📑 Table of Contents
Berbagai macam topi pet dari berbagai angkatan laut

Topi pet atau pet, disebut juga topi berujung runcing, topi dinas, atau topi kombinasi adalah tutup kepala yang dikenakan oleh angkatan bersenjata di beberapa banyak negara, serta banyak kelembagaan sipil berseragam seperti lembaga penegakan hukum dan pemadam kebakaran. Namanya berasal dari pelindung kepala yang pendek, atau bagiannya yang menjorok ke depan di dahi untuk melindungi wajah dari sinar matahari dan hujan. Secara historis, topin pet terbuat dari kulit yang dipoles tetapi semakin banyak yang terbuat dari bahan sintetis sebagai pengganti untuk bahan yang lebih murah.

Istilah pet untuk topi ini juga digunakan, meskipun juga berlaku untuk "topi kodok" atau topi pet.

Komponen utama lainnya adalah mahkota, pita, dan lambang, biasanya berupa lencana topi dan bordiran yang proporsional dengan pangkat. Garis pinggiran (pemipaan) juga sering digunakan, biasanya kontras dengan warna mahkota, yang umumnya putih untuk angkatan laut, biru untuk angkatan udara, dan hijau untuk angkatan darat. Pita biasanya berwarna gelap dan kontras, seringkali hitam, tetapi bisa juga bermotif atau bergaris.

Di Angkatan Darat Britania Raya, setiap resimen dan korps memiliki lencana yang berbeda. Di Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, lambang topi seragam di seluruh cabang layanan, meskipun variasi yang berbeda digunakan oleh kelas pangkat yang berbeda.

Sejarah

sunting
Topi Landwehrmütze era Napoleon milik militer Prusia

Topi pet berasal dari Eropa Utara pada akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19, dan biasanya dikenakan oleh para pria dari kalangan pekerja. Topi ini mulai muncul pada tahun 1811, di tahun-tahun terakhir Perang Napoleon, di tentara Rusia dan kemudian tentara Prusia (sekutu Rusia pada saat itu), dan menjadi populer karena nyaman dan ringan, berbeda dengan topi bicorn dan shako yang rumit dan berat yang menjadi perlengkapan standar. Selama periode Biedermeier (1815–48), topi ini menjadi pakaian umum bagi pria sipil Jerman dan Austria dari semua kelas, dan sepanjang abad ke-19, topi ini populer di kalangan kelas pekerja di seluruh Eropa Utara, meskipun di Inggris, topi datar (flat cap) menjadi lebih populer di kalangan kelas pekerja sekitar pergantian abad.[1]

Pada tahun 1846, Angkatan Darat Amerika Serikat mengadopsi topi pet selama Perang Meksiko-Amerika karena ketidakcocokan topi shako di iklim panas Meksiko. Pada tahun 1879, bentuk topi pet diadopsi oleh perwira bintara utama Angkatan Laut Kerajaan Inggris, meniru penutup kepala non-seragam yang dikenakan oleh perwira sejak tahun 1825. Angkatan Darat Britania Raya mengadopsi topi pet pada tahun 1902 untuk seragam lapangan khaki baru dan (dalam bentuk berwarna) sebagai bagian dari pakaian "walking out" atau pakaian di luar dinas bagi pangkat lain. Versi biru gelap dikenakan bersama seragam biru resmi oleh semua pangkat Angkatan Darat AS antara tahun 1902 dan 1917.[butuh rujukan]

Selama abad ke-20, topi pet menjadi umum digunakan di kalangan angkatan darat, angkatan laut, angkatan udara, dan kepolisian di seluruh dunia, meskipun dalam pertempuran topi ini digantikan oleh helm tempur pelindung.

Selama Perang Dingin dan setelah pembubaran Uni Soviet, seragam yang meniru pola Rusia dibagikan kepada angkatan bersenjata berbagai negara komunis di Asia, Eropa Timur, Afrika, dan negara-negara bekas-Soviet (kecuali negara-negara Baltik, Azerbaijan (desain serupa tetapi sangat mirip dengan Turki), Georgia (setelah 2004), dan Ukraina (setelah 2016)). Yang paling terkenal adalah topi pet berukuran besar yang dikenakan oleh perwira militer Korea Utara, yang tidak berubah sejak tahun 1950-an hingga 2023.[2][3]

Galeri

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Crane, Diana (2024-05-31), Fashion and Its Social Agendas: Class, Gender, and Identity in Clothing (dalam bahasa Inggris), University of Chicago Press, hlm. 84, ISBN 978-0-226-92483-0
  2. ^ "North Korea Dances the Lambeth Walk". 12 October 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-12-13 – via www.youtube.com.
  3. ^ Farmer, Ben; Krol, Charlotte; Midgley, Robert (April 3, 2017). "What is North Korea's military might?". The Telegraph – via www.telegraph.co.uk.

Templat:Headgear

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

LRT Jabodebek

Untuk tarif LRT Jabodebek hanya Rp5.000,00 untuk perjalanan jauh dekat (flat) selama Periode HUT RI ke-78 tahun dari Tanggal 28 Agustus 2023 s.d. 30 September

Sidik jari

sedikit lebih banyak fokus. 2. Arch Pola ini bisa terlihat sebagai sebuah Flat Arch, atau Tented Arch. Perhatikan setiap pola Arch menaik sangat tinggi

Naan

English Dictionary, s.v. naan. Kimberly Bond (2012-07-13). "Rise and rise of flat bread: How to bake the Indian way". The Independent. Diakses tanggal 2015-11-02

Tandyr nan

memiliki permukaan keemasan yang renyah. Tandyr sering dihias dengan pola cap pada adonan dan dapat diberi topping seperti biji wijen, biji nigella, atau

Kwetiau goreng

Char kway teow Pad thai Anita (July 11, 2013). "Kwetiau Goreng – Stir Fried Flat Rice Noodles". Daily Cooking Quest. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-04

Daftar bandar udara internasional menurut negara

Lokasi Bandara IATA Cap-Haïtien Bandar Udara Internasional Cap-Haitien CAP Port-au-Prince Bandar Udara Internasional Toussaint Louverture PAP

Bruce McLaren

ingatannya dan mengelola sebuah museum kecil, yang sebelumnya terletak di flat tempat Bruce dibesarkan (diatas sebuah pom bensin di Remuera), sekarang bertempat

Airbus A320

debut Flightglobal Airbus A320-211 equipped with Winglet Technology LLC flat winglets "JetBlue Airbus A320-232 equipped with Winglet Technology LLC curved