Diagnosis adalah proses identifikasi sifat dan penyebab suatu fenomena. Diagnosis digunakan dalam berbagai disiplin ilmu untuk menentukan hubungan "sebab dan akibat", dengan variasi dalam penerapan logika, analisis, dan pengalaman. Dalam rekayasa sistem dan ilmu komputer, diagnosis biasanya digunakan untuk menentukan penyebab gejala, serta upaya mitigasi dan solusi yang tepat.[1]
Ilmu komputer dan jaringan
sunting- Jaringan Bayesian
- Pemrosesan peristiwa kompleks (Complex event processing)
- Diagnosis (kecerdasan buatan)
- Korelasi peristiwa (Event correlation)
- Manajemen kesalahan (Fault management)
- Analisis pohon kesalahan (Fault tree analysis)
- Masalah abu-abu (Grey problem)
- Diagnosis masalah RPR (RPR problem diagnosis)
- Diagnostik jarak jauh
- Analisis penyebab utama (Root cause analysis)
- Pemecahan masalah (Troubleshooting)
- Layanan Diagnostik Terpadu (Unified Diagnostic Services)
Matematika dan logika
sunting- Probabilitas Bayesian
- Diktum Block-Hackam
- Occam's razor
- Diagnostik regresi
- Hukum Sutton
Kedokteran
sunting- Diagnosis medis
- Diagnostik molekuler
Metode
sunting- Sistem penilaian terkomputerisasi CDR
- Diagnosis berbantuan komputer
- Diagnosis banding
- Diagnosis retrospektif
Alat
sunting- DELTA (taksonomi)
- DXplain
- Daftar klasifikasi diagnostik dan skala penilaian yang digunakan dalam psikiatri
Pengembangan organisasi
sunting- Diagnostik organisasi (Organizational diagnostics)
Rekayasa sistem
sunting- Lima mengapa (Five whys)
- Pemecahan masalah delapan disiplin
- Deteksi dan isolasi kesalahan
- Pemecahan masalah (Problem solving)
Referensi
sunting- ^ "A Guide to Fault Detection and Diagnosis". gregstanleyandassociates.com.