Baju kurung basiba adalah salah satu pakaian tradisional Minangkabau. Ia melambangkan "kesopanan, keanggunan, dan adat perempuan Minangkabau", serta sering digunakan dalam upacara adat, pernikahan, dan acara kebudayaan.[1]

Pengertian

sunting

Baju Kurung Basiba adalah jenis baju kurung tradisional yang longgar dan panjang, dipadukan dengan sarung atau [[Songket|kain songket, serta dilengkapi dengan “siba”, yaitu bagian kerah atau belahan di dada yang berbentuk V. Kata basiba sendiri berasal dari kata "siba" yang merujuk pada bentuk belahan leher baju tersebut.

Ciri khas

sunting
  1. Model longgar: Tidak membentuk tubuh, melambangkan kesopanan.
  2. Lengan panjang: Menutup aurat secara lengkap.
  3. Belahan leher berbentuk V (siba): Ini yang membedakan dari baju kurung biasa.
  4. Biasanya berbahan sutra atau beludru: Terlihat elegan dan mewah.
  5. Warna dan motif: Biasanya cerah dan berornamen emas, menunjukkan status dan keanggunan.
  6. Dipakai dengan penutup kepala: Seperti tengkuluk tanduak atau selendang kepala.

Fungsi dan makna

sunting
  • Simbol identitas perempuan Minangkabau
  • Mewakili nilai adat, agama, dan kesopanan
  • Digunakan saat:
    • Upacara adat
    • Pernikahan
    • Festival budaya
    • Kegiatan resmi masyarakat adat

Kesimpulan

sunting

Baju Kurung Basiba bukan sekadar pakaian, melainkan warisan budaya yang sarat nilai moral dan simbolik dalam masyarakat Minangkabau. Desainnya yang sopan dan anggun mencerminkan nilai "bundo kanduang", yaitu peran penting perempuan dalam adat Minangkabau.

Referensi

sunting
  1. ^ "Figure 5: Confusion matrix plots of each CNN model used in the AFCS-CNN model structure on the V2 plant seedling test dataset: (A) AFCS-CNN (VGG16), (B) AFCS-CNN (VGG19), (C) AFCS-CNN (DenseNet121), (D) AFCS-CNN (DenseNet169), (E) AFCS-CNN (EfficientNetV2B0), (F) AFCS-CNN (EfficientNetV2B1)". doi.org. Diakses tanggal 2025-06-13.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Matriks rongga

algorithms than general sparse matrices; or one can sometimes apply dense matrix algorithms and gain efficiency simply by looping over a reduced number

Gelombang beta

(A) AFCS-CNN (VGG16), (B) AFCS-CNN (VGG19), (C) AFCS-CNN (DenseNet121), (D) AFCS-CNN (DenseNet169), (E) AFCS-CNN (EfficientNetV2B0), (F) AFCS-CNN (EfficientNetV2B1)"

William Gibson

ditemukan teks untuk ref bernama "morgan" Gevers, Nick. "Charles Stross' dense stories have made him a Singularity sensation". Scifi.com. Diarsipkan dari