Tarik
Jembatan Rolak Songo ke arah Sidoarjo
Jembatan Rolak Songo ke arah Sidoarjo
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenSidoarjo
Pemerintahan
 • CamatMohammad Rofik, S.Sos., MM.
Populasi
 (2024)
 • Total67.948 jiwa
Kode pos
61265
Kode Kemendagri35.15.01 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3515010 Suntingan nilai di Wikidata
Luas39,73 km²
Desa/kelurahan20
Peta
PetaKoordinat: 7°27′0″S 112°31′30″E / 7.45000°S 112.52500°E / -7.45000; 112.52500

Tarik adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Tarik merupakan kecamatan paling barat dari Sidoarjo dan berbatasan dengan Kabupaten Mojokerto. Pusat kecamatan ini terletak di Desa Tarik yang terdapat Stasiun Tarik. Dari sektor industri, Tarik adalah lokasi perusahaan kertas besar bernama Tjiwi Kimia. Tarik dikenal sebagai lokasi "Alas Trik" yang nantinya menjadi cikal bakal Kerajaan Majapahit.[1] Tarik merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk paling sedikit kedua di Sidoarjo setelah Jabon, yaitu sekitar 67 ribu jiwa pada tahun 2024.[2]

Ujung barat Tarik di Desa Mliriprowo adalah lokasi percabangan Sungai Brantas menjadi dua sungai, yaitu Kali Mas ke arah utara dan Kali Porong ke arah selatan.[3] Di wilayah tersebut dibangun banyak bendungan yang mengatur debit Sungai Brantas untuk menghindari banjir serta memiliki fungsi irigasi, terdiri dari Bendung Lengkong Baru (Rolak Songo), Bendung Mlirip (Rolak Telu), dan Dam Kepajaran. Rolak Songo sendiri adalah bendungan peninggalan Belanda yang sekarang menjadi obyek wisata populer sekaligus sebagai jembatan penghubung menuju Mojokerto.[4][5]

Geografi

sunting
Peta administrasi Sidoarjo

Tarik adalah kecamatan di Kabupaten Sidoarjo yang terletak di ujung barat. Wilayah Tarik memiliki geografi berupa dataran rendah yang didominasi areal persawahan. Desa paling barat dari Tarik adalah Mliriprowo yang menjadi percabangan Sungai Brantas menjadi Kali Mas dan Kali Porong. Kali Mas mengalir ke utara menuju Kota Surabaya sedangkan Kali Porong menuju ke Porong. Kedua sungai tersebut membentuk perbatasan Sidoarjo dengan wilayah tetangga di sebelah utara dan selatan. Selain itu, di Mliriprowo juga terdapat Dam Kepajaran yang mengalirkan air dari Brantas menuju kanal irigasi besar yaitu Kanal Mangetan di utara dan Kanal Porong di selatan.[5]

Batas wilayah Kecamatan Tarik adalah sebagai berikut:[6]

Utara Kecamatan Balongbendo
Timur Kecamatan Prambon
Selatan Kabupaten Mojokerto (Kecamatan Mojoanyar dan Mojosari)
Barat Kabupaten Mojokerto (Kecamatan Jetis)

Sejarah

sunting
Stuwdam Lengkong

Nama Tarik dikaitkan dengan sebuah hutan bernama Alas Trik yang disebutkan dalam berbagai referensi sejarah seperti Kitab Pararaton dan Prasasti Kudadu. Alas Trik dianggap sebagai cikal bakal Kerajaan Majapahit karena disinilah Raden Wijaya membuka lahan untuk pemukiman pertama kalinya.[7] Lokasi Alas Trik belum diketahui secara pasti hingga tahun 2018 ketika masyarakat menemukan sebuah situs sejarah yang tersembunyi di Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik. Situs ini berupa struktur bangunan batu bata yang diduga berupa gapura yang terkubur dan sampai sekarang penggaliannya belum selesai.[1] Selain itu, juga ditemukan banyak artefak kuno seperti tembikar, batu lesung, dan lainnya. Artefak-artefak tersebut dikumpulkan dan disimpan dalam Museum Alas Trik.[8]

Pada abad ke-19, pemerintah kolonial Belanda membangun proyek besar di Sungai Brantas, tepatnya di perbatasan Sidoarjo dengan Mojokerto. Proyek tersebut berfungsi untuk mencegah banjir sekaligus untuk kepentingan irigasi bagi industri gula yang berkembang pesat di zaman itu. Salah satu proyeknya adalah Stuwdam Mlirip atau Bendung Mlirip yang dibangun tahun 1843, serta Stuwdam Lengkong atau Bendung Lengkong yang dibangun pada tahun 1857. Bendung Lengkong nantinya diperbarui menjadi Bendung Lengkong Baru atau Rolak Songo pada tahun 1970-an.[5][9] Proyek Belanda di Sungai Brantas menyebabkan perubahan aliran sungai secara signifikan. Salah satunya adalah terbelahnya wilayah Mlirip menjadi dua, yaitu Desa Mlirip yang sekarang masuk Kabupaten Mojokerto dan Desa Mliriprowo masuk Kabupaten Sidoarjo.[10]

