Komponen layar LED suatu "layar tujuh-segmen" umum, dengan titik desimal

Layar tujuh segmen (bahasa Inggris: Seven-segment display (SSD)) adalah salah satu perangkat layar untuk menampilkan sistem angka desimal yang merupakan alternatif dari layar dot-matrix. Layar tujuh segmen ini sering kali digunakan pada jam digital, meteran elektronik, dan perangkat elektronik lainnya yang menampilkan informasi numerik.[1] Ide mengenai layar tujuh segmen ini sudah cukup tua. Pada tahun 1910 misalnya, sudah ada layar tujuh segmen yang diterangi oleh lampu pijar yang digunakan pada panel sinyal kamar ketel suatu pembangkit listrik.[2]

Konsep dan struktur tampilan

sunting
Masing-masing segmen pada layar tujuh-segmen

Tujuh bagian dari layar dapat dinyalakan dalam bermacam-macam kombinasi untuk menampilkan angka Arab. Sering ketujuh segmen tersebut disusun dengan kemiringan tertentu, untuk memudahkan pembacaan. Pada sebagian besar penerapannya, ketujuh segmen ini memiliki bentuk dan ukuran yang hampir seragam (biasanya segienam panjang, walaupun trapesium dan persegi panjang juga dapat digunakan.

Cara kerja

sunting
Layar tujuh segmen berbasis LED menampilkan 16 digit HEX

Layar tujuh segmen ini terdiri dari 7 buah LED yang membentuk angka 8 dan 1 LED untuk titik/DP. Angka yang ditampilkan di seven segmen ini dari 0-9. Cara kerja dari seven segmen disesuaikan dengan LED. LED merupakan komponen diode yang dapat memancarkan cahaya. kondisi dalam keadaan ON jika sisi anode mendapatkan sumber positif dari Vcc dan katode mendapatkan sumber negatif dari ground.

Berdasarkan cara kerjanya, tujuh segmen dibagi menjadi 2 bagian:

  • common katode

Cara kerja dari seven segmen common katode akan aktif pada kondisi high "1" dan akan off pada kondisi low "0".

ANGKA h g f e d c b a HEXA
0 0 0 1 1 1 1 1 1 3FH
1 0 0 0 0 0 1 1 0 06H
2 0 1 0 1 1 0 1 1 5BH
3 0 1 0 0 1 1 1 1 4FH
4 0 1 1 0 0 1 1 0 66H
5 0 1 1 0 1 1 0 1 6DH
6 0 1 1 1 1 1 0 1 7DH
7 0 0 0 0 0 1 1 1 07H
8 0 1 1 1 1 1 1 1 7FH
9 0 1 1 0 1 1 1 1 6FH
  • common anode

Cara kerja dari seven segmen common anode akan aktif pada kondisi low "0" dan akan off pada kondisi high "1".


Tabel pengaktifan common katode
ANGKA h g f e d c b a HEXA
0 1 1 0 0 0 0 0 0 C0H
1 1 1 1 1 1 0 0 1 F9H
2 1 0 1 0 0 1 0 0 A4H
3 1 0 1 1 0 0 0 0 B0H
4 1 0 0 1 1 0 0 1 99H
5 1 0 0 1 0 0 1 0 92H
6 1 0 0 0 0 0 1 0 12H
7 1 1 1 1 1 0 0 0 F8H
8 1 0 0 0 0 0 0 0 10H
9 1 0 0 1 0 0 0 0 90H

Implementasi

sunting


Referensi

sunting
  1. ^ (Inggris) "Seven Segment Displays". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-07-21. Diakses tanggal 2012-01-11.
  2. ^ (Inggris) Warren O. Rogers, Power Plant Signalling System, Power and the Engineer, Vol. 32, No. 5 (Feb. 1, 1910); pages 204-206.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Daihatsu Gran Max

2025-10-11. "Launch of Toyota LITE ACE will Redefine Compact Commercial Vehicle Segment". Motory Saudi Arabia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-10-11

Mercedes-Benz W222

Corporation. Diakses tanggal 7 Juni 2013. "Model offensive in the luxury segment: Start of Production for the New S-Class at the Mercedes-Benz Sindelfingen

Tusah

106-109. Ghorai, S., et al. (2010). Molecular characterization of genome segment 2 encoding RNA dependent RNA polymerase of Antheraea mylitta cytoplasmic

Procter & Gamble

segment Grooming segment Household Care Baby Care and Family Care segment Fabric Care and Home Care segment Health and Well-Being Health Care segment

Zona subduksi Selat Sunda

the sunda strait segment". 2021. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-19. Diakses tanggal 19 March 2023. "Sunda Strait megathrust segment may trigger 8.7-M

Beruang cokelat

Population of Grizzly Bears as a Distinct Population Segment; Removing the Yellowstone Distinct Population Segment of Grizzly Bears From the Federal List of Endangered

Leslie Jones

2016). "Leslie Jones Shoots Down Trolls in Epic 'Saturday Night Live' Segment". The Huffington Post. Diakses tanggal October 25, 2016. Symons, Alex (2023)

Kodon stop

mutation in FOXE3 causes an autosomal dominant form of variable anterior segment dysgenesis including Peters anomaly". European Journal of Human Genetics