Pendidikan formal merupakan pendidikan di sekolah yang diperoleh secara teratur, sistematis, bertingkat atau berjenjang, dan dengan mengikuti syarat-syarat yang jelas.[1] Sebagai lembaga pendidikan formal, sekolah yang lahir dan berkembang secara efektif dan efisien dari dan oleh serta untuk masyarakat, merupakan perangkat yang berkewajiban memberikan pelayanan kepada generasi muda dalam mendidik warga negara.

Satuan pendidikan penyelenggara

sunting

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Kapur, Dr. Radhika (2019). "Understanding the Meaning and Significance of Formal Education". Research Gate.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Ilmu formal

Ilmu formal adalah disiplin yang terkait dengan sistem formal seperti logika, matematika, statistika, ilmu komputer teoretis, teori informasi, teori permainan

Kesesatan formal

l b s Dalam logika dan filsafat, kesesatan formal, kesesatan deduktif, kesesatan berpikir atau non sequitur (/ˌnɒn ˈsɛkwɪtər/; Latin untuk 'hal tersebut

Bahasa formal

Pada matematika, ilmu komputer dan linguistik, suatu bahasa formal terdiri dari kata-kata yang mana simbol diambil dari alfabet dan bentukan-selaras berdasarkan

Bobotoh

organisasi formal, mereka terbentuk secara tradisional berdasarkan fanatisme mendukung sebuah klub. Terdapat subkelompok yang memiliki struktur formal tersebut

Hanbok

mengacu pada "pakaian gaya Dinasti Joseon" yang biasa dipakai secara formal atau semi-formal dalam perayaan atau festival tradisional. Hanbok masyarakat Korea

Sensus Ekonomi

non-pertanian yang berada di wilayah Indonesia, baik skala besar maupun kecil, formal maupun informal. Tujuan utama sensus ini adalah untuk memperoleh data dasar

SMP Terbuka

SMP Terbuka merupakan lembaga pendidikan formal yang tidak berdiri sendiri tetapi merupakan bagian dari SMP Induk yang dalam menyelenggarakan pendidikannya

Bahasa pemrograman

menulis program komputer. Sebagian besar bahasa pemrograman adalah bahasa formal berdasarkan teks, tetapi juga dapat berupa grafis. Deskripsi bahasa pemrograman