Daftar desa dan dusun

sunting

Kecamatan Tarik terdiri dari 20 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:

No. Nama Kelurahan / Desa Nama Dusun atau Dukuh Ref
1 Banjarwungu Kaliwungu, Kandangan, Klinter [6]
2 Balongmacekan Balonggabus, Balongkangkung, Macekan, Slawe [6]
3 Gampingrowo Gamping, Glonggong, Kawur, Medowo, Songgat [6]
4 Gempolklutuk Gempol Gunting, Gedang Klutuk [6]
5 Janti Janti, Balongan [6]
6 Kalimati Balonggayam, Centong, Grengseng, Krajan, Pandean, Tengahan [6]
7 Kedungbocok Kedungbocok Lor, Kedungbocok Kulon, Kedungbocok Wetan, Kedungklinter, Kedungploso, Ngasem [6]
8 Kedinding Kedinding, Gebang Malang [6]
9 Kemuning Kemuning, Buntut Ingas, Suko, Tekik, Umbutlegi [6]
10 Kendalsewu Kendal, Gempolsewu [6]
11 Klantingsari Klanting, Bokong Duwur, Bokong Isor, Telogo, Wonosari [6]
12 Kramattemenggung Kramat, Kanigoro [6]
13 Mergobener Kalibener, Mergayu [6]
14 Mergosari Jatisari, Kweden, Mergojog [6]
15 Mindugading Mindu, Gading [6]
16 Mliriprowo Budug, Jabon, Mlaten, Pajaran Utara, Pajaran Selatan, Pilang [6]
17 Sebani Sebani, Blere, Blijo Utara, Blijo Selatan [6]
18 Segodobancang Kutu, Pulutan, Segodo [6]
19 Singogalih Cepiples, Juglang, Kedunggalih, Singopadu [6]
20 Tarik Tarik Lor, Tarik Kidul, Munggon, Tempuran [6]

Tempat terkenal

sunting
Stasiun Tarik (2020)

Referensi

sunting
  1. ^ a b Moch. Chariris (2024-03-29). "Alas Trik, Tarik, Sidoarjo, Jadi Sejarah Cikal Bakal Terbentuknya Kerajaan Majapahit". RADAR MAJAPAHIT.
  2. ^ Kabupaten Sidoarjo Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Sidoarjo. 2025-02-28.
  3. ^ Kukuh S. Wibowo (2021-06-11). "Arkeolog Telusuri Peradaban Sungai Brantas, Ujung Galuh Bukan di Surabaya?". TEMPO.
  4. ^ Fitri Yuliani (2022-10-13). "Berusia Ratusan Tahun, Dam Rolak Songo di Perbatasan Sidoarjo Mojokerto Dikenal Angker". BERITA JATIM.
  5. ^ a b c "The Kepajaran Main Intake". International Commission on Irrigation & Drainage (ICID). Diakses tanggal 2026-05-15.
  6. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u Kabupaten Sidoarjo Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Sidoarjo. 2025-02-28.
  7. ^ Risa Herdahita Putri (2018-02-27). "Awal Mula Kerajaan Majapahit". HISTORIA.
  8. ^ KKNT Uluwiyah 2025 (2025-03-08). "Katalog Digital Museum Alas Trik Kedungbocok Menjelajahi Sejarah Melalui Artefak". Universitas Uluwiyah Mojokerto. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  9. ^ Rizal Amrulloh (2024-06-27). "Riwayat Stuwdam Lengkong, Dibangun Tahun 1858, Cikal Bakal Rolak Songo". RADAR MOJOKERTO.
  10. ^ Achmad Budiman (2024-11-18). "Benteng "Meleerip" dan Bendungan "Sienkalang"". ANJANI.id.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Komune di departemen Indre-et-Loire

37140 Benais 37025 37510 Berthenay 37026 37600 Betz-le-Château 37027 37150 Bléré 37028 37290 Bossay-sur-Claise 37029 37240 Bossée 37030 37110 Le Boulay 37031

Daftar stasiun SNCF di Centre

Valençay Varennes-sur-Fouzon Amboise Azay-le-Rideau Azay-sur-Cher Ballan Bleré-la-Croix Chambourg Château-Renault Chenonceaux-Chisseaux Chinon Cinq-Mars

Arondisemen Tours

Kanton yang terletak di arondisemen Tours adalah: Amboise Ballan-Miré Bléré Chambray-lès-Tours Château-la-Vallière Château-Renault Joué-lès-Tours-Nord

Arondisemen Loches

Beaumont-en-Véron Beaumont-la-Ronce Beaumont-Village Benais Berthenay Betz-le-Château Bléré Bossay-sur-Claise Bossée Le Boulay Bourgueil Bournan Boussay Braslou Braye-sous-Faye

Arondisemen Chinon

Beaumont-en-Véron Beaumont-la-Ronce Beaumont-Village Benais Berthenay Betz-le-Château Bléré Bossay-sur-Claise Bossée Le Boulay Bourgueil Bournan Boussay Braslou Braye-sous-Faye