Betty Bryant sedang berbaring dan membaca surat
Lukisan seorang wanita yang sedang berbaring

Berbaring – juga disebut rekumbensi, prostrasi, atau dekubitus dalam kedokteran (dari bahasa Latin decumbo, artinya "berbaring") – adalah salah satu jenis posisi manusia di mana tubuh kurang lebih berada dalam keadaan horizontal dan ditopang di sepanjang panjangnya oleh permukaan di bawahnya. Berbaring adalah posisi yang paling umum saat tidak dapat bergerak (misalnya dalam istirahat di tempat tidur), saat tidur, atau saat menderita cedera atau penyakit.

Posisi

sunting
Dekubitus telentang dan tengkurap.
Posisi pemulihan.

Saat berbaring, tubuh dapat mengambil berbagai macam bentuk dan posisi. Berikut adalah posisi dasar yang diakui secara umum:

  • Telentang: berbaring di atas punggung di atas tanah dengan wajah menghadap ke atas.
  • Tengkurap: berbaring di atas dada dengan wajah menghadap ke bawah ("tiarap" atau "posisi tengkurap"). Lihat juga "Prostrasi".
  • Berbaring miring ke salah satu sisi, dengan tubuh lurus atau ditekuk/meringkuk ke depan atau ke belakang.
    • Posisi janin adalah berbaring atau duduk meringkuk, dengan anggota tubuh mendekati batang tubuh dan kepala mendekati lutut.
    • Posisi pemulihan (posisi koma), salah satu dari rangkaian variasi posisi rekumbensi lateral atau tiga perempat tengkurap, di mana korban yang tidak sadarkan diri tetapi masih bernapas dapat ditempatkan sebagai bagian dari tindakan pertolongan pertama.

Ketika tenaga medis menggunakan istilah ini untuk menggambarkan posisi pasien, mereka pertama-tama menyebutkan bagian tubuh yang menjadi tumpuan pasien diikuti dengan kata dekubitus. Sebagai contoh, posisi dekubitus lateral kanan (RLDP) berarti pasien berbaring pada sisi kanan mereka. Posisi dekubitus lateral kiri (LLDP) berarti pasien berbaring pada sisi kiri mereka.

Contoh lainnya adalah angina decubitus, yaitu 'nyeri dada saat berbaring'.[1]

Dalam radiologi, istilah ini menyiratkan bahwa pasien sedang berbaring dengan pengambilan foto Sinar-X yang dilakukan sejajar dengan cakrawala.[2]

Sebagai pengobatan

sunting

Tirah baring sebagai tindakan medis merujuk pada aktivitas menetap di tempat tidur siang dan malam sebagai pengobatan untuk suatu penyakit atau kondisi medis, terutama jika diresepkan atau dipilih daripada sekadar akibat dari kelemahan parah atau kematian yang sudah dekat. Meskipun sebagian besar pasien di rumah sakit menghabiskan sebagian besar waktu mereka di tempat tidur rumah sakit, tirah baring lebih sering merujuk pada periode rekumbensi yang lama di rumah.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Sepeda berbaring

Sepeda berbaring adalah sebuah sepeda yang menempatkan pengendaranya dalam posisi bersandar pada suatu kursi yang ditempatkan di sepeda tersebut. Sepeda

Perabotan

semua benda yang ada di rumah dan digunakan oleh penghuninya untuk duduk, berbaring, ataupun menyimpan benda kecil seperti pakaian atau cangkir. Mebel terbuat

Buddha berbaring

Buddha tidur adalah arca yang menggambarkan Buddha tengah berbaring, tema ini merupakan salah satu ikonografi populer dalam Seni Rupa Buddha serta dalam

Granat anti-tank

jangkauannya yang pendek membatasi kegunaan senjata ini, pasukan dapat berbaring saat penyergapan atau bermanuver dalam perlindungan untuk mengeksploitasi

Kuda

is said to be 2.9 hours per day. Kuda harus berbaring untuk mencapai tidur GMC. Mereka hanya perlu berbaring selama satu atau dua jam setiap beberapa hari

Salat lima waktu

mestinya, maka mereka diperbolehkan melakukan salat dalam posisi duduk atau berbaring semampu mereka. Khusus pada hari Jumat, laki-laki muslim wajib melaksanakan

Wanita di atas

koboi menunggangi kuda yang meronta. Pada posisi tersebut, pria biasanya berbaring telentang dengan kaki tertutup, sementara pasangan wanita mengangkanginya

Gunadharma

yang bentuknya menyerupai tubuh orang berbaring. Dongeng lokal ini menceritakan bahwa tubuh Gunadharma yang berbaring berubah menjadi jajaran perbukitan