Latar di sebuah produksi Teater Seni Moscow berjudul The Cherry Orchard karya Anton Chekhov yang memuat tiga dinding sebuah ruangan

Dinding keempat adalah dinding tak terlihat di bagian depan yang membatasi antara penonton dengan para pemeran dalam sebuah drama panggung tradisional yang memiliki tiga dinding di sebelah kiri, belakang, dan kanan.

Latar belakang

sunting

Sebagaimana yang dikemukakan oleh Denis Diderot, penulis dan kritikus asal Prancis yang pertama kali merumuskan gaya ini.

Sewaktu Anda menulis atau berakting, pikirkan bahwa para penonton seolah-olah tidak pernah ada. Bayangkan ada tembok besar membentang di depan panggung, memisahkan antara Anda dengan penonton, dan berlakulah seolah-olah tirai penutup tidak pernah diangkat.

Dalam pentas teater, panggung biasanya dibatasi oleh tiga sisi dinding yaitu, sisi kiri, kanan, dan belakang. Dinding keempat adalah istilah untuk menyebut dinding imajiner yang membatasi antara penampil dengan penonton.

Konsep dinding keempat ini Diderot rumuskan dalam semangat realisme dan naturalisme abad ke-18. Segala bentuk kesenian, termasuk di dalamnya teater, harus mencerminkan senyata-nyatanya keadaan. Pertunjukan teater harus realistis seperti di dunia nyata. Menciptakan dinding keempat adalah cara agar para aktor tetap berkonsentrasi dan fokus menghidupi lakon. Penonton juga jadi bisa terhanyut menyaksikan cerita yang ditampilkan.

Diderot membuat usulan seperti itu mungkin karena pentas teater pada era sebelumnya, mulai dari Yunani Kuno hingga zaman William Shakespeare pada abad ke-17, terlalu pecicilan dan kurang elegan. Para aktor sering sekali turun ke barisan penonton. Mereka berbisik ke arah penonton, meminta penonton memegang atau menyembunyikan properti drama, sampai bahkan duduk di pangkuan penonton. Mirip-mirip seperti acara lenong.

Pendobrak dinding keempat

sunting

Breaking the fourth wall alias Medium Awareness adalah sebuah kemampuan yang membuat pemiliknya sadar akan eksistensi atau keberadaannya dalam dunia fiksi. Akibatnya, sang tokoh fiksi mampu "berinteraksi" dengan pembaca/penonton, hal ini diibaratkan seperti menembus dinding keempat.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Breaking the Fourth Wall (album)

Breaking the Fourth Wall adalah album live dan video dari band progressive metal/rock Dream Theater. Direkam secara live di Opera House Boston pada tanggal

Mike Mangini

Dream Theater dan dua album live Live at Luna Park dan Breaking the Fourth Wall. Pada tahun 2012, ia melakukan tur dengan John Petrucci dan Dave LaRue

Dream Theater

2014, Dream Theater mengumumkan album DVD live mereka, Breaking the Fourth Wall, yang direkam secara live di pertunjukan mereka di "The Boston Opera

Wall Street: Money Never Sleeps

Wall Street: Money Never Sleeps (juga dikenal sebagai Wall Street 2 atau Wall Street 2: Money Never Sleeps) adalah film drama Amerika Serikat tahun 2010

Nattawat Jirochtikul

deprecated ; born 18 October 2004), lebih dikenal dengan nama panggilannya Fourth (Thai: โฟร์ทcode: th is deprecated ), adalah aktor asal Thailand di bawah

The Looking Glass (lagu)

Ride, dan versi rekaman di tur disertakan pada album live Breaking the Fourth Wall. James LaBrie - vokal John Petrucci - gitar, backing vokal John Myung

WandaVision

Hayward and Peter Cameron 12 Februari 2021 (2021-02-12) 7 "Breaking the Fourth Wall" Matt Shakman Cameron Squires 19 Februari 2021 (2021-02-19) 8 "Previously

John Myung

Dream Theater – Live at Luna Park (2013) Dream Theater – Breaking the Fourth Wall (2014) Dream Theater – The Astonishing (2016) Dream Theater – Distance