Ukuran panjang satu hasta, yang sama dengan ukuran dalam bahasa Inggris ell atau cubit.

Hasta (dari bahasa Sanskerta: हस्त hásta[1]) merupakan unit ukuran tradisional India bagi panjang. Dipadankan ukurannya dengan jarak antara ujung siku lengan sampai ujung jari tengah tangan pada lengan yang sama.

Kata "Hasta" dipakai oleh penterjemah Alkitab bahasa Indonesia (LAI) untuk menterjemahkan kata bahasa Ibrani אמה ‘ammah (bahasa Inggris: cubit) karena keduanya sama-sama menggunakan panjang lengan dari siku sampai jari tangan sebagai ukuran standar panjang tradisional. Hasta pada umumnya sebesar 45 cm. Sedangkan אמה ‘ammah sekitar 44.5 sampai 52.9 cm.

Sinonim

sunting
Penggaris cubit Mesir, sekitar 52 cm panjangnya.
Galah kubit asal Nippur, disimpan di Istanbul Archaeology Museums, Istanbul, Turki.

Bahasa lokal

sunting
  • Aljazair: Cade atau Pik (Maroko)
  • Basrah: Cobid/Cobit
  • Islandia: Alen
  • Jerman: Elle"
  • India: Guz/Gues/Gés
  • India, Karnataka: Mola (umumnya dipakai oleh penjual bunga)
  • India Timur: Deral
  • India Timur berbahasa Prancis: Coudée (panjangnya 2 jengkal atau 0,5198 meter).
  • Italia, Genoa: Palmo
  • Italia, Nizza: Raso
  • Italia (Venetia, Bergamo): Braccio
  • Kairo: Pik beledi atau Pik stambulin
  • Kaiserreich Brasilia, Bombay: Covado (Elle kecil):
  • Khmer: Hat
  • Lombardei, Sardinia: Metro
  • Moldavia: Halibiu/Halebi
  • Prancis (Montpellier): Canne
  • Polandia, Krakow: Łokieć
  • Romawi: Cubitus
  • Rusia: Arschine
  • Serbia: arschin
  • Swiss (Basel): Aune
  • Spanyol, Bilbao: Vara (Elle besar)
  • Spanyol, Katalan: Canna
  • Srilanka: Cubit
  • Thai: Sok

Persamaan ukuran

sunting

Satu hasta umumnya sama dengan:

  • 24 aṅgula atau jempol tangan (Sanskerta)
  • 2 vitasti atau jengkal (Sanskerta)
  • ~ 18 inci
  • ~ 45 cm; antara 44.5 cm - 52.9 cm
  • 4,5 Dhanusha (= 108 angulam; Sanskerta)
  • ~ 0,25 fathom (Amerika Serikat)
  • 1/400 nalva (= ~ 180 m; Sanskerta; dipakai dalam Mahabharata)

Timur Tengah kuno

sunting
  • Satu hasta kerajaan Mesir: 7 telapak tangan × 4 jari = 28 ruas jari[2][3]
  • Satu hasta Nippur Sumeria: 6 telapak tangan × 4 jari = 24 ruas jari

Hasta dalam Alkitab

sunting

Ukuran "hasta" dalam Alkitab Ibrani umumnya disamakan dengan ukuran hasta Timur Dekat kuno yaitu sekitar 457 mm (18 in).[4] Epifanius dari Salamis, for Alam makalahnya On Weights and Measures, menjelaskan bagaimana kebiasaan pada masanya untuk membakukan satu hasta (cubit): "Hasta adalah suatu ukuran, tetapi diambil dari ukuran lengan bawah. Karena bagian mulai dari siku ke pergelangan dan telapak tangan disebut hasta, dengan jari tengah terentang termasuk juga ukuran hasta dan ditambahkan dibawahnya tapak tangan, yaitu tangan seluruhnya."[5]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Sanskrit-English Dictionary by Monier-Williams, (c) 1899
  2. ^ Dieter, Arnold (1991). Building in Egypt: pharaonic stone masonry Diarsipkan 2023-01-12 di Wayback Machine.. Oxford: Oxford University Press. ISBN 978-0-19-506350-9. p.251.
  3. ^ Sacred Geometry p. 31 by Stephen Skinner (Sterling, 2006)
  4. ^ W. Gunther Plaut, Bernard J. Bamberger, William W. Hallo (eds.) (1981). The Torah. New York: Union of American Hebrew Congregations. ISBN 9780807400555
  5. ^ Epiphanius' Treatise on Weights and Measures - the Syriac Version (ed. James Elmer Dean, The University of Chicago Press: Chicago 1935, p. 69


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Satuan ukur Ibrani

with a diameter of about 20mm "Amah al amah" (Hebrew ) - (pl. ) square cubit 2,304 cm2 to 3,318 cm2 "Beit rova" (Hebrew ) - (pl. ) space for sowing ¼

Android (sistem operasi)

sentuh yang serupa dengan tindakan nyata, misalnya menggeser, mengetuk, dan mencubit untuk memanipulasi objek di layar, serta papan ketik virtual untuk menulis

Tapak tangan (ukuran)

45 cm (1 ft 6 in). Tujuh "tapak tangan" membentuk "hasta kerajaan" ("royal cubit"; meh niswt) sekitar 525 cm (17 ft 3 in). Delapan "tapak tangan" membentuk

Belalang kerik

belalang kerik. Belalang kerik berukuran besar dapat menyebabkan gigitan atau cubitan yang menyakitkan jika dipegang, tetapi jarang merusak kulit. Belalang kerik

Kota Bandung

Nasi Timbel Peuyeum Pisang Molen Seblak Serabi Siomay Soto bandung Kue cubit Tahu bulat Masyarakat kota Bandung dan sekitarnya merupakan penggemar fanatik

Hindia Belanda

(dari spiku), klappertaart (tar kelapa) dan kaasstengels (kue keju). Kue cubit yang biasa dijumpai di depan sekolah dan pasar diyakini berasal dari poffertjes

Tumpeng

mempeng (bila keluar harus dengan sungguh-sungguh). Lengkapnya, ada satu unit makanan lagi namanya "Buceng", dibuat dari ketan; akronim dari: yen mlebu

Lukman Sardi

Kembang-Kembang Plastik Karya debut 1978 Pengemis dan Tukang Becak 1979 Cubit-Cubitan 1980 Anak-Anak Tak Beribu Gema Hati Bernyanyi 2005 Janji Joni Bapak