Oryzomys pliocaenicus adalah spesies fosil hewan pengerat dari zaman Hemphillian (Miosen akhir) yang ditemukan di Kansas, Amerika Serikat bagian tengah. Fosil ini diketahui dari satu rahang bawah yang bagian belakangnya hilang. Ketiga gigi gerahamnya masih ada, tetapi sangat aus. Panjang total ketiga gigi geraham tersebut adalah 3,6 mm. Fosil ini ditemukan pada tahun 1935 dan dideskripsikan pada tahun 1939 sebagai kemungkinan spesies Oryzomys (dalam nomenklatur terbuka). Namun, para peneliti selanjutnya meragukan penggolongan tersebut dan menyarankan bahwa fosil ini mungkin lebih tepat dimasukkan ke dalam genus Bensonomys atau Jacobsomys, meskipun bahan fosil yang tersedia tidak memungkinkan identifikasi yang pasti.
Penemuan
suntingSatu-satunya spesimen yang diketahui dari ?Oryzomys pliocaenicus adalah sebuah rahang bawah yang ditemukan pada musim semi tahun 1935 oleh David Dunkle di Tambang Edson, County Sherman, Kansas. Fosil tersebut disimpan dalam koleksi Museum Zoologi Perbandingan di Universitas Harvard dengan nomor spesimen MCZ 6202. Tambang Edson terletak di Formasi Ogallala dan berasal dari Zaman Mamalia Darat Amerika Utara Hemphillian. Claude W. Hibbard mendeskripsikan rahang bawah ini sebagai ?Oryzomys pliocaenicus dalam makalahnya tahun 1939. Hibbard menulis bahwa fauna tersebut berasal dari masa Pliosen tengah,[1] tetapi kini dianggap berasal dari Miosen.[2] Fauna Tambang Edson mencakup berbagai fosil lain, termasuk mamalia, burung, reptil, dan amfibi.[3]
Deskripsi
sunting?Oryzomys pliocaenicus diketahui dari satu rahang bawah yang masih memiliki satu gigi seri dan tiga gigi geraham. Sebagian besar bagian belakang rahang hilang, termasuk prosesus angularis, kondiloid, dan koronoid. Foramen mental, yaitu lubang di bagian depan rahang pada diastema antara gigi seri dan gigi geraham, terbuka ke arah atas, sedikit lebih condong ke atas dibandingkan dengan tikus padi rawa yang masih hidup (Oryzomys palustris). Tonjolan masseterik, yang menjadi tempat perlekatan sebagian otot pengunyah dan terletak di permukaan luar rahang bawah, mirip dengan milik Oryzomys. Gigi gerahamnya sangat aus sehingga hanya sisa-sisa tonjolan gigi yang masih terlihat; tidak tampak adanya tonjolan kecil tambahan.[1] Masing-masing gigi memiliki dua akar.[4] Panjang deretan gigi adalah 3,6 mm dan kedalaman rahang di bawah gigi geraham pertama juga 3,6 mm.[1]
Referensi
suntingBibliografi
sunting- Baskin, J.A. 1978. Bensonomys, Calomys, and the origin of the phyllotine group of Neotropical cricetines (Rodentia: Cricetidae) (subscription required). Journal of Mammalogy 59:125–135.
- Baskin, J.A. 1986. The late Miocene radiation of Neotropical sigmodontine rodents in North America. Pp. 287–303 in Flanagan Kathryn, M. and Lillegraven Jason, A. (eds.). Vertebrates, Phylogeny, and Philosophy. Laramie, Wyoming: University of Wyoming, Department of Geology and Geophysics.
- Hershkovitz, P. 1966. Mice, land bridges and Latin American faunal interchange. Pp. 725–751 in Wenzel, R.L. and Tipton, V.J. (eds.). Ectoparasites of Panama. Chicago: Field Museum of Natural History.
- Hibbard, C.W. 1939. Notes on additional fauna of Edson Quarry of the middle Pliocene of Kansas (subscription required). Transactions of the Kansas Academy of Science 42:457–462.
- Korth, W.W. 1994. The Tertiary Record of Rodents in North America. Springer, 319 pp. ISBN 978-0-306-44696-2
- Lindsay, E.H. 2008. Cricetidae. Pp. 456–479 in Janis, C.M., Gunnell, G.F. and Uhen, M.D. (eds.). Evolution of Tertiary Mammals of North America. Volume 2: Small Mammals, Xenarthrans, and Marine Mammals. Cambridge University Press, 802 pp. ISBN 978-0-521-78117-6
- McKenna, M.C. and Bell, S.K. 1997. Classification of Mammals: Above the species level. New York: Columbia University Press, 631 pp. ISBN 978-0-231-11013-6
- Musser, G.G. and Carleton, M.D. 2005. Superfamily Muroidea. Pp. 894–1531 in Wilson, D.E. and Reeder, D.M. (eds.). Mammal Species of the World: a taxonomic and geographic reference. 3rd ed. Baltimore: The Johns Hopkins University Press, 2 vols., 2142 pp. ISBN 978-0-8018-8221-0
- Pardiñas, U.F.J., D'Elía, G. and Ortiz, P.E. 2002. Sigmodontinos fósiles (Rodentia, Muroidea, Sigmodontinae) de América del sur: Estado actual de su conocimiento y prospectiva. Mastozoología Neotropical 9(2):209–252 (in Spanish).
- Weksler, M. 2006. Phylogenetic relationships of oryzomyine rodents (Muroidea: Sigmodontinae): separate and combined analyses of morphological and molecular data. Bulletin of the American Museum of Natural History 296:1–149.










