📑 Table of Contents
Fibroblas
Rincian
LokasiJaringan ikat
FungsiMembuat matriks ekstraseluler dan kolagen
Pengidentifikasi
Bahasa Latinfibroblastus
MeSHD005347
THH2.00.03.0.01002
FMA63877
Daftar istilah mikroanatomi

Fibroblas adalah sel yang menyintesis matriks ekstraseluler dan kolagen,[1] memproduksi kerangka struktural (stroma) jaringan hewan, serta berperan penting dalam penyembuhan luka. Fibroblas merupakan sel jaringan ikat paling umum pada hewan. Fibroblas memilki sitoplasma bercabang yang mengelilingi nukleus berbentuk lonjong dengan satu atau dua nukleolus.

Bacaan lanjutan

sunting
  • Fawcett, D.W. (2002). Buku Ajar Histologi. Tambayong, J. (penerjemah) (Edisi 12). Jakarta: Penerbit EGC. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-20. Diakses tanggal 2012-06-01.

Referensi

sunting
  1. ^ "Fibroblast". Genetics Home Reference. U.S. National Library of Medicine. 5 Mei 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-02-05. Diakses tanggal 10 Mei 2014.

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Sitokin

seperti makrofag, limfosit B, limfosit T, dan sel mast, serta sel endotel, fibroblast, dan berbagai sel stroma. Sitokin beraksi melalui pengikatan dengan reseptornya

Gagal ginjal kronis

menyebabkan kalsifikasi vaskular. Konsentrasi yang bersirkulasi dari fibroblast growth factor-23 (FGF-23) meningkat secara progresif ketika kapasitas

Diabetes melitus

inhibits malignant phenotype of prostate cancer cells by blocking basic fibroblast growth factor signaling pathway". Department of Microbiology and Molecular

Temu mangga

(Ca Ski), colon cell lines (HCT 116 and HT-29), dan 1 non-cancer human fibroblast cell line (MRC-5). Hasil percobaan pada mencit[pranala nonaktif permanen]

Hemangioma

memiliki peranan dalam kelebihan pembuluh darah. Cytokines, seperti Basic Fibroblast Growth Factor (BFGF) dan Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF), mempunyai

Sindrom Crouzon

gejala yang bervariasi yang disebabkan oleh mutasi gen pertumbuhan FGFR2 (Fibroblast Growth Factor Receptor 2) pada kromosom 10. Penyakit ini dikarakteristikkan

Kultur sel

in vivo-nya lagi dan dapat dikatakan sebagai sel epitelial-like, sel fibroblast-like, sel limfoblas-like. Sel-sel yang termasuk epitelial-like antara

Kulit manusia

terdiri dari jaringan ikat longgar dan elastin. Jenis sel utama adalah fibroblast, makrofag dan sel lemak (hipodermis mengandung 50% lemak tubuh). Lemak