ASEAN Aceh Fertilizer adalah sebuah penghasil pupuk hasil gagasan bersama dalam kerjasama ekonomi dan industri negara-negara Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN. Pabrik pupuk ini didirikan di kawasan industri pengolahan migas di Kota Lhokseumawe, Aceh. Mulai direncanakan pada tahun 1979 dan dimulai pembangunannya pada tahun 1981. Pabrik ini mengeluarkan produksi pertamanya pada 1984.[1]

PT ASEAN Aceh Fertilizer memproduksi pupuk urea dan amonia cair sebagai produk sampingan. Menawarkan produk-produknya di Vietnam, Tiongkok, India, Sri lanka, Kamboja, Jepang, dan Taiwan.[2]

Sebagai proyek joint venture pertama antara negara-negara anggota ASEAN kehadiran pabrik pupuk ini diharapkan berkontribusi dalam menstabilkan suplai kebutuhan pupuk di negara-negara kawasan Asia Tenggara. Kedudukan pabrik dan kantor pusat operasionalnya di negara Indonesia membuat pabrik pupuk ini menjalankan usahanya berdasarkan undang-undang dan hukum yang berlaku di Indonesia.

Seiring dengan berakhirnya era kejayaan migas di Aceh maka PT ASEAN Aceh Fertilizer akhirnya menghentikan operasional produksinya. Pengelolaan aset yang dimiliki bekas pabrik pupuk ini pun terkendala dengan perbedaan pandangan dikalangan birokrasi pemerintah Indonesia. Pembangunan dan operasional pabrik yang awalnya menggandeng modal bersama negara-negara ASEAN membuat pemerintah tidak bisa menetapkan status likuadasi yang bakal diputuskan atas pabrik ini. Sementara untuk menghidupkan kembali operasional industri pupuk juga terkendala pada tingginya biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah.[3]

Referensi

sunting
  1. ^ "Satu dari Lima Proyek ASEAN Berada di Aceh". http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-09-17. Diakses tanggal Oktober 15, 2015. ;
  2. ^ "Company Overview of PT Asean Aceh Fertilizer". http://www.bloomberg.com/. Diakses tanggal Oktober 15, 2015.
  3. ^ "Komisi VI dan Pemerintah Temui Jalan Buntu Soal AAF". http://www.pusri.co.id/. Diakses tanggal Oktober 15, 2015.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Aceh

Iskandar Muda (PIM): Pabrik Pupuk Iskandar Muda di Aceh Utara PT Aceh Asean Fertilizer (AAF): Pabrik Pupuk Asean di Aceh Utara PT Kertas Kraft Aceh (KKA): Pabrik

Ubi jalar

Netherlands, 152 pp. ISBN 90-8504-033-7. Ahn, P.M., 1993, "Tropical soils and fertilizer use", Intermediate Trop. Agric. Series. Longman Sci. and Tech. Ltd. UK

Pupuk

Earthly Origin, Haber Process The Fertilizer Institute (TFI) US Fertilizer Industry Association International Fertilizer Industry Association (IFA) European

Liga 2 (Indonesia) 2024–2025

Jiwo PSMS Nil Maizar Rachmad Hidayat Northon Bank Sumut, Inalum, Mahkota Fertilizer , Jovem Studio, AM Corporate , Oxygen Denim PSPS Aji Santoso Douglas Cruz

Filipina

Agricultural Policy Platform (FFTC-AP) (dalam bahasa Inggris). Taipei: Food and Fertilizer Technology Center for the Asian and Pacific Region. The Philippine Biodiversity

Pupuk Indonesia Holding Company

mendirikan PT ASEAN Aceh Fertilizer di Aceh. Setahun kemudian, pemerintah Indonesia juga ikut mendirikan ASEAN Bintulu Fertilizer Sdn. Bhd. di Malaysia.

Kota Lhokseumawe

Kertas Kraft Aceh (PT.KKA), PT. Pupuk Iskandar Muda, PT. Asean Aceh Fertilizer dan EXXON Mobil–Arun berada di sekitar kota ini. Dengan pertumbuhan ekonomi

Tembakau

Divanidis. 2005. Effect of Chloride in Irrigation Water and Form of Nitrogen Fertilizer on Virginia (Flue-Cured) Tobacco. dalam Field Crops Research, 92(2005):61–74