📑 Table of Contents

Demagnetisasi atau pengawamagnetan (bahasa Inggris: Demagnetization, Degaussing, Deperming) ialah proses mengurangi atau menghilangkan sisa medan magnet. Ini dinamai gauss yang merupakan satuan magnet, untuk menghormati Carl Friedrich Gauss. Oleh karena histeresis magnetik umumnya tidak mungkin untuk mengurangi medan magnet sepenuhnya ke nol sehingga demagnetisasi biasanya menginduksi medan yang "dikenal" sangat kecil yang disebut sebagai bias. Pada mulanya, demagnetisasi diterapkan untuk mengurangi tanda tangan magnetik kapal selama Perang Dunia II. Demagnetisasi juga digunakan untuk mengurangi medan mangnet dalam monitor tabung sinar katode dan untuk memusnahkan data yang disimpan pada penyimpanan magnetik.

Lihat juga

sunting

Rujukan

sunting

Pranala luar

sunting
  • Guide to degaussing TVs[pranala nonaktif permanen]
  • Degaussing of Hard Drives
  • "A Guide to Understanding Data Remanence in Automated Information Systems". www.cerberussystems.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

USS Enterprise (CV-6)

menyeluruh. Ia ampir siap bertugas lagi, dengan semua pesawat di kisaran degaussing / demagnetizing dari Selat Juan de Fuca, ketika pemboman Nagasaki terjadi

KRI Pulau Fani (731)

meter dan lebar 11,1 meter. Berbahan dasar baja non-magnetik, memiliki degaussing system untuk mengurangi kemagnetan kapal. Dilengkapi penggerak motor mesin

Pemburu ranjau kelas Pulau Fani

opsional, sebuah multibeam echo sounder yang dapat ditarik, dan sistem degaussing. Sensor kelas dan rangkaian elektroniknya meliputi rangkaian penanggulangan

KRI Pulau Fanildo (732)

dibuat menggunakan material khusus berupa baja non-magnetik yang memiliki degaussing system untuk mengurangi kemagnetan kapal. Dilengkapi dengan teknologi