Badan Eksekutif Mahasiswa (disingkat BEM) adalah organisasi mahasiswa intra kampus yang merupakan lembaga eksekutif di tingkat perguruan tinggi yang dipimpin oleh seorang Presiden Mahasiswa atau Ketua BEM.[1] Dalam melaksanakan program-programnya, umumnya BEM memiliki kabinet yang terdiri dari beberapa kementerian dan departemen atau bidang.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) merupakan organisasi kemahasiswaa intrakampus yang berkedudukan sebagai badan eksekutif dalam tiap tingkatan yaitu tingkat universitas dan tingkat fakultas. Setiap organisasi tentu memiliki pengurus yang bertugas mengatur jalannya roda organisasi

Berbeda dengan Himpunan Mahasiswa di setiap jurusan atau program studi, cakupan atau ruang lingkup Badan Eksekutif Mahasiswa bisa lebih luas mencakup satu fakultas atau satu perguruan tinggi. Dalam hal ini Badan Eksekutif Mahasiswa mengadaptasi lembaga eksekutif dalam pemerintahan yang bertanggung jawab untuk menerapkan hukum atau kebijakan lainnya yang berlaku pada suatu fakultas ataupun pada suatu perguruan tinggi.

Organisasi mahasiswa intra kampus selain BEM, adalah BLM (Badan Legislatif Mahasiswa) atau Senat Mahasiswa, Unit Kegiatan Mahasiswa, dan Himpunan Mahasiswa Jurusan atau prodi. Ada atau tidaknya masing-masing, bergantung pada dinamika mahasiswa di setiap kampus.

Badan Eksekutif Mahasiswa Merupakan versi dari universitas untuk penerapan kepemerintahan, yang di mana ada tingkat pusat (BEM Universitas) yang dipimpin oleh Presiden Mahasiswa dibantu kabinet yang terdiri dari para menteri, di bawahnya ada tingkat Fakultas yang dipimpin oleh Gubernur atau Ketua BEM Fakultas, lalu di bawah BEM Fakultas ada HIMA Prodi / HMJ yang kewenangannya di tingkat prodi / jurusan.

Badan Eksekutif Mahasiswa juga menaungi beberapa Lembaga Biro kegiatan Mahasiswa untuk tingkat Fakultas dan Unit Kegiatan Mahasiswa Untuk Tingkat Universitas. Lembaga eksekutif ini selain sebagai penggerak dalam kegiatan-kegiatan mahasiswa tetapi juga sebagai jembatan terlaksananya salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pengabdian Masyarakat. Sesuai dengan perkataan beliau ibarat kata sebuah jalan hadirnya lembaga sebagai jembatan penghubungnya (Social Control).

Tujuan Badan Eksekutif Mahasiswa

sunting

Secara umum, tujuan BEM dapat dibagi menjadi beberapa aspek utama, yaitu: (1) Menciptakan kondisi kampus yang kondusif; (2) Menumbuhkan suasana yang mendukung dalam lingkungan kampus, baik di organisasi kampus maupun organisasi mahasiswa; (3) Menjamin kesejahteraan mahasiswa di perguruan tinggi; (4) Mewujudkan kesejahteraan bagi mahasiswa agar terhindar dari ketimpangan dan masalah sosial; (5) Menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, terutama dalam lingkungan universitas; serta (6) Menyediakan sarana pembelajaran bagi mahasiswa (Syandri et al., 2021 dalam Munthe, E., dkk (2023))

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Badan Eksekutif Mahasiswa | Universitas Dharma Andalas" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-02-02.

[1]


  1. ^ Munthe, Erika; Samosir, Pitus; Sidabutar, Diego; Sitompul, Hamela Sari (2023-08-02). "Peranan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dalam Pengembangan Minat dan Bakat Mahasiswa Universitas Efarina". JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia. 3 (01): 96–102. doi:10.47709/jbsi.v3i01.2548. ISSN 2809-2384.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Nadiem Makarim

kesusahan pada pembayaran UKT. Inilah yang memunculkan permohonan audiensi BEM SI kepada kementeriannya pada 29 April 2020. Hal-hal yang ingin diaudiensi

Unjuk rasa di Indonesia 2025

besar pertama dimulai oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang awalnya direncanakan pada 17–19 Februari, namun baru terlaksana

Universitas Pendidikan Indonesia

dilaksanakan baik oleh Himpunan Mahasiswa Departemen/Program Studi, BEM Fakultas/BEM Kampus Daerah, BEM Rema UPI dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Jenis Unit Kegiatan

Unjuk rasa dan kerusuhan Indonesia Agustus–September 2025

disebarkan oleh sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), di antaranya BEM KM UGM, BEM ISI Yogyakarta, serta BEM dari berbagai kampus lain di Yogyakarta. Aksi

Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia

BEM Pesantren se-Indonesia atau Halaqoh Badan Eksekutif Mahasiswa Pesantren se-Indonesia adalah sebuah organisasi mahasiswa yang didedikasikan untuk memperkuat

Ferry Juliantono

Jakarta tahun 2006. Seminar "Reunifikasi Data Perberasan" diselenggarakan oleh BEM se- Jawa Barat, tahun 2006. "Program Pengkajian Ulang Data Produksi Padi"

Liga 2 (Indonesia) 2024–2025

Guardian‼️🔥🔥🔥". www.instagram.com. 15 Januari 2025. Diakses tanggal 15 Januari 2025. "Bem-vindo @leosiilva00 Amunisi terakhir Bhayangkara Presisi FC di barisan pertahanan

Pembunuhan Faradila Amalia Najwa

Malang (BEM UMM) menyatakan sikap resmi terkait kasus ini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral mahasiswa. Dalam pernyataan resminya, BEM UMM