Kendaraan tempur infanteri buatan Rusia, BMP-2.
Marder buatan Jerman menembakkan peluru kendali anti-tank.

Kendaraan tempur infanteri (bahasa Inggris: infantry fighting vehicle, IFV) adalah kendaraan tempur lapis baja yang dibuat untuk mentransportasikan infanteri di medan perang, dan memberi dukungan pada mereka. Kendaraan tempur infanteri mirip dengan pengangkut personel lapis baja (armoured personnel carrier, APC) yang juga dirancang untuk membawa lima sampai sepuluh tentara dan perlengkapannya. Perbedaannya adalah pensenjataan kendaraan tempur infanteri yang lebih berat yang membuatnya bisa memberikan dukungan langsung, serta perlindungan bajanya yang lebih tebal. Kendaraan tempur infanteri umumnya dipersenjatai dengan meriam otomatis 20 mm atau 40 mm, senapan mesin 7.62 mm, serta peluru kendali anti-tank.

Lihat pula

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

K21

K21 adalah IFV kendaraan tempur infanteri generasi baru yang dikembangkan dan diproduksi oleh Doosan DST untuk Angkatan Darat Republik Korea (Korea Selatan)

Infanteri mekanis

dengan pengangkut personel lapis baja (APC) atau kendaraan tempur infanteri (IFV) untuk transportasi dan pertempuran (lihat juga kekuatan mekanik). Infanteri

Puma (IFV)

Puma (IFV) adalah salah satu IFV kendaraan tempur infanteri terbaik di dunia, menawarkan mobilitas tinggi, perlindungan maksimal dan daya tembak yang optimal

Tulpar (IFV)

Tulpar adalah IFV kendaraan tempur infanteri baru beroda trek yang dikembangkan oleh perusahaan Turki Otokar. Kendaraan ini muncul pertama kali di hadapan

Freccia IFV

VBM Freccia adalah IFV kendaraan tempur infanteri digital pertama yang didesain dan diproduksi oleh konsorsium Iveco Fiat-Oto Melara dan dioperasikan

Alutsista Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

tanggal 19 December 2019. Diakses tanggal 13 November 2020. "Marder 1A3: IFV Pertama Untuk TNI AD – Indomiliter.com". Indomiliter.com. 2 August 2013.

Perang Soviet–Afganistan

material tercatat sebagai berikut: 118 pesawat 333 helikopter 147 tank 1.314 IFV/APC 433 artileri dan mortir 1.138 kendaraan komando dan radio set 510 kendaraan

Pindad APS-3 Anoa

bukan lagi dikategorikan sebagai kendaraan angkut personel seperti Anoa IFV dan Anoa Kanon. Pada kunjungan Wakil Menteri Pertahanan Indonesia, Syafrie