Analisis faktor adalah metode untuk mengetahui interdependensi (saling memengaruhi) antar variabel independen. Dalam sebuah data yang besar dengan banyak variabel independen, misalnya 15 variabel independen (15 sebagai angka contoh, bisa kurang atau bisa lebih dari itu), bisa jadi sebenarnya 15 variabel tersebut hanya mewakili 1 atau 2 faktor dasar yang sama. Analisis faktor digunakan untuk mereduksi variabel sehingga persamaan menjadi lebih efektif dan simpel.

Contoh: Dalam penelitian pengaruh iklan online terhadap peningkatan konsumsi, variabel 1 iklan di platform video (youtube), variabel 2 iklan di media sosial (tiktok, ig), variabel 3 iklan di webpage, ketiganya bisa jadi sebagai observed variable mewakili 1 faktor lokasi iklan terkait traffic tinggi; sedangkan variabel lain semisal frekuensi dan durasi masih menjadi unobserved variable. Observed variable adalah variabel yang disertakan dalam penelitian, dan unobserved variable adalah variabel yang tidak diteliti.

Analisis faktor dapat juga didefinisikan sebagai sebuah teknik yang digunakan untuk mencari faktor-faktor yang mampu menjelaskan hubungan atau korelasi antara berbagai indikator independen yang diobservasi.

Analisis faktor merupakan salah satu keluarga analisis multivariat yang bertujuan untuk meringkas atau mereduksi variabel amatan secara keseluruhan menjadi beberapa variabel atau dimensi baru, akan tetapi variabel atau dimensi baru yang terbentuk tetap mampu merepresentasikan variabel utama.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ "ANALISIS FAKTOR". School of Business & Management. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-07-15. Diakses tanggal 2018-07-15.

Bacaan lanjutan

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar karya tentang Perusahaan Hindia Timur Belanda

Peter (1993), 'The Development of Colonial Health Care in Java. An Exploratory Introduction,'. Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde 149(1):