Fly-by-wire (FBW, Indonesia: terbang-dengan-kabel) adalah sebuah sistem yang menggantikan pengendalian penerbangan manual sebuah pesawat dengan antarmuka elektronik. Pergerakan dari pengendalian penerbangan dikonversi ke sinyal-sinyal elektronis dan ditransmisikan menggunakan kabel (merujuk pada istilah fly-by-wire), dan komputer pengendali penerbangan memutuskan bagaimana menggerakan aktuator yang ada di setiap permukaan kendali untuk memberi respon yang diinginkan pilot. Sistem terbang-dengan-kabel juga menyediakan sinyal otomatis yang dikirim dari komputer pesawat untuk melakukan fungsi-fungsi tanpa adanya masukan/perintah dari pilot, yang mana sistem secara otomatis menstabilkan pesawat.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ Crane, Dale: Dictionary of Aeronautical Terms, third edition, page 224. Aviation Supplies & Academics, 1997. ISBN 1-56027-287-2.

Pranala luar

sunting



📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Fly by wire

Terbang melalui kabel atau fly-by-wire adalah sebuah sistem kendali yang menggunakan sinyal elektronik dalam memberikan perintah, tetapi hal ini tidak

NHI NH90

merupakan sebuah helikopter militer multi fungsi, mesin kembar dan teknologi fly-by-wire yang dikeluarkan oleh NHIndustries. Helikopter NH90 bisa diterbangkan

N250

seperti penurunan kapasitas mesin, dan direncanakan dihilangkannya sistem fly-by-wire. Pertimbangan B.J. Habibie untuk memproduksi pesawat itu (sekalipun sekarang

Boeing 777

kemudinya". Sistem Fly-by-wire juga sudah diaplikasikan pada pesawat Airbus A320, A330, A340, A350 dan A380 Series. Sistem Fly-by-wire diperkirakan akan

Airbus A320

A320 merupakan pesawat penumpang pertama dengan sebuah sistem kendali fly-by-wire digital, di mana pilot mengendalikan penerbangan melalui penggunaan sinyal

Infoglobal I-22 Sikatan

tempur, termasuk desain kokpit yang modern. Pesawat ini dilengkapi fitur fly-by-wire, di mana flight control atau sistem kendali penerbangan bekerja secara

Eurofighter Typhoon

kontrol fly-by-wire memberikan stabilitas buatan, operasi manual saja tidak bisa mengimbangi ketidakstabilan yang melekat. System fly-by-wire digambarkan

Sukhoi Su-35

seperti Su-33 dan dengan mesin yang lebih bertenaga ditambah sistem fly-by-wire digital baru. Pesawat Su-35 juga dilengkapi dengan sebuah radar multimode