Banjir bandang di Terminal Becora, Dili, Timor Leste akibat Siklon Seroja

Banjir bandang atau air bah adalah banjir besar yang datang secara tiba-tiba dengan meluap, menggenangi, dan mengalir deras, menghanyutkan benda-benda besar (seperti kayu dan sebagainya).[1]

Banjir ini terjadi secara tiba-tiba di daerah permukaan rendah akibat hujan yang turun terus-menerus. Banjir bandang terjadi saat penjenuhan air terhadap tanah di wilayah tersebut berlangsung dengan sangat cepat hingga tidak dapat diserap lagi. Air yang tergenang lalu berkumpul di daerah-daerah dengan permukaan rendah dan mengalir dengan cepat ke daerah yang lebih rendah. Akibatnya, segala macam benda yang dilewatinya dikelilingi air dengan tiba-tiba. Banjir bandang dapat mengakibatkan kerugian yang besar.

Kasus di Indonesia

sunting

Beberapa banjir bandang yang terjadi di Indonesia adalah banjir di Bukit Lawang pada 2 November 2003, menewaskan sedikitnya 80 orang dan merusak fasilitas pariwisata. Pada 1 Januari 2006 banjir bandang juga terjadi di Jember yang menewaskan 59 orang.[2]

Penanganan banjir

sunting
  • Pengendalian tata ruang; tata ruang yang baik dan jauh dari permukaan tanah yang rendah meminimalisirkan kerugian dari pihak masyarakat.
  • Pengaturan debit air; debit air yang mengalir dari hulu ke hilir dapat kita alihkan seperti pemindahan aliran air.
  • Melakukan reboisasi
  • Berdisiplin untuk membuang sampah pada tempatnya.

Lihat pula

sunting

Bacaan lebih lanjut

sunting
  • Schmittner, Karl-Erich (August 1996). "Modelling and application of the geomorphic and environmental controls on flash flood flow". Geomorphology. 16 (4): 337–47. Bibcode:1996Geomo..16..337S. doi:10.1016/0169-555X(96)00002-5. ; ;

Rujukan

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Biwara

Pollock, Michael M.; Beechie, Timothy J. & Jordan, Chris E. (2007). "Geomorphic changes upstream of beaver dams in Bridge Creek, an incised stream channel

Geografi Lesotho

ISBN 0-19-823406-6. Adams, Goudie, Orme, p. 245 Sumner, P.D. (2004). "Geomorphic and climatic implications of relict openwork block accumulations near

Danau Memphremagog

Quality in the Lake Memphremagog Basin: Clyde River Phase I & II Stream Geomorphic Assessments Diarsipkan 2008-07-04 di Wayback Machine. The International

Berang-berang laut

Brent B.; Beheshti, Kathryn M. (2024). "Top-predator recovery abates geomorphic decline of a coastal ecosystem". Nature. 626 (7997): 111–118. Bibcode:2024Natur

Pulau Ballast (Jepang)

Hiroyuki; Sekimoto, Tsunehiro; Isobe, Masahiko (14 July 2016). "Eco-geomorphic processes that maintain a small coral reef island: Ballast Island in the

Lisa Rossbacher

Southern Polytechnic State University Humboldt State University Disertasi Geomorphic studies of Mars (1983) Pembimbing doktoral Robert B. Hargraves (2010)

Cekungan Qaidam

Qishun; Ma, Haizhou; Cao, Guanchao; Chen, Zongyan; Cao, Shengkui (2012), "Geomorphic and chronometric evidence for high lake level history in Gahai Lake and

Gumuk pasir pedalaman

doi:10.1080/04353676.1972.11879860. {{Cite book   | title = Wind as a Geomorphic Agent in Cold Climates   | first = Matti    | last = Seppälä   | author-link=Matti