Kerangka kerja JavaScript adalah kerangka kerja aplikasi yang ditulis dengan bahasa pemrograman JavaScript. Hal ini berbeda dengan pustaka JavaScript ditinjau dari segi perannya:[1] Pustaka menyediakan fungsi-fungsi untuk dipanggil oleh kode induknya, sedangkan kerangka kerja mendefinisikan pondasi dari keseluruhan desain aplikasi.[2] Pengembang tidak mengatur ataupun mengelola kerangka kerja; justru kerangka kerjalah yang membuat aturan dan struktur dasar aplikasi. Beberapa kerangka kerja JavaScript mengikuti paradigma model-view-controller yang dirancang untuk memisahkan aplikasi web menjadi 3 lapisan terpisah untuk meningkatkan kualitas kode dan pemeliharaan. Contohnya termasuk AngularJS, Ember.js, Meteor.js, dan Vue.js.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "bliki: InversionOfControl". martinfowler.com.
  2. ^ "Difference Between Library and Framework". www.c-sharpcorner.com.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Pengembang web

Node.js) Kemampuan untuk memanfaatkan database Membuat single page application dengan menggunakan alat front-end seperti EmberJS, [1] ReactJS [2] atau

Decentraleyes

AngularJS, Backbone.js, Dojo, Ember.js, Ext Core, jQuery, jQuery UI, Modernizr, MooTools, Prototype (termasuk script.aculo.us), SWFObject, Underscore.js, dan

Firebase

Node.js aplikasi. Database juga dapat diakses melalui REST API dan mengikat untuk beberapa JavaScript Frameworks seperti AngularJS, React, Ember.js dan

Pemadam kebakaran

tahun 60 M di mana kelompok ini bertugas memadamkan kebakaran menggunakan ember dan pompa. Kelompok ini berpatroli di sekitar jalan-jalan Roma untuk mengawasi

Seni Budaya dan Sastra di Kabupaten Maros

dengan iringan rebana. Diawali dengan membaca barzanji, kemudian membagi ember yang berisi makanan dan telur maulid. Tari Pepe-Pepe: Merupakan tarian yang

Bantimurung Waterpark

Tempat makan Tempat ibadah Kolam renang anak-anak Kolam renang dewasa Wahana ember tumpah Wahana perosotan Wahana kolam arus Ban pelampung Tempat wisata ini

Demam berdarah dengue

maupun di luar rumah yang dapat menjadi tempat nyamuk bertelur (seperti ember, pot tanaman, kolam atau tempat sampah). Metode utama pengendalian A. aegypti

Domba

domba dapat memanfaatkan perilaku ini dengan menuntun domba menggunakan ember berisi pakan. Domba membangun hierarki dominasi melalui perkelahian, ancaman