Penambangan proses berbasis Artefak atau Artifact-Centric Process Mining adalah perluasan dari proses penambangan (process mining) klasik yang memungkinkan analisis data peristiwa (event data) dengan lebih dari satu pengidentifikasi kasus (case identifier) secara menyeluruh. Pendekatan ini digunakan untuk memahami perilaku dinamis dari proses bisnis, terutama yang melibatkan penciptaan, pembacaan, pembaruan, dan penghapusan beberapa objek data yang memiliki hubungan satu-ke-satu, satu-ke-banyak, atau banyak-ke-banyak. Data peristiwa semacam ini umumnya disimpan dalam basis data relasional, seperti yang terdapat dalam sistem Enterprise Resource Planning (ERP).[1]

Artifact-centric process mining mencakup discovery (penemuan proses), conformance checking (pemeriksaan kesesuaian), dan enhancement (peningkatan proses). Hasil analisis ini dapat digunakan untuk mendokumentasikan aliran data aktual dalam suatu organisasi serta untuk menganalisis penyimpangan dalam aliran data, yang berguna dalam analisis kinerja dan kepatuhan.

Input utama untuk artifact-centric process discovery bisa berupa log peristiwa (event log) yang mencatat informasi tentang objek data dan perubahannya, atau langsung dari basis data relasional yang menyimpan catatan tentang peristiwa penciptaan, perubahan, dan penghapusan data.

Referensi

sunting
  1. ^ Lu, Xixi; Nagelkerke, Marijn; Wiel, Dennis van de; Fahland, Dirk (2015-11-01). "Discovering Interacting Artifacts from ERP Systems". IEEE Transactions on Services Computing. 8 (6): 861–873. doi:10.1109/tsc.2015.2474358. ISSN 1939-1374.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Pemelajaran mesin kuantum

Wittek, Peter (2014). Quantum Machine Learning: What Quantum Computing Means to Data Mining. Academic Press. ISBN 978-0-12-800953-6. Wiebe, Nathan;

Kekayaan intelektual

Computer Supported Cooperative Work & Social Computing. CSCW '15. Vancouver, BC, Canada: Association for Computing Machinery: 116–129. doi:10.1145/2675133

Universitas Telkom

Rekayasa Perangkat Lunak Lab. Basis Data Lab. Technology Enhanced Learning Center Lab. Data Mining Center Lab. Computing Lab. Pemrograman Lab. Artificial

Instagram

Inggris). Diakses tanggal 4 Mei 2023. "'Stop trying to be TikTok': how video-centric Instagram sparked a revolt". the Guardian (dalam bahasa Inggris). 31 Juli

Voice phishing

Recognition and Document Classification-Based Data Analysis for Voice Phishing Detection" (PDF). Human-centric Computing and Information Sciences. Legal career

Garis besar disiplin ilmiah

war Mercenary Military campaign Military operation Mock combat Network-centric warfare Paramilitary Principles of war Private defense agency Private military