📑 Table of Contents
Gardu Kayu Manis
Salak condet
RPTRA Muara Condet, Jakarta Timur.
Grup latihan Pencak silat di RPTRA Muara Condet, Kramat Jati Jakarta Timur.
RPTRA Muara Condet.

Condet adalah sebuah daerah yang terletak di Kecamatan Kramat Jati, Kota Jakarta Timur. Sejak beberapa tahun terakhir wilayah Condet terbagi atas dua kelurahan, yaitu Batuampar dan Balekambang.

Sejarah

sunting

Nama Condet berasal dari nama sebuah anak sungai Ciliwung, yaitu Ci Ondet. Ondet, atau ondeh, atau ondeh – ondeh, adalah nama pohon yang nama ilmiahnya Antidesma diandrum Sprg., termasuk famili Antidesmaeae (Fillet, 1888:128), semacam pohon buni, yang buahnya biasa dimakan.

Data tertulis pertama yang menyinggung – nyinggung Condet adalah catatan perjalanan Abraham van Riebeeck, waktu masih menjadi Direktur Jenderal VOC di Batavia (sebelum menjadi Gubernur Jendral). Dalam catatan tersebut, pada tanggal 24 September 1709 Van Riebeck beserta rombongannya berjalan melalui anak sungai Ci Ondet “Over mijin lant Paroeng Combale, Ratudjaja, Depok, Sringsing naar het hooft van de spruijt Tsji Ondet”,..(De Haan 1911: 320).

Keterangan kedua terdapat dalam surat wasiat Pangeran Purbaya dari Banten, yang dibuat sebelum berangkat ke pembuangan di Nagapatman, disahkan oleh Notaris Reguleth tertanggal 25 April 1716. Dalam surat wasiat itu antara lain tertulis, bahwa Pangeran Purbaya menghibahkan beberapa rumah dan sejumlah kerbau di Condet kepada anak – anak dan istrinya yang ditinggalkan (De Haan, 1920:250).

Keterangan ketiga adalah Resolusi pimpinan Kompeni di Batavia tertanggal 8 Juni 1753, yaitu keputusan tentang penjualan tanah di Condet seluas 816 morgen (52.530 ha), seharga 800 ringgit kepada Frederik Willem Freijer. Kemudian kawasan Condet menjadi bagian dari tanah partikelir Tandjoeng Oost, atau Groeneveld (De Haan 1910:51).

Dahulu kala Condet terkenal dengan kebun buah duku dan salak. Namun seiring dengan semakin banyaknya penduduk, kebun-kebun duku dan kebun-kebun salak berubah menjadi pemukiman penduduk.

Pada masa Gubernur Ali Sadikin, Condet juga pernah dijadikan sebagai kawasan cagar budaya masyarakat Betawi. Namun tidak berlanjut, karena seiring dengan semakin banyaknya masyarakat pendatang, proporsi masyarakat Betawi di kawasan ini juga semakin berkurang.

Rujukan

sunting


Lihat pula

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kramat Jati, Jakarta Timur

oleh Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta ( Jakarta Outer Ring Road ). Daerah Condet, yang dikenal karena budaya Betawi dan pertaniannya, terletak di Kramat

Jalan Raya Condet

Jalan Raya Condet adalah salah satu jalan utama Jakarta. Jalan ini menghubungkan kawasan Kampung Melayu, Cawang, Kalibata, dengan kawasan Condet dan Jalan

Daerah Khusus Ibukota Jakarta

terlihat adalah orang keturunan Arab yang kebanyakan tinggal di kawasan Condet dan Petamburan, serta orang keturunan Punjab dan Sindhi yang banyak bermukim

Komando Daerah Militer Jayakarta

Resimen Induk Kodam Jayakarta (Rindam Jayakarta) yang bermarkas di Jalan Raya Condet, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Resimen Induk Kodam Jayakarta Sekolah Calon

Tugu Salak Condet

dengan Jalan Dewi Sartika. Tugu salak Condet ini dibangun dari inisiasi masyarakat Condet sebagai pengingat bahwa condet merupakan kawasan destinasi wisata

Ali Sadikin

kota satelit Pluit di Jakarta Utara, pelestarian budaya Betawi di kawasan Condet, dan juga membangun Institut Kesenian Jakarta. Bang Ali juga mencetuskan

Bunglon taman

ditemui terutama di semak-semak dekat sungai, seperti Ci Liwung dan sungai Condet. Bunglon taman memiliki ciri fisik mirip seperti iguana, namum berukuran

C-130 Hercules

AU jatuh di daerah Condet, Jakarta Timur, menewaskan 133 prajurit Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU dan 2 warga sipil. Tragedi di Condet ini terjadi disaat