Zend Engine
Penulis asliAndi Gutmans, Zeev Suraski
PengembangZend Technologies, tim pengembang PHP.
Rilis awal1999
Templat:Kotak info perangkat lunak/simple
Ditulis dalamC
Tersedia dalamPHP
JenisKompilator
LisensiZend Engine License
Situs webwww.zend.com
Repositorigithub.com/php/php-src[1]

Zend Engine adalah sebuah kompilator sekaligus mesin runtime bagi bahasa pemrograman PHP dan disusun oleh mesin bernama Zend Virtual Machine yang terdiri dari kompilator dan eksekutor untuk menjalankan kode PHP. Dikembangkan oleh Andi Gutmans dan Zeev Suraski ketika mereka masih menjadi mahasiswa di Institut Teknologi Israel, Technion. Kemudian mereka mendirikan perusahaan bernama Zend Technologies di Ramat Gan, Israel. Nama "Zend" adalah gabungan dari nama depan mereka berdua, Zeev dan Andi.

Sejarah

sunting

Versi pertama dari Zend Engine muncul pada tahun 1999 dalam PHP versi 4.[2] Mesin virtual ini ditulis dalam bahasa pemrograman C sebagai sebuah back-end modular yang dioptimalkan.[3] Zend Engine menyediakan manajemen memori, manajemen sumber daya, dan layanan standar lainnnya untuk bahasa pemrograman PHP. Kinerjanya, keandalan, dan kemampuan untuk dikembangkan memainkan peran yang signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan popularitas PHP di kalangan pengembang.

Zend Engine 2 dirilis sebagai core atau inti dari pengembangan PHP 5, dilanjutkan oleh Zend Engine 3 atau phpng untuk pengembangan PHP 7 dan berhasil meningkatkan kinerja secara signifikan.[4]

Versi terbarunya, Zend Engine 4 mulai dikerjakan untuk pengembangan PHP 8. Berbagai sukarelawan berkontribusi pada pembaruan Zend Engine.[5]

Lisensi

sunting

Kode sumber dari Zend Engine telah tersedia secara gratis di bawah lisensi Zend Engine (meskipun beberapa bagian beradadi bawah lisensi milik PHP) sejak tahun 1999, sebagai bagian dari rilis resmi PHP dan repositori Git resmi di GitHub.[6]

Arsitektur

sunting

Zend Engine digunakan secara internal oleh bahasa pemrograman PHP sebagai kompilator dan mesin runtime. Kode PHP dimuat ke dalam memori dan dikompilasi menjadi opcode dari Zend. Opcode ini kemudian dieksekusi dan HTM yang telah dihasilkan ditampilkan ke klien.[7]

Untuk mengimplementasikan interpreter skrip web, diperlukan tiga bagian:

  1. Bagian interpreter menganalisis kode masukan, menerjemahkannya, dan mengeksekusinya.
  2. Bagian fungsionalitas mengimplementasikan fungsionalitas bahasa seperti fungsi-fungsi, modul, dan lain sebagainya.
  3. Bagian antarmuka berkomunikasi dengan server web.

Zend menjalankan tugas sebagai interpreter dan sebagian kecil dari fungsionalitasm sementara PHP menjalankan proses fungsionalitas dan antarmuka.

Referensi

sunting
  1. ^ "php.internals: Changes to Git commit workflow". news-web.php.net. Diakses tanggal 2021-04-22.
  2. ^ "Zend's History with PHP". Zend Technologies.
  3. ^ "Zend engine". PHP Internals Book. Diakses tanggal 2021-10-04.
  4. ^ "PHP: General Information - Manual". php.net. Diakses tanggal 2019-11-22.
  5. ^ Datadog (2021-02-02). "PHP 8: Observability Baked Right In". PHP 8: Observability Baked Right In (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-10-27.
  6. ^ Gutmans, Andi (1999-07-14). "- License update · php/php-src@fec59d3" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-12-26.
  7. ^ "PHP - What is zend engine?". careerride.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Google Compute Engine

tambahan.CoreOS, sistem operasi Linux ringan berbasis Sistem Operasi Chromium yang juga didukung di Google Compute Engine. Google Compute Engine menggunakan

ECOM CMS

masih memiliki kekurangan pada templat nya. Dimana terdapat banyak skrip core engine atau sistem dasar penggerak ECOM CMS yang digabung pada templat nya sehingga

JavaScript

Awalnya hanya diimplementasi sebagai client-side dalam penjelajah web, kini engine JavaScript disisipkan ke dalam perangkat lunak lain seperti dalam server-side

WordPress

berbagai search engine dan web directory, sehingga website yang dibuat dengan Wordpress akan lebih cepat ter index pada search engine. Fasilitas format

Source (mesin permainan)

Source (sering pula disebut Source Engine) adalah mesin permainan 3D yang dikembangkan oleh Valve. Ini memulai debutnya sebagai penerus GoldSrc (atau kadang

Brian Austin Green

ambil bagian dalam kampanye Search4Smiles untuk mendukung Trueheart Search Engine, di mana mereka mendonasikan 80% keuntungan untuk kegiatan amal. Pada Maret

Richardus Eko Indrajit

Eko Indrajit, Alexander Rusli, dan Marta Adi Dharma, “Memanfaatkan Search Engine untuk Meningkatkan Proses Pembelajaran”, 2005 Richardus Eko Indrajit, dan

PowerJet SaM146

PowerJet SaM 146, Snecma terlibat dalam bidang core engine, sistem kendali (FADEC – Full Authority Digital Engine /or Electronics Control), transmissions (accessory