 7–24. ;
  5. ^ a b c d e Turner, J. C. (1999). Ellemers, N.; Spears, R.; Doosje, B. (ed.). "Some current issues in research on social identity and self-categorization theories". Social identity. Oxford: Blackwell: 6–34.
  6. ^ Haslam, S. A.; Ellemers, N.; Reicher, S. D.; Reynolds, K. J.; Schmitt, M. T. (2010). Postmes, T.; Branscombe, N. R. (ed.). "The social identity perspective today: An overview of its defining ideas". Rediscovering social identity. Psychology Press: 341–356.
  7. ^ Brown, R. J.; Zagefka, H. (2006). "Choice of comparisons in intergroup settings: the role of temporal information and comparison motives". European Journal of Social Psychology. 36 (5): 649–671. doi:10.1002/ejsp.311.
  8. ^ Ashmore, R. D.; Deaux, K.; McLaughlin-Volpe, T. (2004). "An organizing framework for collective identity: Articulation and significance of multidimensionality". Psychological Bulletin. 130 (1): 80–114. doi:10.1037/0033-2909.130.1.80. PMID 14717651.
  9. ^ a b Haslam, A. S. (2001). Psychology in Organizations. London, SAGE Publications. p 26-57
  10. ^ Postmes, T. & Branscombe, N. (2010). "Sources of social identity". In T. Postmes & N. Branscombe (Eds). Rediscovering Social Identity: Core Sources. Psychology Press.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Etnosentrisme

Hormone Appears to Know Some Bounds", New York Times, 10 Januari 2011. Group Processes and Intergroup Relations Diarsipkan 15 Juli 2011 di Wayback Machine.

Kelompok suku-bahasa

of language in ethnic group relations". Language, ethnicity and intergroup relations, 307348 (1977). Kamusella, Tomasz (2021). Words in Space and Time-

Gender

"The social identity of intergroup relations". Dalam Worchel, S.; Austin, W. G. (ed.). The psychology of intergroup relations. Chicago: Nelson-Hall. hlm

Diskriminasi

avoidance, and discrimination against asexuals". Group Processes & Intergroup Relations. 15: 725–743. doi:10.1177/1368430212442419. Drydakis, Nick (2011)

Idhamsyah Eka Putra

2017. Idham Putra is known for his extensive research in prejudice, intergroup relations, violent extremism, religious fundamentalism, and mass atrocities

Nara Rakhmatia

Universitas Indonesia dan Asisten Program Center for Research on Intergroup Relations and Conflict Resolutions, Universitas Indonesia pada 2006-2007. Karier

Peter Blau

Crosscutting Social Circles: Testing a Macrostructural Theory of Intergroup Relations, with Joseph E. Schwartz (1984) Jonathan H. Turner. The Emergence

Universitas Indonesia

for Global Civil Society Studies (Pacivis) Center for Research on Intergroup Relations and Conflict Resolution (CERIC) Center for Excellence Indigenous